<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diduga Gantung Diri &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/diduga-gantung-diri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 02:33:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Diduga Gantung Diri &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pria Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Mini Market Kalibunder, Diduga Gantung Diri</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pria-muda-ditemukan-tak-bernyawa-di-mini-market-kalibunder-diduga-gantung-diri/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pria-muda-ditemukan-tak-bernyawa-di-mini-market-kalibunder-diduga-gantung-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 02:33:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kalibunder]]></category>
		<category><![CDATA[Mini Market Modern]]></category>
		<category><![CDATA[Pria Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65456</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pria-muda-ditemukan-tak-bernyawa-di-mini-market-kalibunder-diduga-gantung-diri/" title="Pria Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Mini Market Kalibunder, Diduga Gantung Diri" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Seorang pria muda berinisial A (24) ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri pada rolling door sebuah toko modern Alfamart di Kampung Panyaguan RT 001 RW 001, Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2026) pagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban diketahui bernama Andiansyah, kelahiran Sukabumi, 30 November 2001. Korban merupakan warga Kampung Cihaur RT 07 RW 05, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolsek Kalibunder, Akp Dodi Irawan, S.H, dalam keterangan tertulis yang diterima lingkarpena. id mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan adanya penemuan mayat sekitar pukul 05.30 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Setelah menerima laporan dari pihak saksi yang merupakan rekan kerja korban, anggota Polsek Kalibunder bersama tim medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan luar terhadap korban,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Ismail Mardiansyah, yang merupakan pegawai Alfamart sekaligus rekan korban. Berdasarkan keterangan saksi, korban datang ke toko pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB untuk bekerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban dan saksi diketahui sempat beristirahat di dalam toko tersebut. Komunikasi terakhir antara korban dan saksi terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Namun saat saksi terbangun pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB, korban sudah ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali rapia plastik yang terikat di bagian atas rolling door di dalam toko.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Kalibunder kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka lecet di bagian leher serta lebam mayat di bagian kepala, wajah, dan punggung. Tidak ditemukan adanya luka lain pada tubuh korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat kekurangan oksigen. Dugaan sementara motif korban melakukan tindakan tersebut karena persoalan ekonomi dan tekanan menjelang rencana pernikahan,” kata Kapolsek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi maupun visum et repertum dan telah membuat surat pernyataan penolakan. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu rol tali rapia hitam, satu unit telepon genggam, jaket warna hitam, celana panjang warna biru, serta surat penolakan autopsi dari pihak keluarga korban.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pria-muda-ditemukan-tak-bernyawa-di-mini-market-kalibunder-diduga-gantung-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geger Warga Sagaranten Sukabumi Gantung Diri, Didekat Korban Ada Botol Miras?</title>
		<link>https://lingkarpena.id/geger-warga-sagaranten-sukabumi-gantung-diri-didekat-korban-ada-botol-miras/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/geger-warga-sagaranten-sukabumi-gantung-diri-didekat-korban-ada-botol-miras/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 12:17:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sagaranten]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Kontrakan]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Sagaranten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=42815</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/geger-warga-sagaranten-sukabumi-gantung-diri-didekat-korban-ada-botol-miras/" title="Geger Warga Sagaranten Sukabumi Gantung Diri, Didekat Korban Ada Botol Miras?" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Warga Kampung Kaum, Desa Pasanggrahan Kecamatam Sagaranten Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan ditemukannya sesosok jasad pria di dalam rumah kontrakan yang diduga bunuh diri.</p>
<p>Diketahui peristiwa penemuan seorang pria gantung diri itu pada Sabtu, (3/8) sekitar pukul 13.00 Wib. Informasi berawal saat salah seorang warga setempat melintas di sebuah rumah kontrakan. Warga itu dikejutkan karena mencium bau aroma tak sedap dan menyengat saat melewati rumah tersebut.</p>
<p>Kapolsek Sagaranten Polres Sukabumi AKP Deni Miharja dalam keterangannya menerangkan, belum bisa memastikan penyebab matianya pria yang diketahui berinisial NUP (32) tersebut. Korban merupakan warga desa Pasanggrahan Sagaranten.</p>
<p>&#8220;Iya, berawal warga saat lewat kontrakan NUP mencium bau busuk yang menyengat. Lalu mereka berinisiatif untuk membuka pintu rumah dan ditemukan korban dalam keadaan tergelantung di rumah itu dan kondisinya sudah meninggal dunia,&#8221; ujar Deni.</p>
<p>&#8220;Ya diperkirakan mayat meninggal dunia sudah lebih dari satu hari, soalnya sudah tercium aroma bau,&#8221; imbuh Miharja.</p>
<p>Berdasarkan hasil pengecekan dilokasi kejadian, kata Deni Miharja, pada kondisi korban didapati tanda tanda korban asli bunuh diri. Sebab dari kemaluan korban mengeluarkan air sperma, lidah menjulur.</p>
<p>Korban saat mengahkiri hidupnya tidak mengenakan pakaian, hanya mengenakan celana hitam, serta posisi tergantung menggunakan seutas kain melilit dileher.</p>
<p>&#8220;Posisisinya menggantung pada palang  kayu diatas ruangan tamu. Ya dalam ruangan tamu dan disekitarnya terdapat botol miras,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Masih kata Deni, menurut keterangan dari saudara korban, peristiwa ini merupakan ketiga kalinya. Dimana NUP sebelumnya sempat pernah melakukan percobaan bunuh diri namun gagal.</p>
<p>&#8220;Atas permintaan keluarga korban sepakat tidak dilakukan outopsi. Berdasarkan visum luar korban jelas meninggal karena bunuh diri,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/geger-warga-sagaranten-sukabumi-gantung-diri-didekat-korban-ada-botol-miras/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geger Diduga Pria Gantung Diri di Kota Sukabumi, Polisi Evakuasi Jasad Korban</title>
		<link>https://lingkarpena.id/geger-diduga-pria-gantung-diri-di-kota-sukabumi-polisi-evakuasi-jasad-korban/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/geger-diduga-pria-gantung-diri-di-kota-sukabumi-polisi-evakuasi-jasad-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Mar 2023 15:16:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KOTA SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Citamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Sebuah Kios]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=29427</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/geger-diduga-pria-gantung-diri-di-kota-sukabumi-polisi-evakuasi-jasad-korban/" title="Geger Diduga Pria Gantung Diri di Kota Sukabumi, Polisi Evakuasi Jasad Korban" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Warga Cijangkar Nanggeleng digegerkan dengan ditemukannya seorang Pria menggelantung dengan seutas tali tambang di lehernya paada Rabu 29 Maret 2023.</p>
<p>Setelah mendapatkan laporan pihak Polsek Citamiang Resor Sukabumi Kota dan Tim Identifikasi Sat Reskrim langsung terjun ke lokasi untuk mengevakuasi jasad laki-laki tersebut. Diduga pria ini tewas gantung diri di salah satu kios di kawasan Cijangkar Naggeleng Citamiang Kota Sukabumi, sekitar pukul 18.20 WIB.</p>
<p>Kapolsek Citamiang, AKP Arif Sapta Rahardja membenarkan pristiwa tersebut. Bahkan pihaknya langsung melakukan proses evakuasi bersama tim INAFIS Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota di TKP.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat tentang seseorang yang diduga meninggal dunia karena bunuh diri menggunakan seutas tali tambang yang dikaitkan ke ventilasi di atas pintu kios tempat yang bersangkutan berjualan,&#8221; ujar Akp Arif kepada awak media.</p>
<p>&#8220;Mendengar hal itu, saya bersama anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim Inafis Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD R Syamsudin SH,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Sebelumnya, seorang laki-laki berinisial N (20), warga Kampung Ciparay Jampang Kulon Kabupaten Sukabumi ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia, tergantung seutas tali tambang yang dikaitkan ke ventilasi diatas pintu kios tempatnya berjualan. Peristiwa tersebut langsung diinformasikan ke RT setempat dan Polsek Citamiang Resor Sukabumi Kota.</p>
<p>Tidak lama berselang, Kapolsek Citamiang, Akp Arif Sapta Rahardja bersama sejumlah anggota dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD. R Syamsudin, S.H.</p>
<p>Hingga saat ini , kasus penemuan jasad yang diduga meninggal dunia karena gantung diri tersebut ditangani unit Reskrim Polsek Citamiang Resor Sukabumi Kota.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/geger-diduga-pria-gantung-diri-di-kota-sukabumi-polisi-evakuasi-jasad-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
