Diduga Tewas di Sungai, Perempuan Muda di Kabandungan Ternyata Masih Hidup

Anggota Polsek Kalapanunggal saat mengevakuasi korban dari sungai.[foto:ist/polisi]

LINGKARPENA.ID | Warga Kampung Ciawitali, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan muda yang tergeletak di sebuah sungai kecil dalam kondisi tidak sadarkan diri, pada Minggu (17/5/2026).

 

Perempuan yang diperkirakan berusia antara 23 hingga 25 tahun itu sempat diduga telah meninggal dunia. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas setempat dengan mendatangi lokasi kejadian.

 

Kapolsek Kalapanunggal, Iptu Aah Saepul Rohman, mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), korban ternyata masih dalam kondisi hidup meski tidak sadarkan diri.

Baca juga:  Kecamatan Kabandungan Dikepung Longsor

 

“Jadi wanita yang tadinya disangka sudah meninggal, ternyata saat kami bersama petugas medis tiba di TKP, kondisinya masih hidup,” ujarnya kepada lingkarpena.id Senin (18/5).

 

Menurutnya, korban ditemukan di aliran sungai kecil dengan kondisi tidak sadar serta mengalami luka sayatan di pergelangan tangan sebelah kiri. Di sekitar lokasi, petugas juga menemukan sebuah pisau yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

 

“Korban kami temukan dalam kondisi tidak sadar dengan luka di pergelangan tangan kiri. Di lokasi juga ditemukan pisau,” jelasnya.

Baca juga:  Pesan Minta Tolong Korban TPPO Warga Sukabumi untuk Presiden Republik Indonesia

 

Petugas kemudian langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, mengingat kondisinya tidak memungkinkan untuk ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

 

“Saat ini korban sudah kami evakuasi ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut,” tambahnya.

 

Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat memastikan identitas korban karena kondisi yang belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. Polisi juga masih menunggu pihak keluarga yang diharapkan dapat membantu proses identifikasi.

Baca juga:  Longsor di Kabandungan Terjang Dua Rumah

 

“Untuk identitas, kami masih menunggu keluarga. Informasi sementara yang beredar, korban diduga berasal dari wilayah Cibeureum, Kampung Cipanas, namun ini masih perlu kami klarifikasi lebih lanjut,” ungkapnya.

 

Terkait motif kejadian, polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut.

 

“Untuk motif, saat ini masih dalam pendalaman,” pungkasnya.

 

Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian sebelum akhirnya petugas melakukan penanganan dan evakuasi korban.

Pos terkait