<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebakaran Lahan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/kebakaran-lahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 15:18:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Kebakaran Lahan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diduga Dibakar OTK, Lahan Alang-alang di Bantargadung Kebakaran</title>
		<link>https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-lahan-alang-alang-di-bantargadung-kebakaran/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-lahan-alang-alang-di-bantargadung-kebakaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:18:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Dibakar OTK]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bantargadung]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Alang-alang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=68304</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-lahan-alang-alang-di-bantargadung-kebakaran/" title="Diduga Dibakar OTK, Lahan Alang-alang di Bantargadung Kebakaran" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Lahan alang-alang di Kampung Cumanggala, RT 01/02, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Kamis (23/7/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi menerima laporan kejadian pada pukul 19.24 WIB. Tim gabungan dari Pos Damkar Palabuhanratu dan Pos Damkar Cikembar kemudian diterjunkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 20.07 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas bergerak cepat mengisolasi titik api agar tidak menjalar ke area yang lebih luas. Setelah beberapa waktu melakukan pemadaman, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga situasi dinyatakan aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danpos Damkar Palabuhanratu, Aceng Ismail, mengungkapkan hasil penelusuran sementara mengarah pada dugaan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi dan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh pembakaran yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel bersama Pos Damkar Cikembar agar api segera dapat dipadamkan dan tidak meluas,&#8221; kata Aceng kepada lingkarpena. id, Kamis ( 23/7 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun, karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, terlebih pada musim kemarau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Hindari membakar lahan maupun membuang sumber api sembarangan, karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang membahayakan keselamatan warga dan merusak lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-lahan-alang-alang-di-bantargadung-kebakaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarau di Sukabumi, Tiga Kebakaran Lahan Terjadi dalam Sehari</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kemarau-di-sukabumi-tiga-kebakaran-lahan-terjadi-dalam-sehari/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kemarau-di-sukabumi-tiga-kebakaran-lahan-terjadi-dalam-sehari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=68216</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kemarau-di-sukabumi-tiga-kebakaran-lahan-terjadi-dalam-sehari/" title="Kemarau di Sukabumi, Tiga Kebakaran Lahan Terjadi dalam Sehari" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Musim kemarau mulai menunjukkan dampaknya di Kabupaten Sukabumi. Dalam satu hari, Senin (20/7/2026), sedikitnya tiga kebakaran lahan dan alang-alang terjadi di lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Palabuhanratu, Surade, dan Ciambar. Seluruh kejadian berhasil ditangani oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi sebelum api menjalar lebih luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rangkaian peristiwa tersebut menjadi sinyal meningkatnya potensi kebakaran lahan di tengah kondisi vegetasi yang mulai mengering. Dari tiga kejadian, dua di antaranya dipicu pembakaran sampah yang tidak terkendali, sementara satu kejadian diduga akibat ulah orang yang sengaja membakar lahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebakaran pertama terjadi di Kampung Cikeong, Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu. Laporan diterima petugas pada pukul 11.15 WIB, dan tim Posko Palabuhanratu langsung bergerak hingga tiba di lokasi sembilan menit kemudian. Api diketahui berasal dari pembakaran sampah yang merembet ke alang-alang kering.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa jam berselang, kebakaran kembali terjadi di Kampung Cibarehong, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade. Berkat respons cepat Posko Surade, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area sekitar. Penyebabnya kembali diduga berasal dari pembakaran sampah yang merembet ke hamparan alang-alang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menjelang malam, kebakaran kembali dilaporkan di Kampung Babakan, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar. Dalam peristiwa ini, sekitar satu hektare lahan alang-alang terbakar dari total kawasan sekitar 600 hektare. Dugaan sementara, api sengaja dinyalakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Drs. H. Budianto, M. Si., mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama musim kemarau, terutama yang berkaitan dengan penggunaan api di area terbuka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kondisi alang-alang yang kering membuat api sangat mudah menyebar dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar. Pencegahan adalah langkah terbaik agar kejadian serupa tidak terus berulang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Damkar juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api sekecil apa pun. Penanganan sejak dini dinilai menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tiga kejadian dalam satu hari ini menjadi pengingat bahwa memasuki musim kemarau, kewaspadaan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara warga dan petugas diharapkan mampu menekan angka kebakaran lahan di Kabupaten Sukabumi sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kemarau-di-sukabumi-tiga-kebakaran-lahan-terjadi-dalam-sehari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Dibakar OTK, Satu Hektare Lahan Alang-alang di Ciambar Hangus Terbakar</title>
		<link>https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-satu-hektare-lahan-alang-alang-di-ciambar-hangus-terbakar/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-satu-hektare-lahan-alang-alang-di-ciambar-hangus-terbakar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:28:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Ciambar Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dibakar OTK]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Alang-alang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=68186</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-satu-hektare-lahan-alang-alang-di-ciambar-hangus-terbakar/" title="Diduga Dibakar OTK, Satu Hektare Lahan Alang-alang di Ciambar Hangus Terbakar" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kebakaran lahan alang-alang terjadi di Kampung Babakan, RT 03/01, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Peristiwa yang diduga dipicu oleh ulah orang tidak bertanggung jawab itu menghanguskan sekitar satu hektare lahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 17.58 WIB. Mendapat informasi tersebut, personel Pos Damkar Cibadak langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 18.19 WIB untuk melakukan pemadaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danpos Damkar Cibadak, Iyep Yosefa, mengatakan petugas bergerak cepat agar api tidak menjalar ke area lain. Pasalnya, lahan yang terbakar merupakan bagian dari kawasan yang memiliki luas sekitar 600 hektare.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami langsung mengerahkan personel ke lokasi begitu menerima laporan. Prioritas kami adalah melokalisir api agar tidak merambat ke lahan yang lebih luas, mengingat kondisi alang-alang yang kering sangat mudah terbakar,&#8221; ujar Iyep Kepada lingkarpena. id, Senin ( 20/7 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api berhasil dikendalikan sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam kejadian tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Iyep menambahkan, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh pembakaran yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih saat musim kemarau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan. Sedikit percikan api saja bisa memicu kebakaran yang lebih besar karena kondisi cuaca saat ini cukup kering,&#8221; tegasnya. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/diduga-dibakar-otk-satu-hektare-lahan-alang-alang-di-ciambar-hangus-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerak Cepat Damkar Palabuhanratu Padamkan Kebakaran Lahan di Belakang Kantor PU, Api Berasal dari Pembakaran Sampah</title>
		<link>https://lingkarpena.id/gerak-cepat-damkar-palabuhanratu-padamkan-kebakaran-lahan-di-belakang-kantor-pu-api-berasal-dari-pembakaran-sampah/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/gerak-cepat-damkar-palabuhanratu-padamkan-kebakaran-lahan-di-belakang-kantor-pu-api-berasal-dari-pembakaran-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 07:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Palabuhanratu]]></category>
		<category><![CDATA[Gerak Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembakaran Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Tangani Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=68155</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/gerak-cepat-damkar-palabuhanratu-padamkan-kebakaran-lahan-di-belakang-kantor-pu-api-berasal-dari-pembakaran-sampah/" title="Gerak Cepat Damkar Palabuhanratu Padamkan Kebakaran Lahan di Belakang Kantor PU, Api Berasal dari Pembakaran Sampah" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kepulan asap yang membumbung dari kawasan Kampung Cikeong, Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Senin (20/7/2026), sempat mengundang perhatian warga. Kobaran api yang membakar hamparan alang-alang itu diduga berasal dari pembakaran sampah yang merembet hingga memicu kebakaran lahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Begitu menerima laporan pada pukul 11.15 WIB, personel Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Palabuhanratu langsung bergerak menuju lokasi. Hanya berselang sembilan menit, tepat pukul 11.24 WIB, tim sudah tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke area sekitar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam, satu unit mobil rescue, serta 10 personel, petugas berjibaku memadamkan kobaran api di tengah terik siang. Gerak cepat tersebut berhasil mencegah api merambat ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danpos Damkar Palabuhanratu, Aceng Ismail, mengatakan kebakaran dipicu oleh api dari pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga menjalar ke alang-alang kering.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami menerima laporan pada pukul 11.15 WIB dan langsung bergerak ke lokasi. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas karena sangat berisiko memicu kebakaran lahan,&#8221; ujar Aceng Ismail kepada lingkarpena. id, Senin ( 20/7 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebiasaan membakar sampah di lahan terbuka masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran, terutama saat vegetasi mengering. Sedikit kelalaian dapat memicu kobaran api yang sulit dikendalikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Damkar Palabuhanratu kembali mengingatkan masyarakat untuk mengelola sampah dengan cara yang lebih aman dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Gerak cepat petugas menjadi kunci dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/gerak-cepat-damkar-palabuhanratu-padamkan-kebakaran-lahan-di-belakang-kantor-pu-api-berasal-dari-pembakaran-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Alang-alang Seluas 1 Hektare di Gunungguruh Dipicu Pembakaran Sampah, Api Berhasil Dipadamkan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kebakaran-alang-alang-seluas-1-hektare-di-gunungguruh-dipicu-pembakaran-sampah-api-berhasil-dipadamkan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kebakaran-alang-alang-seluas-1-hektare-di-gunungguruh-dipicu-pembakaran-sampah-api-berhasil-dipadamkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:44:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungguruh Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Alang-alang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembakaran Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Damkar Cisaat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=68118</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kebakaran-alang-alang-seluas-1-hektare-di-gunungguruh-dipicu-pembakaran-sampah-api-berhasil-dipadamkan/" title="Kebakaran Alang-alang Seluas 1 Hektare di Gunungguruh Dipicu Pembakaran Sampah, Api Berhasil Dipadamkan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kebakaran lahan berupa rumput alang-alang seluas sekitar satu hektare terjadi di Kampung Legok Nyenang, RT 44/RW 22, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga. Api kemudian merembet dengan cepat ke area alang-alang kering hingga membakar lahan di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas Pemadam Kebakaran dari Pos Damkar Cisaat langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan. Proses pemadaman dilakukan bersama aparat setempat, relawan, serta warga hingga kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gunungguruh, Syahrul, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, lahan alang-alang yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kebakaran diduga berawal dari pembakaran sampah yang kemudian merembet ke rumput alang-alang kering. Luas lahan yang terbakar sekitar satu hektare. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan oleh satu unit Damkar Cisaat bersama aparat dan warga, serta tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,&#8221; ujar Syahrul.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah kejadian, Tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi bersama perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, petugas Damkar, relawan, dan masyarakat melakukan asesmen di lokasi untuk memastikan kondisi telah aman serta mengantisipasi potensi kebakaran susulan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini kondisi di lokasi dilaporkan telah kondusif dengan cuaca cerah. Api telah padam sepenuhnya, sementara nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Syahrul mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama saat cuaca panas dan kondisi vegetasi mengering. Menurutnya, tindakan tersebut berisiko memicu kebakaran lahan yang dapat meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah di lahan terbuka, terlebih saat musim kemarau. Api sangat mudah merambat ke rumput kering dan dapat menimbulkan kebakaran yang lebih besar,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kebakaran-alang-alang-seluas-1-hektare-di-gunungguruh-dipicu-pembakaran-sampah-api-berhasil-dipadamkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Respons Cepat Damkar Kalapanunggal Padamkan Kebakaran Lahan Kosong</title>
		<link>https://lingkarpena.id/respons-cepat-damkar-kalapanunggal-padamkan-kebakaran-lahan-kosong/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/respons-cepat-damkar-kalapanunggal-padamkan-kebakaran-lahan-kosong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 14:29:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Kalapanunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebon Lahan Kosong]]></category>
		<category><![CDATA[Padamkan Api]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67889</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/respons-cepat-damkar-kalapanunggal-padamkan-kebakaran-lahan-kosong/" title="Respons Cepat Damkar Kalapanunggal Padamkan Kebakaran Lahan Kosong" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kesigapan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Kalapanunggal berhasil mencegah meluasnya kebakaran lahan kebun yang terjadi di Kampung Kalapanunggal RT 21 RW 03, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/7/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.56 WIB. Informasi awal diterima dari seorang warga yang melintas di sekitar lokasi dan melihat kobaran api membakar lahan kebun kosong. Dalam waktu singkat, api merambat ke sejumlah titik sehingga memerlukan penanganan segera.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, Unit Damkar Pos Kalapanunggal langsung bergerak menuju lokasi bersama anggota Satpol PP. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman dengan dibantu warga sekitar hingga kobaran api berhasil dikendalikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wadanton Damkar Pos Kalapanunggal, Wawan, mengatakan kecepatan respons menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas ke lahan maupun permukiman di sekitar lokasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Sesaat setelah menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah api dapat segera dikendalikan dan dipastikan padam sehingga tidak menjalar ke area yang lebih luas. Kami mengapresiasi bantuan warga yang ikut membantu proses penanganan di lapangan,&#8221; kata Wawan kepada lingkarpena. id, Senin ( 13/7/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik Pipit/Euis dan Ibu Ayi, warga Desa Kadununggal. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan pada bangunan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wawan juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perkebunan maupun lahan terbuka, terutama pada musim kemarau ketika vegetasi kering sangat mudah terbakar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau semak sembarangan. Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sejak dini dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses penanganan berlangsung aman dan lancar. Setelah memastikan seluruh titik api padam, petugas kemudian melakukan pemeriksaan akhir sebelum meninggalkan lokasi. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/respons-cepat-damkar-kalapanunggal-padamkan-kebakaran-lahan-kosong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Lahan di Ciemas, Diduga Akibat Membuka Lahan Pertanian?</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kebakaran-lahan-di-ciemas-diduga-akibat-membuka-lahan-pertanian/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kebakaran-lahan-di-ciemas-diduga-akibat-membuka-lahan-pertanian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Sep 2024 16:43:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Girimukti]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ciemas]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=44039</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kebakaran-lahan-di-ciemas-diduga-akibat-membuka-lahan-pertanian/" title="Kebakaran Lahan di Ciemas, Diduga Akibat Membuka Lahan Pertanian?" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Terjadi kebakaran lahan di Kampung Belewer Cibatu, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu malam, 14 September 2024.</p>
<p>Menurut Piat Supriatna, Korwil Selatan Satgas life guard balawista, lahan yang terbakar itu diduga kuat upaya membuka lahan dan sengaja dibakar oleh pemiliknya.</p>
<p>&#8220;Kata warga kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh pemilik lahan sebagian upaya membuka lahan garapan,&#8221; jelas Piat kepada lingkar pena.id, Sabtu (14/9/24 ) malam.</p>
<p>Sambung dia, kejadian diketahui sekira pukul 19.30 WIB, saat ia dalam perjalan dan melintas lokasi tersebut. &#8220;Kurang lebih 1 hektar yang terbakar, kemungkinan kebarakan masih meluas,&#8221; imbuhnya..</p>
<p>Video kebakaran tersebut beredar setelah Piat mengunggahnya di grup Whatshapp di Pajampangan. Sontak mendapat respon anggota grup WA tersebut.</p>
<p>Belum lami ini Polres Sukabumi telah mengeluarkan maklumat yang isinya menghimbau, dimana memasuki musim kemarau, apalagi dibarengi tiupan angin kencang, kondisi seperti itu rentan terjadinya musibah kebakaran, intinya menghimbau masyarakat, khususnya masyarakat petani yang akan membuka lahan.</p>
<p>Dalam maklumat itu disebutkan agar masyarakat jangan membakar hutan dan lahan, tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat, tidak meninggalkan apo di hutan atau lahan, dan hindari praktek membuka hutan dan lahan dengan cara di bakar.</p>
<p>Pelaku pembakaran hutan dan lahan dikenai pidana dengan melanggar UU Nomor 41/199 tentang kehutanan. Pasal 78 Ayat 3 UU RI tahun 1999. Bunyi pasal itu, Barang siapa Dengan Sengaja Membakar Hutan, Diancam dengan Pidana Penjara Paling Lama 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 milyar.</p>
<p>Ahir dari maklumat itu , apabila melihat kebakaran hutan segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat, atau bisa menghubungi Hot Line Polres Sukabumi 08-111-699110.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kebakaran-lahan-di-ciemas-diduga-akibat-membuka-lahan-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lahan PTPN VIII Pasir Badak Cikakak Kebakaran, Damkar Gercep</title>
		<link>https://lingkarpena.id/lahan-ptpn-viii-pasir-badak-cikakak-kebakaran-damkar-gercep/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/lahan-ptpn-viii-pasir-badak-cikakak-kebakaran-damkar-gercep/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 12:18:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Palabuhanratu]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Alang-alang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadam kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[PTPN VIII Pasir Badak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=42452</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/lahan-ptpn-viii-pasir-badak-cikakak-kebakaran-damkar-gercep/" title="Lahan PTPN VIII Pasir Badak Cikakak Kebakaran, Damkar Gercep" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sekitar 100 m2 lebih lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Pasir Badak dilahap Sijago merah, Selasa (23/7/2024 ) petang. Penyebab kebakaran diduga akibat perilaku orang yang tidak bertanggungjawab membakar lahan tersebut.</p>
<p>Adanya kejadian itu dibenarkan oleh Camat Cikakak Sutopo. Menurutnya, lokasi kebakaran berada di Kampung Situ RT 01/06, Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Besarnya hembusan angin serta kemarau menyebakan lahan alang alang di areal yang kering membuat api berkobar cepat dan membesar. Kebakaran tersebut diketahui terjadi pada pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Personel Pemadam Kebakaran yang mendapatkan informasi tersebut bergegas menuju lokasi dengan satu unit mobil pemadam. Selain itu, warga sekitar ikut membantu pemadaman.</p>
<figure id="attachment_42454" aria-describedby="caption-attachment-42454" style="width: 836px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-42454" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240724-WA0269-200x112.jpg" alt="" width="836" height="468" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240724-WA0269-200x112.jpg?v=1721823436 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240724-WA0269-640x358.jpg?v=1721823436 640w" sizes="(max-width: 836px) 100vw, 836px" /><figcaption id="caption-attachment-42454" class="wp-caption-text">Tim Damkar Palabuhanratu usai pemadaman api di kawasan PTPN VIII Pasir Badak.| ist</figcaption></figure>
<p>&#8220;Pemadaman api dimulai dari pukul 16.30 sampai 18.03 WIB baru bisa dijinakkan. Sementara, untuk total kerugian, pihaknya belum bisa menerangkan seberapa besar jumlah kerugiannya,&#8221; kata Sutopo.</p>
<p>Keterangan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, lokasi Posko ke tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 18 kilo meter, dan menempuh waktu 34 menit.</p>
<p>&#8220;Lokasi kejadian jauh dari jangkauan, dari posko berjarak 18 kilo meter dengan waktu tempuh ke lokasi 34 menit,&#8221; kata Aceng Ismail petugas Damkar.</p>
<p>Forkopimcam, Satpol-PP, Babinkamtibmas, Babinsa, P2BK Cikakak, Pemdes Cileungsing, dan relawan warga terjun ke lokasi untuk melakukan asessment.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240724_191104_951.sdocx--></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/lahan-ptpn-viii-pasir-badak-cikakak-kebakaran-damkar-gercep/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cek Fakta: Viral Kebakaran di Gunungguruh Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/cek-fakta-viral-kebakaran-di-gunungguruh-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/cek-fakta-viral-kebakaran-di-gunungguruh-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 10:41:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gunungguruh]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Gunungguruh]]></category>
		<category><![CDATA[Ruput Ilalang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=42388</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/cek-fakta-viral-kebakaran-di-gunungguruh-sukabumi/" title="Cek Fakta: Viral Kebakaran di Gunungguruh Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah video kejadian kebaran viral di perpesanan Whast App. Tayangan video tersebut berdurasi 0,16 detik tersebar pada Senin 22 Juli 2024 siang.</p>
<p>Usut punya usut peristiwa kebakaran adalah kebakaran lahan kosong di wilayah Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Kebakaran terjadi tepatnya di Kampung Legok Nyenang RT 01/10, Desa Cibolang, Senin (22/7/2024 ) siang.</p>
<p>Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada kobaran jiwa. Api berhasil dipadamkan oleh warga dan muspika Gunungguruh beberapa jam setelah kejadian.</p>
<figure id="attachment_42390" aria-describedby="caption-attachment-42390" style="width: 846px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-42390" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-22-at-17.19.42-e1721644795396-200x112.jpeg" alt="" width="846" height="474" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-22-at-17.19.42-e1721644795396-200x112.jpeg?v=1721644772 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-22-at-17.19.42-e1721644795396-640x358.jpeg?v=1721644772 640w" sizes="(max-width: 846px) 100vw, 846px" /><figcaption id="caption-attachment-42390" class="wp-caption-text">FOTO: Petugas dari TNI, Polsek Gunungguruh dan P2BK di lokasi kebakaran lahan alang alang di Gunungguruh.| ist</figcaption></figure>
<p>Informasi dari Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Dalam insiden tersebut api menghanguskan lahan yang ditumbuhi alang alang seluas 5000 meter milik perum Tapos, sehingga menimbulkan kepanikan warga yang berdekatan dengan perumahan Tapos.</p>
<p>&#8220;Api dapat dipadamkan dengan diterjunkan 1 unit mobil damkar dibantu warga. Alhamdulilah tidak korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut,&#8221; ungkap Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan ( P2BK ) Gunungguruh, Ade Suparman kepada lingkarpena.</p>
<p>Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Ia mengatakan sumber api jauh dengan pemukiman warga dan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Upaya pemadaman ungkap Ade dengan melakukan koordinasi bersama perangkat desa, Kecamatan, babinsa, bhabinmas, Satpol pp, tagana, relawan lainnya. Sehingga kebakaran bisa dikendalikan dan api bisa dipadamkan.</p>
<p>Sementara, petugas dari Damkar Posko 6 Cisaat Unang Sofyan menuturkan, meskipun lokasi kebakaran jauh dari jangkauan namun api dapat dipadamkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/cek-fakta-viral-kebakaran-di-gunungguruh-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dalam Satu Malam, 3 Titik Kebakaran Terjadi di Pajampangan Sukabumi, Ini Lokasinya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dalam-satu-malam-3-titik-kebakaran-terjadi-di-pajampangan-sukabumi-ini-lokasinya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dalam-satu-malam-3-titik-kebakaran-terjadi-di-pajampangan-sukabumi-ini-lokasinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 00:46:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Surade]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Titik Lokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=35328</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dalam-satu-malam-3-titik-kebakaran-terjadi-di-pajampangan-sukabumi-ini-lokasinya/" title="Dalam Satu Malam, 3 Titik Kebakaran Terjadi di Pajampangan Sukabumi, Ini Lokasinya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Dalam kurun satu malam peristiwa kebakaran terjadi di 3 titik secara beruntun di wilayah Pajampangan Kabupaten Sukabumi, Sabtu (14/10/2023).</p>
<p dir="ltr">Dari informasi yang diperoleh peristiwa kebakaran terjadi di tiga titik diantaranya kebakaran Alang-alang di Kampung Citeureup RT 35/09 Desa/ Kecamatan Ciracap, Kedua kebakaran Alang-alang di pesisir pantai di Kampung Cipaku RT 06/02 Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap dan kebakaran Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cikupa Kecamatan Surade.</p>
<p dir="ltr">Wakil Komandan Posko X Surade, pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi Widy mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi dalam kurun satu malam secara bersamaan.</p>
<p dir="ltr"><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-35330" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_073936-200x112.jpg" alt="" width="200" height="112" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_073936-200x112.jpg?v=1697244341 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_073936-300x170.jpg?v=1697244341 300w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_073936-640x358.jpg?v=1697244341 640w" sizes="(max-width: 200px) 100vw, 200px" /></p>
<p dir="ltr">&#8220;Iya, setalah petugas Damkar menerima laporan dari masyarakat bahwa terdapat tiga titik peristiwa kebakaran di dua Kecamatan wilayah Pajampangan, petugas pun langsung berkoordinasi dengan Posko Damkar Jampangkulon dan unsur Forkopimcam,&#8221; kata Widy dalam ketrangannya kepada <a href="http://Lingkarpena.id">Lingkarpena.id</a> melalui perpesanan WhatsApp.</p>
<p dir="ltr">Dijelaskannya, Posko X Surade bersama Posko Jampangkulon terus berupaya untuk melakukan pemadaman api yang terbagi di tiga titik lokasi kejadian peristiwa kebakaran tersebut.</p>
<p dir="ltr"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-35331" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_074051-200x112.jpg" alt="" width="200" height="112" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_074051-200x112.jpg?v=1697244369 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_074051-300x170.jpg?v=1697244369 300w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231014_074051-640x358.jpg?v=1697244369 640w" sizes="auto, (max-width: 200px) 100vw, 200px" /></p>
<p dir="ltr">&#8220;Alhamdulilah, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di tiga titik itu. Namun memang ada rumah warga yang terdampak dari peristiwa kebakaran ini,&#8221; bebernya.</p>
<p dir="ltr">Widy menyampaikan, dari tiga titik peristiwa kebakaran yang terjadi penyebabnya di duga dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Petugas damkar masih terus berusaha melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian kebakaran hingga api bisa dinyatakan padam,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dalam-satu-malam-3-titik-kebakaran-terjadi-di-pajampangan-sukabumi-ini-lokasinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
