LINGKARPENA.ID | Pencarian dua wisatawan yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (13/10/2026) pagi di perairan sekitar Ujunggenteng.
Kedua korban diketahui bernama Zaki (17) dan Muhamad Zubair (18), warga Desa Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Keduanya sebelumnya dilaporkan hilang dalam insiden kecelakaan laut di kawasan Pantai Cibuaya.
Penemuan pertama terjadi sekitar pukul 07.35 WIB. Tim SAR gabungan menerima laporan dari nelayan Ujunggenteng yang melihat sesosok jenazah mengapung di laut, sekitar tiga mil dari titik kejadian.
Setelah menerima informasi tersebut, tim berkoordinasi dengan nelayan yang menemukan korban untuk memastikan lokasi. Sekitar pukul 08.00 WIB, petugas kemudian bergerak menggunakan perahu karet atau rubber boat untuk mengevakuasi jenazah ke daratan di Pantai Cibuaya.
Setibanya di darat, tim SAR melakukan koordinasi dengan pihak keluarga guna memastikan identitas korban. Setelah dipastikan sebagai Zaki, jenazah diserahkan kepada keluarga.
Belum berselang lama, laporan penemuan korban kembali diterima. Sekitar pukul 08.30 WIB, nelayan Ujunggenteng melaporkan adanya sesosok jenazah lain di perairan Cipanarikan, tidak jauh dari lokasi penemuan pertama, dengan jarak sekitar dua mil dari titik kejadian.
Tim SAR gabungan kembali melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Pada pukul 09.38 WIB, jenazah berhasil dibawa ke daratan Pantai Cibuaya.
Melalui koordinasi dengan pihak keluarga, jenazah kedua dipastikan merupakan Muhamad Zubair. Setelah proses identifikasi selesai, petugas menyerahkan jenazah kepada keluarga korban.
Dan Pos TNI AL Ujunggenteng, Lettu Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa penemuan kedua korban menjadi akhir dari rangkaian operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan.
“Alhamdulillah, kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan. Setelah identitasnya dipastikan bersama pihak keluarga, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke Bekasi,” ujar Iwan Setiawan.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur SAR gabungan dan nelayan yang turut memberikan informasi sehingga proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan.
Menurut laporan di lapangan, kedua keluarga membawa jenazah ke Bekasi untuk menjalani proses pemulasaraan. Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian di kawasan tersebut dinyatakan selesai dan seluruh personel SAR gabungan kembali ke kesatuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan wisatawan agar senantiasa memperhatikan kondisi gelombang serta mematuhi imbauan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya di wilayah pesisir selatan Sukabumi yang memiliki karakteristik ombak kuat.






