LINGKARPENA.ID | Jembatan kayu yang sempat viral di media sosial karena kondisinya rusak, akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh warga Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Perbaikan dilakukan secara swadaya pada Sabtu (2/5/2026), sebagai bentuk kepedulian warga terhadap akses vital di wilayah tersebut.
Jembatan Cipalabuan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Setiap harinya, jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 3 meter itu dilalui oleh pelajar maupun warga yang hendak beraktivitas, karena menjadi penghubung utama antara Kampung Cipalabuan dan Kampung Ciawi Lega.
Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat diterjang luapan air sungai yang deras pada Rabu (22/4/2026). Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga dan memicu kekhawatiran akan keselamatan pengguna.
Kepala Desa Buniasih, Badrudin, menjelaskan bahwa kerusakan jembatan bukan pertama kali terjadi. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, jembatan tersebut sudah beberapa kali mengalami perbaikan.
“Rusaknya jembatan sudah kami laporkan ke dinas terkait, tapi belum ada realisasi. Karena memang jembatan ini akses vital, kami secara swadaya melakukan perbaikan,” ujarnya kepada lingkar ena. id melalui sambungan telepon, pada Sabtu ( 2/5/2026 ).
Ia menambahkan, perbaikan kali ini dilakukan dengan desain yang lebih kuat sebagai langkah antisipasi terhadap luapan air di masa mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meninggikan struktur jembatan dan mengganti jenis kayu yang dipakai.
“Sekarang ketinggiannya dinaikan menjadi 8 meter dari permukaan sungai untuk mengantisipasi kejadian serupa,” tambahnya.
Dalam proses pembangunan tersebut, warga juga mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Badrudin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan, salah satunya dari Korwil BGN Sukabumi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Korwil BGN Sukabumi yang telah membantu sebesar Rp10 juta,” ucapnya.
Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan Korwil BGN Sukabumi, Asep Jindan, dan diterima langsung oleh Kepala Desa Buniasih bersama unsur pemerintah kecamatan, BPD, LPMD, serta tokoh masyarakat setempat.
Meski jembatan kini telah kembali dapat digunakan, warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah agar jembatan tersebut dapat dibangun secara permanen. Hal ini dinilai penting guna menjamin keamanan serta kenyamanan pengguna dalam jangka panjang.
Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat, perbaikan jembatan ini menjadi bukti kuatnya solidaritas warga dalam menghadapi keterbatasan, sekaligus harapan agar infrastruktur vital di daerah tersebut segera mendapatkan penanganan yang lebih optimal.






