Desa Kalibunder Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nilem dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi menerima bantuan sebanyak 15.000 ekor benih ikan jenis nilem dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2026). Penebaran benih ikan dilakukan di aliran Sungai Ciengang sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.

 

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh jajaran Pemerintah Desa Kalibunder, pendamping desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Buniwangi, serta masyarakat setempat yang turut hadir dalam penebaran benih ikan.

Baca juga:  Diskan Gencarkan Sosialisasi Pelayanan Pembuatan NIB Bagi Pembudidaya Ikan di Kabupaten Sukabumi

 

Kepala Desa Kalibunder, Dede Latif, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat desanya.

 

“Alhamdulillah hari ini Desa Kalibunder kedatangan dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi yang telah memberikan bantuan sebanyak 15.000 ekor ikan nilem. Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Kalibunder, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sukabumi, Bapak Wakil Bupati Sukabumi, serta Kepala Dinas Perikanan atas bantuan dan dukungannya,” ujar Dede Latif.

Baca juga:  Dinas Perikanan Gelar Pelatihan Pengelolaan Ikan Dukung Pokjanal Posyandu

 

Menurutnya, penebaran benih ikan nilem di Sungai Ciengang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun potensi ekonomi warga.

 

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Desa Kalibunder khususnya, dan umumnya untuk warga Kecamatan Kalibunder secara keseluruhan. Kami juga berharap keberadaan ikan nilem ini dapat menjaga ekosistem sungai dan menjadi potensi yang bisa dikembangkan bersama masyarakat,” tambahnya.

Baca juga:  DKP Kabupaten Sukabumi Dukung Pengembangan Pemberdayaan Perikanan di Lokus P2WKSS

 

Selain sebagai bentuk pelestarian sumber daya perairan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan berbasis perikanan lokal.

Pos terkait