LINGKARPENA.ID | Jalan Perintis Kemerdekaan di Kampung Bantarmuncang Wetan, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, yang biasanya lengang saat dini hari, mendadak pecah oleh suara benturan keras, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Di tengah suasana yang tenang, sebuah Toyota Avanza melaju dari arah Cibadak menuju Cikembang. Jalan beton yang kering, marka yang jelas, serta arus lalu lintas yang sepi seharusnya menjadi kondisi ideal bagi pengendara. Namun, justru di situlah kecelakaan terjadi.
Memasuki tikungan ke kiri, kendaraan yang dikemudikan FD (19) diduga kehilangan kendali. Mobil sempat oleng ke kiri hingga menghantam tembok rumah warga. Belum sempat berhenti, laju kendaraan kembali tak terkendali, berbelok ke kanan dan menghantam tiang listrik di pinggir jalan.
Di saat bersamaan, sebuah ambulans Suzuki APV yang tengah melintas ikut terdampak. Kendaraan yang dikemudikan KN (60), warga Bogor, tersebut tersenggol saat membawa seorang penumpang, AM (43).
Benturan beruntun itu meninggalkan jejak kerusakan pada kendaraan dan fasilitas di sekitar lokasi. Meski demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu oleh pengemudi yang tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya saat melintas di tikungan.
“Diduga pengemudi kurang bisa menguasai kendaraan, sehingga terjadi rangkaian benturan, mulai dari tembok hingga tiang listrik, lalu mengenai kendaraan lain yang melintas,” ujarnya.
Ia memastikan, seluruh pihak yang terlibat dalam kondisi selamat. Namun, kerugian materi akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi jalan yang baik dan sepi bukan jaminan keselamatan. Justru pada waktu-waktu lengang seperti dini hari, kewaspadaan pengemudi sangat dibutuhkan agar tidak lengah di balik kemudahan berkendara.






