<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Miskomunikasi &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/miskomunikasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Aug 2025 13:01:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Miskomunikasi &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ada Kekeliruan, Kapus Tamanjaya dan Keluarga Pasien Saling Meminta Maaf</title>
		<link>https://lingkarpena.id/ada-kekeliruan-kapus-tamanjaya-dan-keluarga-pasien-saling-meminta-maaf/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/ada-kekeliruan-kapus-tamanjaya-dan-keluarga-pasien-saling-meminta-maaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 13:01:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ada Kekeliruan]]></category>
		<category><![CDATA[Berikan Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Miskomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Saling Minta Maaf]]></category>
		<category><![CDATA[UPTD Puskesmas Tamanjaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=55912</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/ada-kekeliruan-kapus-tamanjaya-dan-keluarga-pasien-saling-meminta-maaf/" title="Ada Kekeliruan, Kapus Tamanjaya dan Keluarga Pasien Saling Meminta Maaf" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Pelayanan di Puskesmas Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, sempat dikeluhkan pihak keluarga pasien asal Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (26/8/2025). Hal tersebut juga sempat ramai di dunia maya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keluhan soal pelayanan itu sempat diunggah di media sosial facebook dengan nama akun@Ald* Wibis***. Dalam unggahannya disebutkan, dirinya pada Senin (26/8) sekira pukul 01.35 WIB, membawa isterinya yang menderita sakit telinga ke Puskesmas Tamanjaya untuk mendapatkan penanganan petugas kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pertama, sekitar pukul 01.00 WIB saya membawa isteri saya ke Pustu (Peskesmas pembantu) untuk mengobati telinga isteri saya. Tapi di lokasi pustu keadaanya gelap gulita. Kemudian saya langsung menuju Puskesmas, harapan saya di Puskesmas isteri saya bisa dilayani dan mendapatkan penanganan maksimal petugas nakes,&#8221; sebutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lanjut kata keluarga pasien, setiba di Puskesmas pasien mengaku tidak dilayani sesuai harapan. &#8220;Mereka bilang gak ada infusan dan gak ada obatnya. Mending minum aja obat yang bekas berobat kemarin yang ada di rumah,&#8221; tambah suami pasien.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menanggapi keluhan keluarga pasien yang tersiar di media sosial itu, Kepala Puskesmas Tamanjaya, Lilis Herlina pun angkat bicara. Lilis menjelaskan, sekira pukul 1.35 WIB petugas jaga di Puskesmas Tamanjaya, memang kedatangan pasien perempuan yang dihantar oleh suaminya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pasien itu mengeluhkan sakit kepala dan demam. Dari hasil pemeriksaan petugas jaga, tekanan darah pasien berada pada posisi 95/80. Namun, waktu mau di kasih obat pasien itu malah pergi, tak mendengarkan ucapan dari petugas piket,&#8221; jelas Lilis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lilis juga membantah tuduhan pihak keluarga pasien bahwa keberadaan di Puskesmas Tamanjaya tidak ada obat dan fasilitas seperti yang di unggah dan dinarasikan oleh suami pasien di media sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Petugas piket Puskesmas kami sudah memberikan pelayanan kepada pasien sesuai SOP. Dan kalau di Puskesmas Tamanjaya dibilang tidak ada obat, itu salah. Masa kami bisa melaksanakan PKG dibilang gak ada obat. Yang jelas obat dan alat alat itu ada. Ini hanya ada kekeliruan saja. Apalagi kondisinya darurat dini hari pula,&#8221; papar Lilis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Atas kejadian ini Lilis secara pribadi pun telah menghubungi langsung pihak keluarga pasien atas kekurangan dari petugas jaga Puskesmas. Dan ia juga meminta maaf atas kekurangan dalam memberikan pelayanan. Akan tetapi kata Lilis, apa yang disampaikan keluarga pasien tersebut tidak sama dengan yang disampaikan petugas piket.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ya, tadi saya sudah berbicara banyak dengan pihak keluarga pasien, ia juga meminta maaf atas kejadian tersebut. Dan saya secara pribadi juga meminta maaf atas kekurangan dalam pelayanan petugas kami,&#8221; pungkas Lilis saat dihubungi awak media, yang sedang menjenguk pasien di RSUD Jampangkulon.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/ada-kekeliruan-kapus-tamanjaya-dan-keluarga-pasien-saling-meminta-maaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemdes Jagamukti dan Pemilik Lahan &#8216;Islah&#8217; Ini Ada Miskomunikasi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pemdes-jagamukti-dan-pemilik-lahan-islah-ini-ada-miskomunikasi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pemdes-jagamukti-dan-pemilik-lahan-islah-ini-ada-miskomunikasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2024 15:16:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[#klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ahli Waris]]></category>
		<category><![CDATA[Lakukan Islah]]></category>
		<category><![CDATA[Miskomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes Jagamukti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=45095</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pemdes-jagamukti-dan-pemilik-lahan-islah-ini-ada-miskomunikasi/" title="Pemdes Jagamukti dan Pemilik Lahan &#8216;Islah&#8217; Ini Ada Miskomunikasi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pemerintah Desa (Pemdes) melalui Kepala Desa Jagamukti Kecamatan Surade, melakukn klarifikasi terkait dugaan penyerobotan tanah yang ada di blok Sampora, Desa Jagamukti beberapa waktu lalu.</p>
<p>Klarifikasi dilakukan secara langsung dengan bertemunya Kepala Desa Jagamukti dan pemilik tanah di kediaman (ahli waris) Jalan Cibarehong, Kelurahan Surade, Rabu 16 Oktober 2024.</p>
<p>Diketahui pada lokasi tanah tersebut sempat ada aktivitas pengerukan dan pembangunan drainase beberapa bulan lalu. Dilakukannya pekerjaan pada saat itu karena Pemerintah Desa sudah diyakinkan oleh warga bahwa sudah mendapat izin dari pemilik tanah secara resmi.</p>
<p>Sehingga pada waktu itu pemerintah desa melakukan aktivitas perbaikan saluran irigasi yang memang ada di tanah milik ahli waris keluarga Januar Syambu warga Kelurahan Surade.</p>
<p>&#8220;Jujur, saya tidak tahu bahwa izin untuk pengerjaan drainase pada waktu itu belum beres. Karena saya mendapat kabar bahwa izin dari pemilik tanah sudah clear (beres) kata staf saya,&#8221; ujar Kepala Desa Jagamukti Apay Suyatman kepada awak media, Rabu (16/10/24).</p>
<p>&#8220;Nah, saya awalnya tidak terima bahwa kami sudah menyerobot tanah warga. Saya pikir waktu itu izin dari pihak pemilik sudah ada, padahal masih miskomunikasi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, dengan silaturahmi langsung dengan Kang Syambu (ahli waris) semuanya sudah terang benderang. Ini ada miskomunikasi. Dan pihak keluarga memberikan izin secara langsung. Kata Kang Syambu jika untuk kemaslahatan orang banyak silahkan,&#8221; sambung Kades.</p>
<p>Sementara itu, Syambu menambahkan, pihak keluarga sebetulnya tidak merasa keberatan dengan adanya aktivitas kegiatan yang di prakarsai oleh pemerintah desa Jagamukti tersebut. Hanya saja, kata dia, pihaknya saat itu merasa heran kenapa tidak meminta izin secara resmi.</p>
<p>Namun, kata Syambu, setelah bertemu langsung dengan kepala desa Jagamukti kekeliruan antara pihak ahli waris dan Pemdes Jagamukti bisa menemui titik terang. Sehingga kedua belah pihak bisa islah dan saling memaklumi.</p>
<p>&#8220;Iya, awalnya ada miskomunikasi soal izin. Maka kami pihak keluarga sempat mengklaim itikad tidak baik pihak Pemerintah Desa Jagamukti. Tapi setelah bertemu, tabayyun kami bisa memaklumi. Iya, di awal saya katakan jika untuk kepentingan umum silahkan dan kami tidak merasa keberatan,&#8221; singkatnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pemdes-jagamukti-dan-pemilik-lahan-islah-ini-ada-miskomunikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
