<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Emak-emak &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/emak-emak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Feb 2025 14:32:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Emak-emak &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral.. Video Emak-emak Sukabumi Deklarasi Tolak Rentenir dan Bank Emok</title>
		<link>https://lingkarpena.id/viral-video-emak-emak-sukabumi-deklarasi-tolak-rentenir-dan-bank-emok/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/viral-video-emak-emak-sukabumi-deklarasi-tolak-rentenir-dan-bank-emok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 14:11:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bencoy]]></category>
		<category><![CDATA[Emak-emak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cireunghas]]></category>
		<category><![CDATA[Pernyataan Sikap]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak Bang Emok]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak Rentenir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=48892</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/viral-video-emak-emak-sukabumi-deklarasi-tolak-rentenir-dan-bank-emok/" title="Viral.. Video Emak-emak Sukabumi Deklarasi Tolak Rentenir dan Bank Emok" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Warga Kampung Cilubang RT 02 dan 04/09, Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi secara tegas melakukan penolakan terhadap Rentenir dan Bank Emok untuk masuk kewilayahnya. Penolakan tersebut dinilai merusak ketahanan ekonomi warga.</p>
<p>Penolakan tersebut disampaiakannya melalui deklarasi pernyataan sikap dan videonya diunggah di media sosial. Dalam video tersebut sekelompok ibu ibu secara tegas Menolak keberadaan Bank keliling, Rentenir, Bank Emok, Kredit Berkedok Syar’iah dan lintah darat, hadir di wilayahnya.</p>
<p>Kepala Desa Bencoy, Hasanudin, saat dihubungi lingkar pena id melalui saluran telepon mengatakan, terkait adanya penolakan warga ia mengaku belum mendalaminya. Ditegaskannya, fenomena rentenir dan bank emok sering dibahas diberbagai pertemuan baik oleh Pemcam maupun pemdes Bencoy.</p>
<p>&#8220;Fenomena bank emok dan rentenir kita sudah pada hapal. Kami juga dari Pemdes dan Pemcam sering melakukan sosialisasi kepada warga terkait dampaknya. Ini akan berpengaruh kepada mental, juga pada perekonomian warga,&#8221; ujar Hasanudin.</p>
<p>Dijelaskan lebih lanjut, Hasanudin berharap semua pihak yang berkepentingan segera mengambil sikap terkait fenomena tersebut. &#8220;Mudah mudahan kita semua terutama para pemangku kebijakan cepat mengambil sikap secara bijak,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Terkait dengan beredarnya video penolakan warga ia mengaku belum mendalami sepenuhnya dan baru tahu ada video tersebut setelah dikirim wartawan.</p>
<p>&#8220;Nanti saya akan cari tahu dulu soalnya di Desa Bencoy kampung Cilubang itu ada dua,&#8221; tegas Hasanudin.</p>
<p>Diungkapkan Hasanudin, adanya video penolakan itu sangat positif dan secara tidak langsung bisa menggugah warga. Kata dia lagi, secara kebetulan di Kampung Cilubang ada pengurus Ormas Gempa Kecamatan.</p>
<p>&#8220;Ini sangat menggugah. Alhamdulilah di Kampung Cilubang ada pengurus Ormas Gempa, jadi kami Pemcam merasa terbantu memberikan pencerahan kepada warga,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/viral-video-emak-emak-sukabumi-deklarasi-tolak-rentenir-dan-bank-emok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TMMD Kodim 0622 Sukabumi, Haru dan Tangis Kebahagiaan Emak-emak Pecah</title>
		<link>https://lingkarpena.id/tmmd-kodim-0622-sukabumi-haru-dan-tangis-kebahagiaan-emak-emak-pecah/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/tmmd-kodim-0622-sukabumi-haru-dan-tangis-kebahagiaan-emak-emak-pecah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jul 2023 15:09:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mekarjaya]]></category>
		<category><![CDATA[Emak-emak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jam[angkulon]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[TMMD Ke 117]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Manunggal Membangun Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=33168</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/tmmd-kodim-0622-sukabumi-haru-dan-tangis-kebahagiaan-emak-emak-pecah/" title="TMMD Kodim 0622 Sukabumi, Haru dan Tangis Kebahagiaan Emak-emak Pecah" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Tangis dan haru puluhan Emak-emak, warga Kampung Bojongjengkol, Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampangkulon, pesah saat program TNI Manunggal Membangun Desa terealisai di lokasi.</p>
<p>Terlihat puluhan emak-emak bersemangat membantu kegiatan TMMD di lokasi pembangunan jalan yang berlokasi di Kampung Bojongjengkol, Desa Mekarjaya Jampangkulon tersebut.</p>
<p>Diketahui belasan Tahun jalan tersebut didambakan oleh warga masyarakt Bojongjengkol. Kini melalui program TMMD ke 117 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, impian warga masyarakat terwujud.</p>
<p>Salah seorang warga, Yeni (45) sampai meneteskan air mata saat mengikuti kerja bakti pengaspalan jalan di kampungnya bersama TNI AD dari Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Emak mendambakan jalan ini bagus, hampir 15 tahun. Alhamdulillah kini jalan yang kami idam-idamkan bisa terwujud. Terima kasih ya untuk Bapak-bapak TNI,&#8221; ungkap Mak Yeni, sembari meneteskan air mata kebahagiaannya.</p>
<p>Di juga menjelaskan, semangat emak-emak dalam mengikut kerja bakti karena bahagia penantian jalan selama 15 tahun untuk menikmati jalan mulus kini dapat terwujud.</p>
<p>&#8220;Kami sangat bahagia. Semangat kami mulai dari babat rumput semua ibu-ibu ikut gotong royong. Itulah semangat kami para emak-emak,&#8221; tandasnya.</p>
<figure id="attachment_33170" aria-describedby="caption-attachment-33170" style="width: 1046px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-33170" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/07/WhatsApp-Image-2023-07-28-at-19.07.55-e1690556871179-200x112.jpeg" alt="" width="1046" height="586" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/07/WhatsApp-Image-2023-07-28-at-19.07.55-e1690556871179-200x112.jpeg?v=1690556806 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/07/WhatsApp-Image-2023-07-28-at-19.07.55-e1690556871179-640x358.jpeg?v=1690556806 640w" sizes="(max-width: 1046px) 100vw, 1046px" /><figcaption id="caption-attachment-33170" class="wp-caption-text">Proses pembangunan fisik TMMD ke 117 di Desa Mekarjaya Jampangkulon.| ist</figcaption></figure>
<p>Sementara itu Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Anjar Ari Wibowo, mengatakan, pengaspalan jalan itu merupakan rangkaian kegiatan fisik yang dilaksanakan oleh TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 117 tahun anggaran 2023.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini kami sudah menyeseaikan pengaspalan kurang lebih 300 meter. Tentunya dengan harapan semuanya bisa sampai 500 meter dari total 2,5 kilo yang ditargetkan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dijelaskan oleh Dandim, memang terlihat dari semangat emak-emak dalam mengikuti gotong-royong sudah berlangsung sejak 10 hari pra TMMD dimulai.</p>
<p>&#8220;Ya dari awal pengerjaan TMMD memang jalan di Kampung Bojongjengkol ini cukup dibilang parah. Untuk menaiki motor saja kesulitan, apalagi roda empat. Sehingga perlu pengerasan dari awal. Sementara memasukan material cukup kesulitan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Anjar menjelaskan, pihaknya sangat mengapresiasi semangat emak-emak tersebut. Bahkan hingga para pemuda pun turut gotong royong dalam pengaspalan jalan rusak itu.</p>
<p>&#8220;Saya sangat apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut berperan aktif pada pelaksanaan TMMD ini.Ya kita lihat mulai dari pagi ibu-ibu, bapak-bapak dan para pemuda-pemuda ikut guyub mensukseskan TMMD ini,&#8221; pungkasnya.**</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/tmmd-kodim-0622-sukabumi-haru-dan-tangis-kebahagiaan-emak-emak-pecah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Emak-emak Gelar Aksi Protes Jalan Rusak Milik Provinsi Jabar, Syarat Rawan Kecelakaan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/puluhan-emak-emak-gelar-aksi-protes-jalan-rusak-milik-provinsi-jabar-syarat-rawan-kecelakaan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/puluhan-emak-emak-gelar-aksi-protes-jalan-rusak-milik-provinsi-jabar-syarat-rawan-kecelakaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2022 11:36:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Unjuk Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[Berlubang dan Berdebu]]></category>
		<category><![CDATA[Emak-emak]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Protes Jalan Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Warha Cikembar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=26652</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/puluhan-emak-emak-gelar-aksi-protes-jalan-rusak-milik-provinsi-jabar-syarat-rawan-kecelakaan/" title="Puluhan Emak-emak Gelar Aksi Protes Jalan Rusak Milik Provinsi Jabar, Syarat Rawan Kecelakaan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Puluhan Emak-emak warga Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, melakukan aksi unjuk rasa terkait kondisi Jalan raya Pelabuhan II, Kilometer 19. Aksi protes digelar tepatnya di Kampung Cilangkap, RT 03/06, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar Senin (26/12/2022) soal jalan rusak dan rawan kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun Lingkarpena.id, aksi unjuk rasa yang didominasi kaum Ema-ema. Aksi spontanitas warga Ttersebut terkait kondisi jalan milik pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang dibiarkan rusak hingga mengancam keselamatan pengguna lalu lintas.</p>
<p>Salah seorang warga Kampung Cilangkap, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Yuyun S mengatakan, ia bersama puluhan warga yang didominasi para ibu-ibu itu, sengaja turun ke jalan sambil membawa spanduk yang berisikan kecaman soal kerusakan badan jalan. Sebab kondisi jalan kian parah dan membahayakan sekaligus mengancam keselamatan dan kesehatan warga.</p>
<p>&#8220;Iya, jalan ini semakin hari semakin parah. Bahkan, sering sekali terjadi kecelakanaan lalu lintas akibat banyaknya kubangan jalan,&#8221; kata Yuyun S kepada <strong>LINGKARPENA.ID</strong> Senin (26/12/2022).</p>
<p>Selain itu sambung dia, para ibu-ibu dalam menyampaikan aspirasinya pada aksi menyoal akibat jalan rusak. Akibat yang ditimbulkan debu tidak sedikit warga yang rumahnya berdekatan dengan sekitaran pinggiran jalan raya mengalami sakit sesak nafas.</p>
<p>&#8220;Iya, ini akibat debu kotoran dari jalan yang kondisinya sudah parah masuk ke rumah-rumah warga. Kalau musim hujan, badan jalan dipenuhi kubangan air dan lumpur. Iya, seperti sawah yang siap ditanami padi saja,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Cikembar, Polres Sukabumi, IPTU R. Panji Setiaji menambahkan, setelah mendapatkan laporan, ia bersama sejumlah anggota langsung terjun ke lapangan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa agar tidak menghambat arus lalu lintas.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi sekira pukul 08.00 WIB, warga membuat spanduk. Lalu pada pukul 09.00 WIB mereka membuat narasi tuntutan. Kemudian pukul 10.00 WIB, warga turun ke jalan sambil berorasi dengan jumlah peserta aksi ada sekitar 80 orang dan kemudian membacakan pernyataan sikap sambil membawa spanduk,&#8221; cetus R. Panji.</p>
<p>Pernyataan sikap yang disampaikan para peserta aksi, mereka meminta kepada Bupati Sukabumi agar mendengar dan memperhatikan aspirasi warga terkait dengan kondisi jalan yang semakin parah. Kerusakan jalan di Kampung Cilangkap meminta segera diperbaiki dan bukan diperbaiki asal-asalan.</p>
<p>Hal itu sangat penting dan harus segera dilakukan agar tidak menelan banyak korban kecelakan lalu lintas akibat jalan berlobang. Juga kesehatan warga masyarakat akibat debu tebal yang masuk ke rumah-rumah warga menjadi penyebab terhadap kondisi kesehatan.</p>
<p>&#8220;Warga mengklaim, jalan rusak dan penuh lobang itu, merupakan akses vital warga menuju tempat publik dan kerap dilintasi Aparat Sipil Negara (ASN) yang berkantor di Pelabuhanratu. Warga yang didominasi oleh kalangan ibu-ibu. Mereka juga menyampaikan, kami sudah cukup sabar menunggu lebih dari dua tahun atas kerusakan jalan dengan segala efek buruknya,&#8221; tirunya.</p>
<p>Bahkan, sebagian warga banyak yang menilai warga warga Kampung Cilangkap ini, terkesan seperti diskriminasi atau terjadi penganaktirian. Karena setiap ada perbaikan jalan di wilayah lain selalu di cor. Sementara, jalan di wilayah Kampung Cilangkap hanya ditambal sulam saja dan kondisinya cepat rusak.</p>
<p>&#8220;Ya, warga Kampung Cilangkap ini katanya berhak untuk bisa menikmati jalan yang bagus. Alhamdulillah, aksi demo berjalan dengan lancar dan selesai sampai sekitar pukul 11.20 WIB serta tidak terjadi aksi anarkis,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Hingga berita ini ditayangkan, pemangku kebijakan di Kabupaten Sukabumi melalui Balai Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi belum bisa memberikan jawaban. Saat ditemui awak media ke Kantornya, Kelapa Balai Bina Marga Provinsi Jawa Barat tidak sedang berada di Kantornya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/puluhan-emak-emak-gelar-aksi-protes-jalan-rusak-milik-provinsi-jabar-syarat-rawan-kecelakaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
