Damkar Ciemas Evakuasi Pria 53 Tahun yang Terjatuh ke Sumur, Korban Berhasil Diselamatkan

LINGKARPENA.ID | Kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kembali menunjukkan pentingnya pelayanan penyelamatan bagi masyarakat. Kali ini, petugas menangani operasi nonkebakaran berupa evakuasi seorang pria berusia 53 tahun yang terjatuh ke dalam sumur saat sedang mengurasnya, Kamis (22/10/2026).

 

Korban diketahui bernama Hadad. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Tamanjaya RT 001/RW 001, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

 

Berdasarkan laporan yang diterima petugas, kejadian bermula ketika Hadad sedang menguras sumur. Saat hendak naik ke permukaan, korban terpeleset akibat kondisi sumur yang dipenuhi lumpur hingga terjatuh kembali ke dalamnya.

 

Situasi tersebut membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar untuk mendapatkan bantuan evakuasi.

Baca juga:  SAR Gabungan: Temukan Mahasiswa Asal Bogor Kondisi Tewas di Pantai Sunset Cisolok Sukabumi

 

Laporan diterima pada pukul 09.51 WIB. Petugas Damkar Ciemas tiba di lokasi sekitar pukul 10.03 WIB dan langsung melakukan penanganan untuk mengeluarkan korban dari dalam sumur.

 

Berkat kesigapan petugas di lapangan, proses evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 10.35 WIB. Korban dinyatakan selamat, sementara seluruh petugas yang terlibat dalam operasi penyelamatan juga dilaporkan dalam kondisi aman.

 

Danton Damkar Ciemas, Rusman, mengatakan bahwa penanganan tersebut merupakan bagian dari pelayanan penyelamatan yang dilakukan Damkar, tidak terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat ketika menghadapi situasi darurat yang mengancam keselamatan jiwa.

 

“Begitu menerima laporan, petugas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah, korban berhasil diselamatkan dan proses penanganan berjalan dengan aman,” ujar Rusman kepada lingkarpena. id, Kamis ( 22/10/26 ).

Baca juga:  Kecelakaan Maut di Geopark Telan Tiga Nyawa

 

Ia menjelaskan, kondisi sumur yang dipenuhi lumpur menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam kejadian tersebut. Situasi seperti ini membutuhkan kehati-hatian agar proses evakuasi tidak menimbulkan risiko tambahan, baik bagi korban maupun petugas penyelamat.

 

Menurutnya, kecepatan pelaporan dan koordinasi dengan petugas sangat penting ketika terjadi keadaan darurat. Masyarakat diharapkan tidak mengambil tindakan yang berisiko tanpa mempertimbangkan keselamatan diri sendiri.

 

“Dalam situasi seperti ini, keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar sumur, terlebih ketika menguras atau membersihkannya. Pastikan kondisi aman dan jangan memaksakan diri apabila situasinya berbahaya,” tambahnya.

Baca juga:  DPRD Sukabumi Dalami Aduan Warga Soal Dua Pabrik di Cicurug, Komisi I Soroti Perizinan

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas sehari-hari yang terlihat sederhana sekalipun dapat menyimpan risiko apabila dilakukan tanpa memperhatikan faktor keselamatan. Sumur yang licin akibat lumpur, misalnya, dapat menjadi ancaman serius bagi siapa saja yang bekerja di dalamnya.

 

Kehadiran petugas Damkar Ciemas dalam penanganan tersebut sekaligus menegaskan peran penting layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

 

Tidak hanya hadir ketika api melalap bangunan, petugas Damkar juga menjadi garda pelayanan kemanusiaan saat warga membutuhkan pertolongan dalam kondisi darurat.

 

Dalam kejadian ini, tidak ada kerugian material yang dilaporkan. Hal yang paling penting, Hadad berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan seluruh petugas dapat kembali dari tugas penyelamatan dengan aman.(adv).

Pos terkait