<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebakaran Rumah &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/kebakaran-rumah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 02:44:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Kebakaran Rumah &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Saat Fajar Menyingsing: Si Jago Merah Lahap Dua Rumah di Kota Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/saat-fajar-menyingsing-si-jago-merah-lahap-dua-rumah-di-kota-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/saat-fajar-menyingsing-si-jago-merah-lahap-dua-rumah-di-kota-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 02:42:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Ciaul Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Cikole Kota Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Subangjaya]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64857</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/saat-fajar-menyingsing-si-jago-merah-lahap-dua-rumah-di-kota-sukabumi/" title="Saat Fajar Menyingsing: Si Jago Merah Lahap Dua Rumah di Kota Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Suasana dini hari yang masih lengang di kawasan Ciaul Pasir, Kelurahan Subang Jaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api melahap dua unit rumah warga pada Rabu, 22 April 2026, sekira pukul 04.22 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan kejadian diterima petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sukabumi pada pukul 04.22 WIB. Hanya berselang tiga menit, dua unit kendaraan pemadam langsung meluncur menuju lokasi. Dengan jarak tempuh sekitar 4,3 kilometer, petugas tiba di lokasi pukul 04.37 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah gelapnya pagi yang belum sepenuhnya berganti terang, api terlihat cepat membesar, membakar bagian utama dua rumah milik warga. Warga sekitar yang terbangun oleh teriakan dan kepulan asap, berupaya membantu sebisanya sembari menunggu petugas tiba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danpos Damkar Kota Sukabumi, Dadi Kusmawandi, menyampaikan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting listrik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menerima laporan dari warga dan langsung bergerak cepat. Setibanya di lokasi, api sudah membesar dan menghanguskan dua rumah. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujarnya kepada lingkarpena.id Rabu (22/4).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses pemadaman berlangsung sekitar 50 menit. Berkat kerja sigap petugas dari Regu Charlie yang dibantu Regu Alpha dan Regu Bravo, serta dukungan warga sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.22 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp65 juta. Dua kepala keluarga dengan total lima jiwa terdampak akibat kejadian ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dadi menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di rumah, terutama penggunaan instalasi yang tidak sesuai standar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak menggunakan peralatan yang berpotensi menimbulkan korsleting, guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran bisa datang kapan saja, bahkan di saat sebagian orang masih terlelap. Di balik cepatnya kobaran api, ada kesigapan petugas dan solidaritas warga yang kembali membuktikan bahwa kebersamaan menjadi kunci dalam menghadapi musibah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/saat-fajar-menyingsing-si-jago-merah-lahap-dua-rumah-di-kota-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Api Luluh Lantakkan Rumah Warga Ciracap, Dua Jiwa Mengungsi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 05:04:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Ciracap Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Diungsikan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64184</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/" title="Api Luluh Lantakkan Rumah Warga Ciracap, Dua Jiwa Mengungsi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah rumah panggung berukuran 8&#215;12 meter di Kampung Cipandan RT 042/010, Desa Cicarap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 11.12 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik saat pemilik rumah tengah berada di kebun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan laporan awal dari petugas di lapangan, api muncul dari percikan akibat arus pendek listrik yang kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Ciracap, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, dua orang dari satu kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat rumahnya habis terbakar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan. Untuk sementara, korban mengungsi dan membutuhkan bantuan darurat,” ujar Hendra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, pihak Tagana bersama pemerintah desa dan unsur terkait telah melakukan asesmen ke lokasi serta berkoordinasi untuk penanganan awal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, P2BK, serta unsur Forkopimcam. Selain itu, kami juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Danpos Damkar Surade, Widi Sukardi, mengaku pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami belum menerima laporan resmi mengenai kebakaran ini. Namun demikian, kami akan melakukan pengecekan dan investigasi ke lokasi kejadian,” kata Widi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini, kebutuhan mendesak bagi korban meliputi pakaian, kasur, tenda, makanan, perlengkapan mandi, serta kebutuhan harian pascabencana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cuaca saat kejadian dilaporkan dalam kondisi cerah berawan. Hingga kini, petugas masih terus melakukan pendataan lanjutan dan memastikan kondisi di lokasi tetap aman.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Rumah Terbakar di Jampangtengah, Warga Sigap Padamkan Api dan Evakuasi Korban</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dua-rumah-terbakar-di-jampangtengah-warga-sigap-padamkan-api-dan-evakuasi-korban/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dua-rumah-terbakar-di-jampangtengah-warga-sigap-padamkan-api-dan-evakuasi-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 10:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jampangtengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64078</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dua-rumah-terbakar-di-jampangtengah-warga-sigap-padamkan-api-dan-evakuasi-korban/" title="Dua Rumah Terbakar di Jampangtengah, Warga Sigap Padamkan Api dan Evakuasi Korban" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kebakaran melanda kawasan permukiman di Kampung Bojonglopang, RT 003/001, Desa Jampangtengah, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/4/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden tersebut menghanguskan satu unit rumah milik Dedi Tarmudi (47) dan merusak sebagian rumah warga lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian atap rumah korban. Kepanikan sempat terjadi, namun keluarga penghuni rumah dengan cepat meminta bantuan warga sekitar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Api terlihat dari atas rumah, langsung kami teriak minta tolong. Warga berdatangan dan membantu memadamkan,” ujar salah seorang saksi di lokasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan peralatan seadanya, warga bahu-membahu menjinakkan api sebelum meluas ke bangunan lain. Upaya gotong royong tersebut berhasil mencegah kebakaran merembet lebih jauh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material cukup signifikan. Rumah milik Dedi Tarmudi mengalami kerusakan berat, sementara rumah milik Dedi Sopiandi (23) yang berada di sampingnya terdampak ringan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat kejadian itu, dua kepala keluarga dengan total lima jiwa terdampak. Satu keluarga beranggotakan tiga jiwa terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Jampangtengah segera turun ke lokasi guna melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat kecamatan, hingga unsur TNI dan Polri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seorang petugas di lokasi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari.</p>
<p>“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan sumber api dalam kondisi aman sebelum beristirahat,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat kejadian, kondisi cuaca gerimis turut membantu proses pemadaman sehingga api lebih cepat dikendalikan. Saat ini, situasi di lokasi sudah kondusif, sementara penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan masih terus diupayakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebutuhan mendesak bagi korban meliputi logistik dasar dan perlengkapan sehari-hari. Data sementara masih terus diperbarui seiring proses asesmen di lapangan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dua-rumah-terbakar-di-jampangtengah-warga-sigap-padamkan-api-dan-evakuasi-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Api dari Loteng, Pagi Berubah Kepanikan Warga Selaawi Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/api-dari-loteng-pagi-berubah-kepanikan-warga-selaawi-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/api-dari-loteng-pagi-berubah-kepanikan-warga-selaawi-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 10:44:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wanasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pagi Mencekam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63839</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/api-dari-loteng-pagi-berubah-kepanikan-warga-selaawi-sukabumi/" title="Api dari Loteng, Pagi Berubah Kepanikan Warga Selaawi Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Menjelang siang yang seharusnya berjalan tenang, suasana di Kampung Selaawi RT 17/04, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, mendadak berubah mencekam, Jumat (27/3/2026). Sekitar pukul 11.55 WIB, kobaran api tiba-tiba muncul dari salah satu rumah warga dan dengan cepat memicu kepanikan di lingkungan padat penduduk tersebut.</p>
<p>Sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian loteng rumah milik Nurhayati (UU). Percikan api dari lantai dua rumah itu perlahan membesar, sebelum akhirnya menjalar dan mengancam bangunan lain di sekitarnya.</p>
<p>Dalam hitungan menit, warga berhamburan keluar rumah. Sebagian berusaha menyelamatkan barang berharga seadanya, sementara yang lain berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu bantuan datang.</p>
<p>Sedikitnya empat rumah permanen terdampak dalam kejadian ini, dengan total tujuh kepala keluarga atau 18 jiwa harus merasakan dampaknya. Para pemilik rumah di antaranya Cucun/Sandria, Mimin Mintarsih, Wawan Kurniawan, Dera/Deri, UU Nurhayati, Deri Rukmini, dan Otih.</p>
<p>Tak lama berselang, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sebanyak dua unit dari Sektor VI Cisaat, satu unit dari Sektor Sukaraja, serta dua unit dari Damkar Kota Sukabumi dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.</p>
<p>Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet lebih luas ke permukiman lain yang jaraknya saling berdekatan. Asap tebal sempat membumbung tinggi, menyelimuti area sekitar dan membuat jarak pandang terbatas.</p>
<p>Dudi, petugas Damkar Sektor Cisaat, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.</p>
<p>“Kami menerima laporan dan langsung menuju lokasi dengan unit terdekat. Saat tiba, api sudah membesar di bagian atas rumah. Dugaan sementara akibat korsleting listrik di loteng,” ujar Dudi.</p>
<p>Ia menambahkan, kondisi bangunan yang berdekatan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.</p>
<p>“Kendala utama adalah jarak antar rumah yang cukup rapat, sehingga api cepat merambat. Tapi alhamdulillah bisa segera kami kendalikan agar tidak meluas,” lanjutnya.</p>
<p>Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Sementara itu, tidak ada aset yang berhasil diselamatkan dari pusat kebakaran.</p>
<p>Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di rumah, terutama pada instalasi yang sudah lama atau berada di area tersembunyi seperti loteng.</p>
<p>Kini, sisa-sisa kebakaran menyisakan puing dan bau hangus yang masih terasa. Bagi para korban, hari itu bukan sekadar peristiwa kebakaran—melainkan awal dari perjuangan untuk kembali bangkit dari kehilangan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/api-dari-loteng-pagi-berubah-kepanikan-warga-selaawi-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga Cimanggu Ludes Terbakar, Kerugian Materi Capai Puluhan Juta</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rumah-warga-cimanggu-ludes-terbakar-kerugian-materi-capai-puluhan-juta/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rumah-warga-cimanggu-ludes-terbakar-kerugian-materi-capai-puluhan-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 05:16:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cimanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Kerugian Materi]]></category>
		<category><![CDATA[Kosrleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Damkar Jampangkulon]]></category>
		<category><![CDATA[Puluhan Juta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63758</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rumah-warga-cimanggu-ludes-terbakar-kerugian-materi-capai-puluhan-juta/" title="Rumah Warga Cimanggu Ludes Terbakar, Kerugian Materi Capai Puluhan Juta" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Kampung Pasir Cangkore, RT 03/09, Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/3/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 10.35 WIB dan langsung direspons cepat oleh petugas dari Posko Damkar Jampangkulon. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.02 WIB untuk melakukan penanganan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik di dalam rumah warga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danpos Damkar Jampangkulon, Lelan, mengatakan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menerima laporan sekitar pukul 10.35 WIB dan langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan upaya pemadaman dan pengamanan agar api tidak merembet ke bangunan lain,” ujar Lelan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, respons cepat petugas menjadi kunci untuk meminimalisir dampak kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga laporan ini disampaikan, tidak ada informasi mengenai korban jiwa. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material mencapai 70 juta rupiah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rumah-warga-cimanggu-ludes-terbakar-kerugian-materi-capai-puluhan-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Rumah Terbakar di Selabintana, Warga Berlarian Selamatkan Diri</title>
		<link>https://lingkarpena.id/enam-rumah-terbakar-di-selabintana-warga-berlarian-selamatkan-diri/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/enam-rumah-terbakar-di-selabintana-warga-berlarian-selamatkan-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 09:35:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Enam Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Salabintana Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Selamatkan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Berhamburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63584</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/enam-rumah-terbakar-di-selabintana-warga-berlarian-selamatkan-diri/" title="Enam Rumah Terbakar di Selabintana, Warga Berlarian Selamatkan Diri" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Suasana hening dini hari di Kampung Selabintana Kulon, RT 03/02, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api yang muncul sekitar pukul 03.10 WIB, Kamis (19/3/2026), melalap enam rumah permanen milik warga dalam waktu singkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur rumah milik I’ah Komariah. Dalam hitungan menit, si jago merah merembet ke bangunan lain yang berada berdekatan, membuat warga terbangun dan berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah situasi gelap dan mencekam, teriakan warga memecah malam, sementara sebagian lainnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danton Posko VI Damkar Cisaat, Unang Sofyan, mengatakan pihaknya segera mengerahkan sejumlah unit pemadam begitu menerima laporan dari warga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.10 WIB. Dugaan sementara penyebabnya adalah korsleting listrik di dapur rumah milik Ibu I’ah Komariah. Api cepat membesar karena kondisi bangunan yang berdekatan,” ujar Unang kepada lingkarpena. id, Kamis ( 19/3/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebanyak delapan unit pemadam dikerahkan ke lokasi, terdiri dari dua unit Damkar Sektor VI Cisaat, dua unit dari Sektor Cibadak, satu unit Sektor Sukaraja, serta tiga unit dari Damkar Kota Sukabumi. Petugas berjibaku selama hampir dua jam untuk menjinakkan api.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB, dan situasi dinyatakan aman pukul 05.55 WIB,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat kejadian ini, enam kepala keluarga dengan total 22 jiwa terdampak. Satu orang, yakni I’ah Komariah, mengalami luka ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, mengingat seluruh rumah yang terbakar merupakan bangunan permanen. Sementara itu, tidak ada aset yang berhasil diselamatkan dari kobaran api.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejumlah unsur turut hadir di lokasi kejadian, di antaranya jajaran kepolisian dari Polsek Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota, TNI dari Koramil 0607-05 Sukabumi, serta petugas P2BK Kecamatan Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik di dalam rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Warga kami imbau agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaan peralatan elektronik sesuai standar, untuk mencegah kejadian serupa,” tutup Unang. (adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/enam-rumah-terbakar-di-selabintana-warga-berlarian-selamatkan-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah Warga Surade Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-picu-kebakaran-rumah-warga-surade-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-picu-kebakaran-rumah-warga-surade-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Pos Surade]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Surade]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63499</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-picu-kebakaran-rumah-warga-surade-sukabumi/" title="Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah Warga Surade Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pagi yang seharusnya berjalan tenang di Kampung Cimahi Legok Mangga, Desa Citanglar, Kecamatan Surade, mendadak berubah mencekam. Asap tebal membumbung dari sebuah rumah warga, menandakan kobaran api mulai melahap bagian bangunan, Selasa (17/3/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa kebakaran itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Warga yang panik segera berupaya melakukan pemadaman seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Hanya berselang lima menit, tim dari Posko Damkar Surade tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan sigap, petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Upaya cepat tersebut membuahkan hasil, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wadanpos Damkar Surade, Asep, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik di dalam rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menerima laporan pukul 07.15 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.20 WIB. Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik,” ujar Asep kepada lingkarpena.id Selasa (17/3).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa respon cepat petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran semakin besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah api bisa segera kami padamkan, sehingga tidak sampai merembet ke rumah lain. Kami juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa bahaya listrik yang kerap dianggap sepele dapat berujung pada musibah besar. Di balik kepulan asap yang sempat menggelapkan pagi itu, terselip pesan penting tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-picu-kebakaran-rumah-warga-surade-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korsleting Listrik Hanguskan Rumah Panggung di Sagaranten</title>
		<link>https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-hanguskan-rumah-panggung-di-sagaranten/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-hanguskan-rumah-panggung-di-sagaranten/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 10:32:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Sagaranten Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63444</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-hanguskan-rumah-panggung-di-sagaranten/" title="Korsleting Listrik Hanguskan Rumah Panggung di Sagaranten" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kepulan asap hitam membumbung dari sebuah rumah panggung di Kampung Godebag RT 27/08, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/3/2026) siang. Api yang tiba-tiba membesar membuat warga sekitar panik dan bergegas memberikan pertolongan sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB dan menghanguskan rumah milik Hj. Cecep Sukiman (57). Saat kejadian, pemilik rumah diketahui berada di dalam rumah seorang diri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Warga yang melihat api mulai membesar langsung berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil melaporkan kejadian tersebut kepada petugas terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak lama berselang, satu unit mobil pemadam dari Pos IX Sagaranten dikerahkan menuju lokasi kejadian. Petugas harus menempuh jarak sekitar 10 kilometer dengan kondisi jalan yang cukup menantang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wadanton Pos IX Sagaranten, Yusup, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, bukan dari laporan langsung ke pos pemadam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Informasi kebakaran kami terima dari P2BK Kecamatan Sagaranten. Setelah mendapat laporan, unit langsung kami kerahkan menuju lokasi,” kata Yusup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Unit pemadam pertama diberangkatkan sekitar pukul 13.18 WIB. Dengan kondisi jalan kecil, berbatu, rusak, dan beberapa bagian yang cukup terjal, petugas harus berhati-hati agar kendaraan bisa mencapai lokasi dengan aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan penyemprotan menggunakan air yang diambil dari Sungai Ciserch yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 13.50 WIB dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.07 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Petugas melakukan penyemprotan menggunakan mobil unit Pos IX Sagaranten dengan sumber air dari Sungai Ciserch. Api berhasil kami padamkan dalam waktu sekitar 17 menit,” ujar Yusup kepada lingkarpena. id, Minggu ( 15/3/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik yang kemudian menyambar bagian rumah yang sebagian besar berbahan kayu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rumah panggung berukuran sekitar 7 x 11 meter persegi tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap api. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Penghuni rumah selamat,” tambah Yusup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan dan perhitungan oleh pihak terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika Anda mau, saya juga bisa membuat versi berita straight news (gaya media online) atau judul yang lebih kuat untuk portal berita.(adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/korsleting-listrik-hanguskan-rumah-panggung-di-sagaranten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga Pabuaran Sukabumi Hangus Terbakar, P2BK: Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rumah-warga-pabuaran-sukabumi-hangus-terbakar-p2bk-penyebab-kebakaran-masih-diselidiki/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rumah-warga-pabuaran-sukabumi-hangus-terbakar-p2bk-penyebab-kebakaran-masih-diselidiki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 15:54:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Hangus Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pabuaran]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Penyelidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=61147</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rumah-warga-pabuaran-sukabumi-hangus-terbakar-p2bk-penyebab-kebakaran-masih-diselidiki/" title="Rumah Warga Pabuaran Sukabumi Hangus Terbakar, P2BK: Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kampung Cipareang RT 034 RW 007, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (10/1/2026) sore. Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah milik warga bernama Hamid hangus terbakar.</p>
<p>Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Api pertama kali diketahui muncul secara tiba-tiba dari kamar depan rumah korban. Melihat api mulai membesar, pemilik rumah panik dan berusaha menyelamatkan anaknya. Namun, api dengan cepat merambat dan menyambar tiga unit sepeda motor yang berada dekat titik awal kebakaran, sehingga kobaran api semakin membesar dan sulit dikendalikan.</p>
<p>Petugas Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran, Rida Agung Yogasmara, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendalaman.</p>
<p>“Api diketahui muncul secara tiba-tiba dari dalam rumah. Saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material cukup besar karena satu rumah terbakar habis,” ujar petugas P2BK Kecamatan Pabuaran.</p>
<p>Dalam kejadian tersebut, satu kepala keluarga dengan lima jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara terdekat. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa.</p>
<p>Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat bersama aparat desa, Kecamatan Pabuaran, Polsek, P2BK, Babinsa, Pol PP, TKSK, Tagana, serta relawan lainnya. Api berhasil dipadamkan setelah dilakukan penanganan bersama.</p>
<p>“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan berkat kerja sama warga dan seluruh unsur terkait. Saat ini kami bersama perangkat desa dan relawan melakukan assessment untuk pendataan serta kebutuhan mendesak korban,” tambah pihak P2BK.</p>
<p>Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan korban kebakaran meliputi pakaian, makanan, serta bahan material bangunan. Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran masih dalam tahap perhitungan oleh pihak terkait.</p>
<p>Peristiwa ini telah dilaporkan oleh Pol PP Kecamatan Pabuaran dan menjadi perhatian lintas sektor sebagai bentuk respons cepat penanganan bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rumah-warga-pabuaran-sukabumi-hangus-terbakar-p2bk-penyebab-kebakaran-masih-diselidiki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga di Waluran Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp80 Juta</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rumah-warga-di-waluran-dilalap-si-jago-merah-kerugian-ditaksir-capai-rp80-juta/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rumah-warga-di-waluran-dilalap-si-jago-merah-kerugian-ditaksir-capai-rp80-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 13:51:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Waluran Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerugian Puluhan Juta Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Damkar Jampangkulon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=61072</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rumah-warga-di-waluran-dilalap-si-jago-merah-kerugian-ditaksir-capai-rp80-juta/" title="Rumah Warga di Waluran Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp80 Juta" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah rumah tinggal milik warga bernama Agus di Kampung Giriasih, RT 19/03, Desa Waluranmandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, mengalami kebakaran pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.</p>
<p>Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp80 juta.</p>
<p>Kebakaran terjadi pada siang hari saat kondisi cuaca cerah. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali diketahui muncul dari bagian dalam rumah. Warga sekitar yang melihat asap tebal langsung berupaya memberikan pertolongan awal dengan peralatan seadanya, sembari melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.</p>
<p>Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Pos X Jampangkulon segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi, mengingat jarak antarbangunan cukup berdekatan.</p>
<p>Komandan Pos Damkar Pos X Jampangkulon, Lelan, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada siang hari dan langsung bergerak cepat menuju lokasi.</p>
<p>“Kami menerima laporan sekitar pukul 12.45 WIB. Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman serta pendinginan. Api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain,” ujar Lelan kepada lingkarpena. id, Kamis ( 8/1/2025 ).</p>
<p>Lelan menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh arus pendek listrik. Percikan api dari instalasi listrik kemudian menyambar material mudah terbakar yang ada di dalam rumah.</p>
<p>“Penyebab sementara kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” tambahnya.</p>
<p>Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban meninggal dunia maupun korban luka, baik luka ringan maupun luka berat. Namun demikian, pemilik rumah mengalami kerugian materi cukup besar akibat sebagian bangunan rumah dan perabotan rumah tangga yang terbakar.</p>
<p>Selain petugas pemadam kebakaran, unsur lain yang turut berada di lokasi kejadian antara lain warga sekitar yang membantu proses pemadaman dan pengamanan area. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.</p>
<p>Lelan juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.</p>
<p>“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan penggunaan peralatan listrik sesuai standar guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Dokumentasi kejadian kebakaran telah dilampirkan sebagai bahan laporan lanjutan oleh petugas Damkar Pos X Sektor Jampangkulon.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rumah-warga-di-waluran-dilalap-si-jago-merah-kerugian-ditaksir-capai-rp80-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
