Banjir Singkat Rendam Rumah Warga di Nagrak, Drainase Tersumbat Jadi Pemicu

LINGKARPENA.ID | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (2/4/2026) siang, meninggalkan genangan air di salah satu permukiman warga. Meski berlangsung singkat, peristiwa tersebut sempat merendam satu rumah di Kampung Kubang, RT 03 RW 05, Desa Cisarua.

 

Air mulai menggenang sekitar pukul 13.30 WIB, setelah intensitas hujan tinggi membuat debit air drainase meningkat. Kondisi diperparah oleh gorong-gorong yang tersumbat, sehingga aliran air tidak berjalan normal dan meluap ke permukiman.

 

Baca juga:  Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Nagrak Sukabumi, Akses Jalan Sempat Lumpuh

Rumah milik Wahyu Wijaya menjadi yang terdampak dalam kejadian tersebut. Genangan air mencapai ketinggian sekitar 20 sentimeter dan merendam bagian dalam rumah. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.

 

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, mengatakan bahwa faktor utama kejadian ini adalah kombinasi antara curah hujan tinggi dan tersumbatnya saluran air.

 

“Debit air meningkat cukup cepat saat hujan deras, sementara saluran drainase tidak mampu menampung karena adanya sumbatan. Akibatnya air meluap dan masuk ke rumah warga,” ujarnya.

Baca juga:  Kubah Masjid Islamic Center Terbakar Hebat

 

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan assessment ke lokasi. Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Desa Cisarua, unsur URC Penanggulangan Bencana desa, serta Satpol PP Kecamatan Nagrak.

 

Miky menambahkan, penanganan dilakukan secara cepat dengan membongkar sumbatan pada gorong-gorong serta membersihkan sisa genangan dan lumpur yang terbawa air.

 

“Alhamdulillah, sumbatan drainase sudah berhasil dibongkar, aliran air kembali normal, dan genangan pun sudah surut. Lumpur sisa genangan juga telah dibersihkan bersama warga,” tambahnya.

Baca juga:  Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Nagrak Sukabumi

 

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

 

Pihak P2BK mengimbau warga agar rutin menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang.

 

“Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga drainase tetap bersih. Selain itu, kami juga mengimbau agar selalu waspada terhadap potensi hujan disertai angin dan petir,” tutup Miky.

Pos terkait