Dandim 0622 Sukabumi Pastikan Proyek TMMD ke-130 Tetap Berkualitas di Tengah Fluktuasi Harga Material

LINGKARPENA.ID | Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., menegaskan komitmennya menjaga kualitas pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026. Meski dihadapkan pada fluktuasi harga material, khususnya aspal, seluruh pekerjaan ditargetkan tetap berjalan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan.

 

Hal tersebut disampaikan Agung saat pembukaan TMMD ke-130 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (13/10/2026). Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini menjadi salah satu upaya mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

 

Menurut Agung, pelaksanaan TMMD melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Polri, serta dukungan pemerintah daerah. Kegiatan utama dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

 

“Untuk kegiatan TMMD ini, kita melibatkan sampai dengan 150 personel, terdiri dari Angkatan Darat, Laut, Udara, maupun kepolisian, yang juga dibantu oleh pihak pemerintah daerah. Kegiatan TMMD akan kita laksanakan kurang lebih selama satu bulan,” ujar Agung.

Baca juga:  Dandim 0607 Sukabumi Tinjau Lokus TMMD Ke-127 Tahun 2026 di Kecamatan Cikembar

 

Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan fisik telah dilaksanakan melalui tahapan Pra-TMMD sejak 20 September 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memaksimalkan waktu pengerjaan, terutama pada pembangunan yang membutuhkan tahapan pekerjaan lebih panjang.

 

Hingga pembukaan resmi digelar, progres pekerjaan fisik pada tahap Pra-TMMD dilaporkan telah mencapai sekitar 65 persen. Sejumlah pekerjaan yang telah berjalan meliputi pembangunan jalan desa, pembuatan sumur bor, perbaikan fasilitas pendukung, serta rehabilitasi jembatan.

 

Agung menilai, pelaksanaan Pra-TMMD menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai sasaran pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Dengan persiapan lebih awal, Satgas TMMD diharapkan mampu mengoptimalkan waktu kerja selama program berlangsung.

 

Di sisi lain, ia mengakui perubahan harga sejumlah material konstruksi menjadi tantangan tersendiri. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak akan mengubah komitmen Satgas dalam menjaga mutu hasil pembangunan.

 

“Memang harga material saat ini mengalami fluktuasi yang cukup besar. Namun, komitmen kami, kenaikan harga tersebut tidak akan mengurangi kualitas pekerjaan. Pembangunan tetap dilaksanakan sesuai target dan spesifikasi yang telah ditentukan,” tegasnya.

Baca juga:  Baznas Jabar Sambangi Penyandang Disabilitas Asal Cibitung Sukabumi

 

Bangun Jalan hingga Sediakan Air Bersih

Dalam pelaksanaan TMMD ke-130, salah satu sasaran fisik utama adalah pengaspalan jalan desa yang menghubungkan Kampung Cikole dengan Kampung Bojonggadog. Jalan tersebut direncanakan memiliki panjang 2.000 meter dengan lebar 2,5 meter.

 

Selain pembangunan akses jalan, program ini mencakup rehabilitasi satu unit Posyandu di Kampung Sukadamai, pembangunan sumur bor di lima titik, penyediaan tiga unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta perbaikan lima unit rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu.

 

Satgas juga menargetkan rehabilitasi satu unit jembatan, pengembangan ketahanan pangan di lahan seluas satu hektare, pembagian 100 paket makanan tambahan, dan penanaman 500 pohon untuk mendukung penghijauan lingkungan.

 

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-130 turut menyasar peningkatan kapasitas masyarakat melalui penyuluhan di bidang keagamaan, kesehatan, pertanian, peternakan, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyuluhan wawasan kebangsaan juga menjadi bagian dari kegiatan untuk memperkuat semangat persatuan dan cinta tanah air.

Baca juga:  Rakornis TMMD Kodim 0607 Ke-124 di Makorem 061 Surya Kencana, Resmi Dibuka

 

Pembukaan TMMD secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimcam Ciemas, tokoh agama, dan masyarakat.

 

Usai upacara, rombongan Forkopimda meninjau sejumlah kegiatan pelayanan masyarakat, termasuk bazar UMKM, pelayanan keluarga berencana, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Peninjauan juga dilakukan ke titik nol pembangunan jalan, lokasi sumur bor, serta rumah warga yang menjadi penerima program rehabilitasi rumah tidak layak huni.

 

Melalui pelaksanaan TMMD ke-130, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi berharap pembangunan di Desa Mekarjaya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas, memenuhi kebutuhan dasar, dan mendorong aktivitas ekonomi warga.

 

Bagi Satgas TMMD, keberhasilan program tidak hanya diukur dari rampungnya pekerjaan sesuai target waktu, tetapi juga dari kualitas infrastruktur dan keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat setelah kegiatan berakhir.

Pos terkait