Detik-detik Laka Maut di Jalan Sukabumi-Cianjur

LINGKARPENA.ID | Langit mulai meredup di ruas Jalan Raya Sukabumi–Cianjur, Minggu (3/5) petang. Arus kendaraan masih ramai, seperti biasa, di jalur yang kerap menjadi penghubung aktivitas warga. Namun di depan Toko Cahaya Ibu, Kampung Margawangi, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, sebuah peristiwa tragis memutus perjalanan seorang pengendara muda.

 

ZN, pengendara sepeda motor, tak pernah menyangka upayanya menyalip kendaraan di depannya akan menjadi detik-detik terakhir dalam hidupnya.

 

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.55 WIB. ZN melaju dari arah Sukalarang menuju Sukaraja dengan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 3043 OD. Di hadapannya, sebuah truk tronton Isuzu Giga bernomor polisi T 9817 AB melaju perlahan.

Baca juga:  Masjid Ambruk di Sukabumi Timpa Jemaah

 

Dalam kondisi jalan yang padat dan waktu yang mulai gelap, ZN mencoba mengambil celah untuk mendahului. Namun nahas, ruang yang sempit dan perhitungan yang meleset justru membawa petaka.

 

“Diduga korban kurang berhati-hati saat mendahului. Stang motor menyentuh bagian samping truk hingga akhirnya kehilangan kendali,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, IPDA Andhika Pratistha.

Baca juga:  Dua Remaja Tertemper Kereta Api di Gandasoli, KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Disiplin Berlalulintas di Perlintasan Sebidang

 

Benturan kecil itu berujung fatal. ZN terjatuh ke sisi kiri jalan, tepat di jalur roda kendaraan besar tersebut. Dalam hitungan detik, tubuhnya terlindas ban tengah truk. Nyawanya tak tertolong.

 

Suasana di lokasi mendadak berubah. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa terdiam, sebagian lainnya bergegas memberikan pertolongan. Namun takdir berkata lain—ZN dinyatakan meninggal dunia di tempat.

 

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan berat.

Baca juga:  Kepala BNPB Letjen Suharyanto Minta Pemda Sukabumi Segera Relokasi Ratusan Warga Terdampak Bencana Pergerakan Tanah

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras tentang risiko di jalan raya, terutama saat berhadapan dengan kendaraan berdimensi besar.

 

“Kami mengingatkan para pengguna jalan agar lebih waspada, khususnya saat hendak mendahului kendaraan besar. Pastikan kondisi benar-benar aman,” tegas IPDA Andhika.

 

Di balik deru kendaraan yang tak pernah berhenti, Jalan Raya Sukabumi–Cianjur kembali menyisakan cerita duka—tentang satu nyawa yang hilang, dan pelajaran yang semestinya tak terulang.

Pos terkait