Dua Rumah Terbakar di Jampangtengah, Warga Sigap Padamkan Api dan Evakuasi Korban

FOTO: Kondisi rumah warga Jampangtengah yang terselamatkan dari amukan api pada Kamis (2/4).[dok.p2bk]

LINGKARPENA.ID | Kebakaran melanda kawasan permukiman di Kampung Bojonglopang, RT 003/001, Desa Jampangtengah, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/4/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden tersebut menghanguskan satu unit rumah milik Dedi Tarmudi (47) dan merusak sebagian rumah warga lainnya.

 

Menurut keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian atap rumah korban. Kepanikan sempat terjadi, namun keluarga penghuni rumah dengan cepat meminta bantuan warga sekitar.

 

“Api terlihat dari atas rumah, langsung kami teriak minta tolong. Warga berdatangan dan membantu memadamkan,” ujar salah seorang saksi di lokasi.

Baca juga:  Empat Kios Depan Pabrik GSI Cikembar Sukabumi, Dilalap si Jago Merah

 

Dengan peralatan seadanya, warga bahu-membahu menjinakkan api sebelum meluas ke bangunan lain. Upaya gotong royong tersebut berhasil mencegah kebakaran merembet lebih jauh.

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material cukup signifikan. Rumah milik Dedi Tarmudi mengalami kerusakan berat, sementara rumah milik Dedi Sopiandi (23) yang berada di sampingnya terdampak ringan.

Baca juga:  4 Orang Alami Luka Bakar Akibat Insiden Kebakaran Rumah di Sukabumi

 

Akibat kejadian itu, dua kepala keluarga dengan total lima jiwa terdampak. Satu keluarga beranggotakan tiga jiwa terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.

 

Petugas dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Jampangtengah segera turun ke lokasi guna melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat kecamatan, hingga unsur TNI dan Polri.

 

Seorang petugas di lokasi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari.

Baca juga:  Satu Rumah Tersambar Petir di Sukabumi

“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan sumber api dalam kondisi aman sebelum beristirahat,” ujarnya.

 

Saat kejadian, kondisi cuaca gerimis turut membantu proses pemadaman sehingga api lebih cepat dikendalikan. Saat ini, situasi di lokasi sudah kondusif, sementara penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan masih terus diupayakan.

 

Kebutuhan mendesak bagi korban meliputi logistik dasar dan perlengkapan sehari-hari. Data sementara masih terus diperbarui seiring proses asesmen di lapangan.

Pos terkait