<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Maling Hewan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/maling-hewan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Mar 2024 12:03:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Maling Hewan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Puluhan Ekor Domba Warga Ciemas Digondol Maling</title>
		<link>https://lingkarpena.id/puluhan-ekor-domba-warga-ciemas-digondol-maling/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/puluhan-ekor-domba-warga-ciemas-digondol-maling/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 01:23:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM & KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[Ciemas Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Domba]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Hewan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=38879</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/puluhan-ekor-domba-warga-ciemas-digondol-maling/" title="Puluhan Ekor Domba Warga Ciemas Digondol Maling" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>LINGKARPENA.ID</strong></span> | Lebih dua puluh ekor ternak domba milik Ucah ( 63 ), warga Kampung Citapen RT 02/08, Desa Mekarjaya , Kecamatan Ciemas Sukabumi, raib digusur maling, Sabtu (16/3/2024).</p>
<p>Rusmana (24), anak pemilik domba, menduga aksi pencurian terjadi sekira pukul 1.00 wib, ketika itu di kampungnya sedang mati lampu.</p>
<p>&#8220;Saya menduga pencuri beraksi sekitar pukul 01.00 WIB atau sebelum jam sahur. Waktu itu mati lampu, hebatnya tidak terdengar ada suara gaduh atau suara dombanya, padahal jarak kandang dengan rumah sekita 50 meter,&#8221; kata Rusman.</p>
<figure id="attachment_38880" aria-describedby="caption-attachment-38880" style="width: 1132px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-38880" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240317-WA0032-200x112.jpg" alt="Photo : Ilustrasi, Istimewa." width="1132" height="634" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240317-WA0032-200x112.jpg?v=1710638370 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240317-WA0032-640x358.jpg?v=1710638370 640w" sizes="(max-width: 1132px) 100vw, 1132px" /><figcaption id="caption-attachment-38880" class="wp-caption-text">Photo : Ilustrasi, Istimewa.</figcaption></figure>
<p>Kata Rusmana, ternak domba yang digondol pencuri umumnya memiliki bobot siap jual. Sementara domba yang ukuran kecil masih tersisa di kandang.</p>
<p>Jika dijual sekitar Rp 2 juta per ekor. Akibat kejadian itu Ucah mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta.</p>
<p>&#8220;Sepertinya si pencuri sudah piawai, sebab tidak ada suara mencurigakan, apalagi suara ternaknya tak terdengar sama sekali,&#8221; duga Rusman.</p>
<p>Beberapa hari sebelum kejadian, kata Rusman, sempat ada empat orang mengaku tengkulak dari Kampung Surade</p>
<p>datang menemui ayahnya. Karena menawar ternaknya dengan harga tak wajar, Ucah tak menjualnya.</p>
<p>&#8220;Jadi ketahuan domba itu sudah hilang saat ayah saya hendak melepas domba domba untuk digembala. Ayah saya terkejut melihat jumlah domba berkurang, dan disekitar kandang ditemukan karet ban dalam sepeda motor, rupanya untuk mengikat mulut domba,&#8221; pungkas Rusman</p>
<p>Sementara Kepala Desa Mekarjaya, Wida mengaku belum menerima laporan dari perangkatnya, dan berjanji akan mencari tahu informasi untuk ditindak lanjuti.</p>
<p>&#8220;Saya belum menerima laporan dari ketua RT atau Kadus, insya Allah ini akan saya tindak lanjuti,&#8221; singkat Wida, kepada lingkarpena.id</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/puluhan-ekor-domba-warga-ciemas-digondol-maling/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Maling Gondol 14 Ekor Domba di Palabuhanratu Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/maling-gondol-14-ekor-domba-di-palabuhanratu-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/maling-gondol-14-ekor-domba-di-palabuhanratu-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2023 13:16:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[14 Ekor]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Ternak]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Palabuhanratu Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Ternak Domba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=32890</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/maling-gondol-14-ekor-domba-di-palabuhanratu-sukabumi/" title="Maling Gondol 14 Ekor Domba di Palabuhanratu Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Maling ternak hewan kembali berkasi di kawasan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi pada Kamis 20 Juli 2023. Dari aksinya tersebut sebanyak 14 ekor kambing warga raib digondolnya.</p>
<p>Pemilik ternak Fahru (74), asal warga Kampung Tipar Kelurahan Palabuhanratu Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi mengatakan, maling diduga melakukan aksinya pada malam Rabu (18/07/2023).</p>
<p>Menurut Fahru, kandang kambing yang letaknya memang berjauhan dengan rumahnya itu letaknya di Kampung Kiara Lawang, Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi tersebut sejauh ini aman-aman saja.</p>
<p>Bahkan dirinya mengaku keberadaan kandang itu sudah 17 tahun ia memelihara kambing di kandang tersebut dan tidak pernah ada kejadian pencurian atau kehilangan kambing.</p>
<p>&#8220;Malam kemarin saya kehilangan domba. Semuanya ada 15 ekor. Oleh maling cuma sisakan satu ekor di kandang. Jadi 14 ekor yang hilang,&#8221; sebutnya kepada Lingkarpena.id Kamis 20 Juli 2023.</p>
<p>&#8220;Itu ketahuannya ada kabar pagi sekitar pukul 08.00 wib dari tetangga. Pas disusul sama saya ke kandang ternyata memang sudah tidak ada kambingnya. Ya kandangnya kan jauh dari rumah saya. Kandang di Kiaralawang, sementara  saya ada di Tipar,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Kondisi kandang kambing yang awalnya tertutup, kata Fahru, saat ini dinding yang terbuat dari papan sudah jebol dan kemungkinan itu dirusak oleh pencuri ditambah banyak jejak kaki di bawah kandang.</p>
<p>Sementara ketika di cek sekitar kandang, tidak ada bekas kambing disembelih jadi kemungkinan kambing tersebut di bawa hidup-hidup.</p>
<p>&#8220;Pas di cek di bawahnya becek, saya cek lagi ke bawah ada bekas jejak kaki diduga pencuri. Saya sudah melapor ke Polsek Palabhhanratu, sekarang masih dalam penyelidikan sama Pak Polisi, mudah mudahan segera terungkap pelakunya,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/maling-gondol-14-ekor-domba-di-palabuhanratu-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
