Pria Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Mini Market Kalibunder, Diduga Gantung Diri

LINGKARPENA.ID | Seorang pria muda berinisial A (24) ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri pada rolling door sebuah toko modern Alfamart di Kampung Panyaguan RT 001 RW 001, Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2026) pagi.

 

Korban diketahui bernama Andiansyah, kelahiran Sukabumi, 30 November 2001. Korban merupakan warga Kampung Cihaur RT 07 RW 05, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.

 

Kapolsek Kalibunder, Akp Dodi Irawan, S.H, dalam keterangan tertulis yang diterima lingkarpena. id mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan adanya penemuan mayat sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca juga:  Gempa Magnitudo 4,2 Picu Dapur Rumah Warga di Simpenan Sukabumi Ambruk

 

“Setelah menerima laporan dari pihak saksi yang merupakan rekan kerja korban, anggota Polsek Kalibunder bersama tim medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan luar terhadap korban,” ujarnya.

 

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Ismail Mardiansyah, yang merupakan pegawai Alfamart sekaligus rekan korban. Berdasarkan keterangan saksi, korban datang ke toko pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB untuk bekerja.

 

Korban dan saksi diketahui sempat beristirahat di dalam toko tersebut. Komunikasi terakhir antara korban dan saksi terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Namun saat saksi terbangun pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB, korban sudah ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali rapia plastik yang terikat di bagian atas rolling door di dalam toko.

Baca juga:  Ditinggal Pemiliknya Dua Rumah di Wangunreja Sukabumi Ludes Terbakar

 

Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Kalibunder kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka lecet di bagian leher serta lebam mayat di bagian kepala, wajah, dan punggung. Tidak ditemukan adanya luka lain pada tubuh korban.

 

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat kekurangan oksigen. Dugaan sementara motif korban melakukan tindakan tersebut karena persoalan ekonomi dan tekanan menjelang rencana pernikahan,” kata Kapolsek.

Baca juga:  IRT Gantung Diri di Kota Sukabumi

 

Pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi maupun visum et repertum dan telah membuat surat pernyataan penolakan. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

 

Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu rol tali rapia hitam, satu unit telepon genggam, jaket warna hitam, celana panjang warna biru, serta surat penolakan autopsi dari pihak keluarga korban.

Pos terkait