Desa Kalibunder Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nilem dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi menerima bantuan sebanyak 15.000 ekor benih ikan jenis nilem dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2026). Penebaran benih ikan dilakukan di aliran Sungai Ciengang sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.

 

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh jajaran Pemerintah Desa Kalibunder, pendamping desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Buniwangi, serta masyarakat setempat yang turut hadir dalam penebaran benih ikan.

Baca juga:  Sosialisasikan Gemar Makan Ikan, Diskan Kabupaten Sukabumi Berikan 82 Paket untuk 20 Keluarga di Bojonggenteng

 

Kepala Desa Kalibunder, Dede Latif, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat desanya.

 

“Alhamdulillah hari ini Desa Kalibunder kedatangan dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi yang telah memberikan bantuan sebanyak 15.000 ekor ikan nilem. Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Kalibunder, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sukabumi, Bapak Wakil Bupati Sukabumi, serta Kepala Dinas Perikanan atas bantuan dan dukungannya,” ujar Dede Latif.

Baca juga:  Rakor Ketahanan Pangan di Jabar, Begini Kata Sekda Ade

 

Menurutnya, penebaran benih ikan nilem di Sungai Ciengang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun potensi ekonomi warga.

 

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Desa Kalibunder khususnya, dan umumnya untuk warga Kecamatan Kalibunder secara keseluruhan. Kami juga berharap keberadaan ikan nilem ini dapat menjaga ekosistem sungai dan menjadi potensi yang bisa dikembangkan bersama masyarakat,” tambahnya.

Baca juga:  Kepala Dinas Perikanan Apresiasi 'Gisli' Dirjend Kementerian Kelautan dan Perikanan

 

Selain sebagai bentuk pelestarian sumber daya perairan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan berbasis perikanan lokal.

Pos terkait