Hujan Angin: Gudang Mebel dan Rumah Warga Cisaat Sukabumi Ambruk

LINGKARPENA.ID | Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (27/4/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.08 WIB itu menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga serta satu unit gudang mebel di Kampung Babakan, RT 023 RW 009, Desa Babakan.

 

Berdasarkan laporan Pusdalops PB Pemdes Desa Babakan, intensitas hujan yang tinggi dalam durasi cukup lama menjadi pemicu utama kejadian. Angin kencang yang menyertai hujan mengakibatkan atap genteng rumah warga rusak, sementara bangunan los mebel milik Zaenal Mutaqqin mengalami kerusakan berat.

Baca juga:  Pria Nahas Tertabrak Kereta Pangrango Sukabumi-Bogor

 

Meski menimbulkan kerusakan material, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut. Hingga saat ini, jumlah kerugian masih dalam tahap pendataan dan kajian lebih lanjut oleh petugas terkait.

 

Tim Pusdalops bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Koordinasi dilakukan dengan perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta unsur kecamatan dan warga setempat untuk melakukan asesmen sekaligus pembersihan material yang terdampak.

Baca juga:  Mesin ATM di Sukabumi Diduga Dibobol Maling

 

Koordinator Lapangan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutigna, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah cepat di lapangan. “Tim langsung turun melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan semua unsur untuk memastikan kondisi aman serta percepatan penanganan,” ujarnya singkat.

 

Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak meliputi genteng, kayu, serta bahan material bangunan untuk perbaikan rumah dan gudang yang rusak. Warga bersama aparat setempat masih melakukan kerja bakti membersihkan sisa-sisa kerusakan akibat kejadian tersebut.

Baca juga:  Disapu Angin Kencang, Rumah Warga Tegalbuleud Sukabumi Ambruk

 

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama pada masa peralihan musim yang rawan hujan disertai angin kencang.

Pos terkait