LINGKARPENA.ID | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menilai keberadaan lembaga sosial desa memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Lembaga Sosial Desa yang diperingati setiap 5 Mei.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, mengatakan bahwa pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas keluarga dan partisipasi masyarakat di tingkat lokal.
Menurutnya, lembaga sosial desa berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan edukasi terkait keluarga berencana, kesehatan reproduksi, hingga peningkatan kualitas kehidupan keluarga.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat. Karena itu, lembaga sosial desa menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujar Eka Nandang.
Ia menjelaskan, DPPKB Kabupaten Sukabumi selama ini terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari pembinaan keluarga, penguatan ketahanan keluarga, hingga optimalisasi Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di sejumlah desa.
Selain menjadi sarana edukasi, keberadaan lembaga sosial desa juga dinilai mampu meningkatkan keterlibatan warga dalam menyukseskan program pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga.
DPPKB berharap peringatan Hari Lembaga Sosial Desa tahun ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat dalam membangun lingkungan sosial yang lebih harmonis dan berkualitas.
Melalui sinergi tersebut, DPPKB Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus menghadirkan program yang mendorong terciptanya keluarga berdaya sebagai pondasi utama pembangunan desa di Kabupaten Sukabumi.(adv).






