<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 12:32:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekda Sukabumi Kukuhkan 80 Dewan Hakim MTQ ke-47, Tekankan Integritas Penilaian</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sekda-sukabumi-kukuhkan-80-dewan-hakim-mtq-ke-47-tekankan-integritas-penilaian/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sekda-sukabumi-kukuhkan-80-dewan-hakim-mtq-ke-47-tekankan-integritas-penilaian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:32:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RELIGI]]></category>
		<category><![CDATA[80 Dewan Hakim MTQ]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Hakim MTQ]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[MTQ Ke 47]]></category>
		<category><![CDATA[Pengkukuhan Dewan Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65267</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sekda-sukabumi-kukuhkan-80-dewan-hakim-mtq-ke-47-tekankan-integritas-penilaian/" title="Sekda Sukabumi Kukuhkan 80 Dewan Hakim MTQ ke-47, Tekankan Integritas Penilaian" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, secara resmi melantik dan mengukuhkan puluhan dewan hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung di Komplek Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit, pada Minggu (3/5/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebanyak 80 dewan hakim dipercaya untuk mengemban tugas selama pelaksanaan MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 7 Mei 2026. Mereka memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sukabumi ke jenjang lebih tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa dewan hakim bukan sekadar penilai, melainkan penentu arah prestasi daerah di bidang syiar Al-Qur’an.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dewan hakim memiliki tanggung jawab besar dalam menyeleksi peserta terbaik. Dari tangan saudara-saudara inilah akan lahir perwakilan unggulan yang membawa nama baik Kabupaten Sukabumi ke tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Ade Suryaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kejujuran, objektivitas, dan keadilan harus menjadi landasan utama dalam setiap proses penilaian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pegang teguh integritas, junjung tinggi kejujuran, serta lakukan penilaian secara objektif berdasarkan pedoman yang berlaku dan keilmuan yang dimiliki. Hasilnya harus bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dewan hakim yang dipimpin oleh H. Aman Hidayat tersebut diharapkan mampu bekerja secara independen tanpa terpengaruh kepentingan apapun. Hal ini penting demi menjaring peserta terbaik yang benar-benar layak dan berkualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya yakin para dewan hakim adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan tanpa intervensi, demi meningkatkan prestasi kafilah Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sekda-sukabumi-kukuhkan-80-dewan-hakim-mtq-ke-47-tekankan-integritas-penilaian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atap Dua Ruang Kelas Sekolah di Ciambar Ambruk, Aktivitas Ujian Terganggu</title>
		<link>https://lingkarpena.id/atap-dua-ruang-kelas-sekolah-di-ciambar-ambruk-aktivitas-ujian-terganggu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/atap-dua-ruang-kelas-sekolah-di-ciambar-ambruk-aktivitas-ujian-terganggu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 10:02:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Atap Bangunan Ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[Ciambar Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Ruang Kelas]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Terganggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65264</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/atap-dua-ruang-kelas-sekolah-di-ciambar-ambruk-aktivitas-ujian-terganggu/" title="Atap Dua Ruang Kelas Sekolah di Ciambar Ambruk, Aktivitas Ujian Terganggu" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi mengakibatkan atap dua ruang kelas di sebuah sekolah di Kecamatan Ciambar ambruk pada Minggu pagi (3/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Ciganas, RT 01 RW 02, Desa Munjul.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, ambruknya bagian atap bangunan berdampak langsung terhadap aktivitas belajar mengajar, khususnya pelaksanaan ujian siswa yang terpaksa tidak dapat menggunakan ruangan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas P2BK Kecamatan Ciambar, Dedi, menyampaikan bahwa selain dipicu oleh cuaca ekstrem, kondisi bangunan yang sudah lapuk turut menjadi faktor penyebab ambruknya atap sekolah tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Peristiwa ini terjadi akibat kombinasi cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang memang sudah cukup tua dan rapuh. Untuk sementara, kegiatan ujian siswa tidak bisa dilaksanakan di ruangan yang terdampak,” ujar Dedi kepada lingkarena.id Minggu ( 3/5/2026 )</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops-PB) terus melakukan pemantauan situasi di lapangan. Hingga laporan disampaikan pada pukul 09.30 WIB, kondisi cuaca di wilayah tersebut terpantau cerah dengan suhu udara 29°C, kelembapan 69 persen, serta angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan rendah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski demikian, BPBD tetap mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejumlah langkah juga terus dilakukan oleh tim Pusdalops, di antaranya pemantauan wilayah melalui jaringan komunikasi P2BK, media sosial, serta radio frekuensi. Selain itu, pengamatan titik rawan bencana dilakukan melalui berbagai aplikasi kebencanaan seperti InaRisk, InaSAFE, dan InaWARE milik BNPB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih fluktuatif.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/atap-dua-ruang-kelas-sekolah-di-ciambar-ambruk-aktivitas-ujian-terganggu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekolah di Ujung Jari: Wajah Baru Pendidikan di Era Gadget</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sekolah-di-ujung-jari-wajah-baru-pendidikan-di-era-gadget/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sekolah-di-ujung-jari-wajah-baru-pendidikan-di-era-gadget/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 03:04:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65261</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sekolah-di-ujung-jari-wajah-baru-pendidikan-di-era-gadget/" title="Sekolah di Ujung Jari: Wajah Baru Pendidikan di Era Gadget" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Bel berbunyi, tetapi suasana kelas tak lagi sepenuhnya sama. Di antara buku tulis dan papan tulis, layar-layar kecil ikut menyala. Seorang siswa mencari jawaban soal matematika melalui aplikasi, yang lain menonton video penjelasan guru dari belahan dunia lain. Gadget telah menjelma menjadi “ruang kelas kedua”—hadir tanpa dinding, tanpa batas waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di dunia pendidikan, kehadiran gadget membawa perubahan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Ia bukan sekadar alat komunikasi, melainkan medium pembelajaran yang menggeser cara siswa memahami ilmu. Bagi pelajar, terutama anak di bawah umur, gadget menjadi pintu masuk menuju pengalaman belajar yang lebih luas—namun juga lebih kompleks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari sisi positif, gadget memperkaya metode pembelajaran. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi. Materi pelajaran kini bisa disajikan dalam bentuk video interaktif, simulasi, hingga permainan edukatif. Hal-hal yang dulunya sulit dipahami melalui teks, kini bisa dijelaskan secara visual dan menarik. Pelajaran sains, misalnya, dapat dipelajari melalui animasi yang membuat konsep abstrak menjadi lebih nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, gadget memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel. Siswa dapat mengulang materi kapan saja sesuai kebutuhan mereka. Mereka yang tertinggal bisa mengejar ketertinggalan, sementara yang cepat memahami dapat mengeksplorasi lebih jauh. Di sinilah teknologi berperan sebagai “penyamarataan kesempatan belajar”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya itu, gadget juga mendorong lahirnya budaya belajar mandiri. Siswa belajar mencari, memilah, dan memahami informasi secara aktif. Kemampuan ini menjadi bekal penting di era informasi, di mana pengetahuan berkembang dengan sangat cepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, di balik semua kemudahan tersebut, dunia pendidikan juga dihadapkan pada tantangan baru. Gadget yang seharusnya menjadi alat belajar, kerap berubah fungsi menjadi sumber distraksi. Notifikasi media sosial, permainan daring, hingga konten hiburan sering kali lebih menarik perhatian dibandingkan materi pelajaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibatnya, fokus belajar menjadi terganggu. Tidak sedikit siswa yang kesulitan berkonsentrasi dalam waktu lama. Mereka terbiasa dengan informasi yang serba cepat dan instan, sehingga kurang sabar dalam memahami materi yang membutuhkan proses berpikir mendalam. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memengaruhi kualitas pemahaman mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, ketergantungan pada gadget juga berpotensi menurunkan kemampuan berpikir kritis. Siswa cenderung mencari jawaban secara instan tanpa melalui proses analisis. Tugas yang seharusnya melatih pemahaman, terkadang hanya diselesaikan dengan menyalin dari internet. Proses belajar pun menjadi dangkal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kesenjangan akses juga menjadi persoalan lain. Tidak semua pelajar memiliki fasilitas gadget dan koneksi internet yang memadai. Hal ini dapat menciptakan ketimpangan dalam kualitas pendidikan. Di satu sisi, ada siswa yang menikmati kemudahan teknologi, sementara di sisi lain, masih ada yang tertinggal karena keterbatasan akses.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peran guru pun ikut berubah. Mereka tidak lagi sekadar pengajar, tetapi juga fasilitator yang harus mampu mengarahkan penggunaan teknologi secara bijak. Guru dituntut kreatif, mampu memadukan metode konvensional dengan teknologi digital agar pembelajaran tetap efektif dan bermakna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Begitu pula dengan orang tua. Pengawasan menjadi kunci penting agar penggunaan gadget tetap berada dalam koridor yang tepat. Anak-anak perlu dibimbing untuk memahami bahwa gadget adalah alat bantu, bukan tujuan utama dalam belajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada akhirnya, gadget dalam dunia pendidikan ibarat pisau bermata dua. Ia bisa menjadi alat yang sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga bisa menjadi penghambat jika tidak digunakan dengan bijak. Keseimbangan menjadi kata kunci—antara teknologi dan nilai-nilai dasar pendidikan itu sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah perubahan zaman, pendidikan tidak lagi hanya soal ruang kelas dan buku pelajaran. Ia telah berevolusi, mengikuti perkembangan teknologi. Namun satu hal yang tetap: esensi pendidikan bukan pada alatnya, melainkan pada bagaimana ilmu itu dipahami, dimaknai, dan diterapkan dalam kehidupan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan di situlah tantangan terbesar kita hari ini—memastikan bahwa di balik layar yang menyala, tetap ada proses belajar yang nyata.</p>
<p><em>Oleh: Jajang Suhendar</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sekolah-di-ujung-jari-wajah-baru-pendidikan-di-era-gadget/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gladis Aura Dinobatkan sebagai Puteri Nelayan Nasional 2026, Malam Puncak Sarat Pesona di Palabuhanratu</title>
		<link>https://lingkarpena.id/gladis-aura-dinobatkan-sebagai-puteri-nelayan-nasional-2026-malam-puncak-sarat-pesona-di-palabuhanratu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/gladis-aura-dinobatkan-sebagai-puteri-nelayan-nasional-2026-malam-puncak-sarat-pesona-di-palabuhanratu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 02:58:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Gladis Aura]]></category>
		<category><![CDATA[Malam Puncak]]></category>
		<category><![CDATA[Puteri Nelayan Nasional 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65258</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/gladis-aura-dinobatkan-sebagai-puteri-nelayan-nasional-2026-malam-puncak-sarat-pesona-di-palabuhanratu/" title="Gladis Aura Dinobatkan sebagai Puteri Nelayan Nasional 2026, Malam Puncak Sarat Pesona di Palabuhanratu" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Suasana malam di Gedung Fridnanda, Palabuhanratu, terasa berbeda pada Sabtu (2/5/2026). Sorot lampu panggung berpadu dengan gemuruh tepuk tangan, menghadirkan kemeriahan Grand Final Puteri Nelayan Nasional ke-66 yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Hari Nelayan Nasional di Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ajang tahunan yang sarat nilai budaya pesisir ini diikuti oleh 14 finalis terbaik yang sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat. Mereka tampil memukau, tidak hanya dari sisi penampilan, tetapi juga kecakapan dalam menyampaikan gagasan tentang potensi kelautan dan kehidupan nelayan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd, bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Palabuhanratu, menambah semarak dan dukungan terhadap generasi muda pesisir yang tampil di panggung kehormatan itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, dewan juri menetapkan lima besar finalis, yakni Lena Nuraisyah, Gladis Aura, Siti Miranti, Kiren, dan Nurdestri. Ketegangan pun mencapai puncaknya saat nama pemenang diumumkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gladis Aura, siswi SMAN 1 Palabuhanratu, akhirnya terpilih sebagai Puteri Nelayan Nasional ke-66 tahun 2026. Senyum haru dan bangga terpancar saat mahkota disematkan, menandai awal perjalanan baru sebagai duta pesisir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Panitia Hari Nelayan Nasional ke-66, Pepen Supendi atau yang akrab , mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah, kita telah sampai pada puncak grand final Puteri Nelayan Nasional 2026. Semua berjalan lancar tanpa kendala, ini berkat kerja sama semua pihak,” ujar Pepen, kepada Lingkarpena.id Minggu (3/5).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia kelautan dan budaya nelayan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami berharap masyarakat terus memberikan doa dan dukungan. Hari Nelayan Nasional ini adalah agenda tahunan kebanggaan Palabuhanratu yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Pepen juga menyampaikan harapan khusus kepada pemenang agar mampu mengemban amanah dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Puteri Nelayan terpilih diharapkan bisa menjadi duta yang mengangkat potensi daerah, khususnya sektor kelautan serta budaya nelayan kepada khalayak luas,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Malam itu bukan sekadar penobatan, melainkan perayaan identitas pesisir—tentang laut, harapan, dan generasi muda yang siap menjaga serta mempromosikan warisan budaya nelayan ke panggung yang lebih luas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/gladis-aura-dinobatkan-sebagai-puteri-nelayan-nasional-2026-malam-puncak-sarat-pesona-di-palabuhanratu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warung Hangus Dilalap Api di Ciemas, Petugas Damkar Berpacu Waktu di Jalan Rusak</title>
		<link>https://lingkarpena.id/warung-hangus-dilalap-api-di-ciemas-petugas-damkar-berpacu-waktu-di-jalan-rusak/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/warung-hangus-dilalap-api-di-ciemas-petugas-damkar-berpacu-waktu-di-jalan-rusak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 02:45:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Posko 12 Ciemas]]></category>
		<category><![CDATA[Hangus Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Warung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ciemas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65255</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/warung-hangus-dilalap-api-di-ciemas-petugas-damkar-berpacu-waktu-di-jalan-rusak/" title="Warung Hangus Dilalap Api di Ciemas, Petugas Damkar Berpacu Waktu di Jalan Rusak" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Malam yang seharusnya tenang di Kampung Cicurug, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, berubah menjadi kepanikan saat kobaran api melalap sebuah warung milik warga pada Sabtu (2/5/2026) malam. Percikan awal diduga berasal dari konsleting listrik, yang dengan cepat menjalar dan menghanguskan bangunan berukuran 7&#215;9 meter tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 20.58 WIB. Tak butuh waktu lama, satu unit dari Posko 12 Ciemas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 21.00 WIB. Dalam kondisi jalan yang tidak sepenuhnya bersahabat, petugas tetap berpacu dengan waktu demi mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setibanya di lokasi pada pukul 21.08 WIB, kobaran api sudah membesar. Upaya pemadaman segera dilakukan dengan mengandalkan sumber air dari Sungai Ciletuh yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah 65 menit penanganan, tepatnya pada pukul 22.16 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wadanton Damkar Pos 12 Ciemas, Tatang, mengungkapkan bahwa pihaknya menghadapi sejumlah kendala saat proses pemadaman berlangsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menerima laporan dari pihak PLN dan langsung bergerak cepat ke lokasi. Kondisi jalan yang rusak serta kendala teknis pada peralatan sempat menjadi hambatan, namun alhamdulillah api berhasil kami padamkan sebelum merembet ke rumah warga lainnya,” ujar Tatang kepada lingkar pena. id, Minggu ( 3/5/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Warung milik Bapak Maman yang ditempati bersama keluarganya menjadi satu-satunya bangunan yang terdampak langsung dalam peristiwa tersebut. Meski seluruh bangunan warung ludes terbakar, satu unit rumah di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni dilaporkan selamat. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di balik gelapnya malam dan keterbatasan yang dihadapi, kerja sigap para petugas menjadi penentu agar kebakaran tidak berubah menjadi bencana yang lebih besar. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di lingkungan rumah tangga, terutama pada bangunan semi permanen seperti warung.(adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/warung-hangus-dilalap-api-di-ciemas-petugas-damkar-berpacu-waktu-di-jalan-rusak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Tewas Dikeroyok di Sukaraja Sukabumi, Polisi Selidiki Motif dan Buru Pelaku</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pria-tewas-dikeroyok-di-sukaraja-sukabumi-polisi-selidiki-motif-dan-buru-pelaku/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pria-tewas-dikeroyok-di-sukaraja-sukabumi-polisi-selidiki-motif-dan-buru-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 02:34:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM & KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Brutal]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Buru Pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Pria Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Sukaraja Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65252</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pria-tewas-dikeroyok-di-sukaraja-sukabumi-polisi-selidiki-motif-dan-buru-pelaku/" title="Pria Tewas Dikeroyok di Sukaraja Sukabumi, Polisi Selidiki Motif dan Buru Pelaku" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Aksi kekerasan main hakim sendiri kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini seorang pria berinisial RZ (30), warga Kampung Babakan Limbangan, Desa Sukaraja, meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan brutal di Jalan Nasional kawasan Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB sore kemarin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa tragis tersebut terjadi saat kondisi lalu lintas tengah ramai menjelang waktu magrib. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula dari duel satu lawan satu antara korban dengan seorang pria. Namun situasi dengan cepat berubah menjadi pengeroyokan setelah sejumlah orang lainnya datang dan ikut menyerang korban secara bersamaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Awalnya terlihat seperti berkelahi biasa, tapi tiba-tiba banyak yang datang dan langsung memukuli korban,” ujar salah seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pelaku diduga melakukan penyerangan secara membabi buta menggunakan berbagai benda keras seperti batu dan balok kayu. Korban yang kalah jumlah tidak mampu melawan hingga akhirnya terjatuh di badan jalan. Bahkan, kekerasan terus berlanjut meski korban sudah tidak berdaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mereka masih terus memukul, bahkan korban sempat diseret di jalan. Warga yang melihat tidak berani mendekat karena takut,” tambah saksi lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat kejadian, korban diketahui tengah mengendarai kendaraan roda tiga jenis Tossa berwarna hijau yang biasa digunakan untuk mengangkut sampah. Korban tidak sempat meminta bantuan dan akhirnya tersungkur dalam kondisi kritis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian dari Polsek Sukaraja langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan milik korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban sempat dilarikan ke RS Hermina yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Korban sudah dalam kondisi luka berat saat tiba di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan luka tusuk di bagian punggung serta luka akibat benda tumpul di wajah,” ungkap seorang petugas kepolisian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Polisi menduga pengeroyokan melibatkan lebih dari dua orang pelaku. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi kekerasan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti. Kami juga akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujar pihak kepolisian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rencananya, jenazah korban akan menjalani autopsi pada Minggu (3/5/2026) guna memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan jalanan di wilayah Sukabumi, sekaligus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pria-tewas-dikeroyok-di-sukaraja-sukabumi-polisi-selidiki-motif-dan-buru-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak di Cipalabuan, Harap Segera Dibangun Permanen</title>
		<link>https://lingkarpena.id/warga-gotong-royong-perbaiki-jembatan-rusak-di-cipalabuan-harap-segera-dibangun-permanen/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/warga-gotong-royong-perbaiki-jembatan-rusak-di-cipalabuan-harap-segera-dibangun-permanen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 14:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Cipalabuan]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaiki Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Segera Dibangun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65231</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/warga-gotong-royong-perbaiki-jembatan-rusak-di-cipalabuan-harap-segera-dibangun-permanen/" title="Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak di Cipalabuan, Harap Segera Dibangun Permanen" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Jembatan kayu yang sempat viral di media sosial karena kondisinya rusak, akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh warga Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Perbaikan dilakukan secara swadaya pada Sabtu (2/5/2026), sebagai bentuk kepedulian warga terhadap akses vital di wilayah tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jembatan Cipalabuan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Setiap harinya, jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 3 meter itu dilalui oleh pelajar maupun warga yang hendak beraktivitas, karena menjadi penghubung utama antara Kampung Cipalabuan dan Kampung Ciawi Lega.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat diterjang luapan air sungai yang deras pada Rabu (22/4/2026). Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga dan memicu kekhawatiran akan keselamatan pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Desa Buniasih, Badrudin, menjelaskan bahwa kerusakan jembatan bukan pertama kali terjadi. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, jembatan tersebut sudah beberapa kali mengalami perbaikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Rusaknya jembatan sudah kami laporkan ke dinas terkait, tapi belum ada realisasi. Karena memang jembatan ini akses vital, kami secara swadaya melakukan perbaikan,” ujarnya kepada lingkar ena. id melalui sambungan telepon, pada Sabtu ( 2/5/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, perbaikan kali ini dilakukan dengan desain yang lebih kuat sebagai langkah antisipasi terhadap luapan air di masa mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meninggikan struktur jembatan dan mengganti jenis kayu yang dipakai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sekarang ketinggiannya dinaikan menjadi 8 meter dari permukaan sungai untuk mengantisipasi kejadian serupa,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam proses pembangunan tersebut, warga juga mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Badrudin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan, salah satunya dari Korwil BGN Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ucapkan terima kasih kepada Korwil BGN Sukabumi yang telah membantu sebesar Rp10 juta,” ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan Korwil BGN Sukabumi, Asep Jindan, dan diterima langsung oleh Kepala Desa Buniasih bersama unsur pemerintah kecamatan, BPD, LPMD, serta tokoh masyarakat setempat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski jembatan kini telah kembali dapat digunakan, warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah agar jembatan tersebut dapat dibangun secara permanen. Hal ini dinilai penting guna menjamin keamanan serta kenyamanan pengguna dalam jangka panjang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat, perbaikan jembatan ini menjadi bukti kuatnya solidaritas warga dalam menghadapi keterbatasan, sekaligus harapan agar infrastruktur vital di daerah tersebut segera mendapatkan penanganan yang lebih optimal.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/warga-gotong-royong-perbaiki-jembatan-rusak-di-cipalabuan-harap-segera-dibangun-permanen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DLH Kabupaten Sukabumi Siaga May Day 2026, Pastikan Lingkungan Tetap Bersih dan Nyaman</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-siaga-may-day-2026-pastikan-lingkungan-tetap-bersih-dan-nyaman/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-siaga-may-day-2026-pastikan-lingkungan-tetap-bersih-dan-nyaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 11:59:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Buruh Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan May Day]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65228</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-siaga-may-day-2026-pastikan-lingkungan-tetap-bersih-dan-nyaman/" title="DLH Kabupaten Sukabumi Siaga May Day 2026, Pastikan Lingkungan Tetap Bersih dan Nyaman" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mengambil peran strategis dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, khususnya di titik-titik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat dan konsentrasi massa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>DLH menyiagakan petugas kebersihan di sejumlah lokasi strategis guna memastikan penanganan sampah berjalan cepat dan efektif. Kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya aktivitas masyarakat selama peringatan Hari Buruh, sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga tanpa mengganggu jalannya kegiatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, berbagai sarana pendukung seperti tempat sampah tambahan dan armada pengangkut juga disiapkan untuk memperlancar proses pengelolaan sampah. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>DLH juga memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kegiatan tetap tertib dan aman. Pengawasan dilakukan secara intensif untuk menjaga kualitas kebersihan ruang publik, sehingga masyarakat dapat memperingati Hari Buruh dengan rasa nyaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya fokus pada penanganan kebersihan, momentum May Day turut dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Sejumlah kegiatan bernuansa sosial dan lingkungan turut didorong sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih dan peduli terhadap alam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui langkah-langkah tersebut, DLH Kabupaten Sukabumi berkomitmen menghadirkan suasana peringatan Hari Buruh yang tertib, bersih, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-siaga-may-day-2026-pastikan-lingkungan-tetap-bersih-dan-nyaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas PU Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja di Momentum Hari Buruh 2026</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dinas-pu-kabupaten-sukabumi-tegaskan-komitmen-kesejahteraan-pekerja-di-momentum-hari-buruh-2026/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dinas-pu-kabupaten-sukabumi-tegaskan-komitmen-kesejahteraan-pekerja-di-momentum-hari-buruh-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 11:54:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[DPU Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Buruh 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65225</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dinas-pu-kabupaten-sukabumi-tegaskan-komitmen-kesejahteraan-pekerja-di-momentum-hari-buruh-2026/" title="Dinas PU Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja di Momentum Hari Buruh 2026" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Momentum Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei dimaknai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi sebagai bentuk penghormatan atas peran vital para pekerja, khususnya tenaga konstruksi, dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui peringatan May Day 2026, Dinas PU menegaskan pentingnya apresiasi terhadap para pekerja yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pembangunan jalan, jembatan, serta fasilitas publik lainnya. Dedikasi dan kerja keras mereka dinilai sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, Dinas PU turut memperkuat komitmen dalam membangun hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pelaku usaha, dan tenaga kerja. Sinergi tersebut dinilai penting guna menciptakan iklim kerja yang kondusif, adil, dan berkelanjutan di sektor konstruksi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aspek kesehatan dan keselamatan kerja juga menjadi perhatian utama. Peringatan Hari Buruh dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan standar K3, terutama bagi pekerja di lapangan yang memiliki risiko kerja tinggi. Lingkungan kerja yang aman dan layak menjadi bagian dari upaya menjaga martabat serta kesejahteraan pekerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi lain, Dinas PU terus mendorong pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan, dengan memastikan bahwa kesejahteraan buruh menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap proses pembangunan. Upaya ini diiringi dengan dukungan terhadap dialog konstruktif antara pemerintah dan pekerja guna menjawab berbagai tantangan ketenagakerjaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui semangat Hari Buruh 2026, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi meneguhkan komitmennya untuk menempatkan pekerja sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dinas-pu-kabupaten-sukabumi-tegaskan-komitmen-kesejahteraan-pekerja-di-momentum-hari-buruh-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Peran Bayu Permana sebagai Narasumber PPI Institute 2026</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dprd-kabupaten-sukabumi-apresiasi-peran-bayu-permana-sebagai-narasumber-ppi-institute-2026/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dprd-kabupaten-sukabumi-apresiasi-peran-bayu-permana-sebagai-narasumber-ppi-institute-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 11:29:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Bayu Permana]]></category>
		<category><![CDATA[Beri Apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber PPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65222</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dprd-kabupaten-sukabumi-apresiasi-peran-bayu-permana-sebagai-narasumber-ppi-institute-2026/" title="DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Peran Bayu Permana sebagai Narasumber PPI Institute 2026" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bayu Permana, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, atas kepercayaannya sebagai narasumber dalam kegiatan PPI Institute 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keikutsertaan Bayu Permana dalam forum tersebut dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata wakil rakyat dalam mendorong penguatan peran generasi muda. Dalam kesempatan itu, Bayu mengangkat materi bertema “Peran Pemuda Bermoral, Melestarikan Lingkungan, Alam dan Budaya Nasional”, yang menekankan pentingnya karakter, kepedulian lingkungan, serta pelestarian nilai-nilai budaya di tengah arus perkembangan zaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>DPRD Kabupaten Sukabumi memandang bahwa keterlibatan ini tidak hanya membawa nama baik lembaga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kalangan pemuda untuk lebih aktif berperan dalam pembangunan berkelanjutan. Peran pemuda yang berlandaskan moral dan kepedulian terhadap lingkungan dinilai sebagai fondasi penting dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui momentum tersebut, DPRD berharap ilmu dan gagasan yang disampaikan dapat memberikan manfaat luas, menumbuhkan kesadaran kolektif, serta mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, peduli lingkungan, dan berkomitmen melestarikan budaya bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ucapan selamat ini menjadi bentuk dukungan DPRD Kabupaten Sukabumi terhadap setiap langkah positif yang dilakukan anggotanya dalam mengedukasi masyarakat dan memperkuat peran strategis pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dprd-kabupaten-sukabumi-apresiasi-peran-bayu-permana-sebagai-narasumber-ppi-institute-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
