<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pantai minajaya &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/pantai-minajaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Mar 2026 10:02:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>pantai minajaya &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolsek Surade Turun Langsung, Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan di Pantai Minajaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kapolsek-surade-turun-langsung-ingatkan-wisatawan-utamakan-keselamatan-di-pantai-minajaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kapolsek-surade-turun-langsung-ingatkan-wisatawan-utamakan-keselamatan-di-pantai-minajaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 10:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Imbau Wisatawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Surade]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Utamakan Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Pantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63761</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kapolsek-surade-turun-langsung-ingatkan-wisatawan-utamakan-keselamatan-di-pantai-minajaya/" title="Kapolsek Surade Turun Langsung, Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan di Pantai Minajaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Lonjakan wisatawan pada libur Lebaran 1447 Hijriyah terlihat jelas di kawasan Pantai Minajaya, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/03). Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra turun langsung melakukan pemantauan di lokasi wisata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak sekadar patroli, kehadiran Kapolsek juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada para pengunjung. Dengan pendekatan humanis, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya alam, khususnya di area pantai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ingin masyarakat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Namun yang paling utama, keselamatan harus selalu menjadi prioritas,” ujar Iptu Ade Hendra di sela kegiatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan, sejumlah kejadian di objek wisata beberapa waktu terakhir harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Karena itu, wisatawan diminta tidak berenang terlalu jauh, terutama di area yang telah ditandai sebagai zona berbahaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Patuhi setiap rambu yang sudah dipasang. Jika suatu area dinyatakan berbahaya, artinya risikonya tinggi. Jangan mengambil keputusan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun keluarga,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, pengawasan terhadap anak-anak juga menjadi perhatian khusus. Para orang tua diimbau untuk tidak lengah saat anak bermain di sekitar pantai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan. Jangan sampai terpisah atau bermain terlalu dekat dengan ombak tanpa pendampingan,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama anggotanya berkeliling menggunakan kendaraan terbuka sambil menyampaikan imbauan melalui pengeras suara. Edukasi dilakukan secara bergantian agar menjangkau seluruh area pantai yang dipadati pengunjung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya soal keselamatan, wisatawan juga diingatkan untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Polsek Surade bersama unsur terkait berkomitmen terus meningkatkan patroli dan edukasi selama masa libur Lebaran. Langkah ini dilakukan guna menciptakan suasana wisata yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengunjung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami berharap seluruh wisatawan dapat kembali ke rumah dengan selamat dan membawa pengalaman liburan yang menyenangkan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Iptu Ade Hendra.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kapolsek-surade-turun-langsung-ingatkan-wisatawan-utamakan-keselamatan-di-pantai-minajaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DLH Jabar Hentikan Sementara Pengeboran Karang PT BSM, Nelayan Pantai Minajaya Harapkan Perlindungan Ekosistem Laut</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dlh-jabar-hentikan-sementara-pengeboran-karang-pt-bsm-nelayan-pantai-minajaya-harapkan-perlindungan-ekosistem-laut/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dlh-jabar-hentikan-sementara-pengeboran-karang-pt-bsm-nelayan-pantai-minajaya-harapkan-perlindungan-ekosistem-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 02:22:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABAR DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Hentikan Sementara]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pengeboran Karang]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=58057</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dlh-jabar-hentikan-sementara-pengeboran-karang-pt-bsm-nelayan-pantai-minajaya-harapkan-perlindungan-ekosistem-laut/" title="DLH Jabar Hentikan Sementara Pengeboran Karang PT BSM, Nelayan Pantai Minajaya Harapkan Perlindungan Ekosistem Laut" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Aktivitas pengeboran karang oleh PT BSM di wilayah pesisir Sukabumi Selatan resmi dihentikan sementara, menyusul hasil peninjauan lapangan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Jumat 24/10/2025.</p>
<p>Keputusan ini disambut positif oleh masyarakat nelayan yang selama ini mengandalkan kawasan pesisir sebagai sumber penghidupan mereka.</p>
<p>Perwakilan DLH Jawa Barat, Neneng, menuturkan bahwa penghentian tersebut bersifat sementara hingga seluruh dokumen dan perizinan perusahaan dinyatakan lengkap.</p>
<p>“Tim kami telah meninjau langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Aktivitas pengeboran dihentikan sementara sambil menunggu proses perizinan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Nantinya, tindak lanjut akan melibatkan pihak Kelautan dan Perikanan,” jelasnya kepada wartawan.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pemasangan papan larangan serta langkah pengawasan sementara juga akan dilakukan agar aktivitas serupa tidak dilanjutkan sebelum izin diterbitkan.</p>
<p>“Untuk sektor tambang laut, kewenangan tetap berada di tingkat kabupaten, dan kami akan memastikan proses perizinannya berjalan sesuai aturan,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Agus Iskandar, Ketua Rukun Warga setempat, menyampaikan apresiasi terhadap tindakan cepat pemerintah, meski tak menutupi kekecewaannya atas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan.</p>
<p>“Kami sangat mendukung penghentian sementara ini. Tapi kami juga berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan turun tangan menindak pelanggaran yang sudah terjadi. Jangan sampai hal seperti ini dianggap sepele,” ungkap Agus.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa masyarakat nelayan tidak menolak investasi, namun menuntut agar setiap kegiatan industri memperhatikan keseimbangan lingkungan dan kearifan lokal.</p>
<p>“Kami hidup dari laut. Kalau lingkungan rusak, kami juga yang merasakan dampaknya,” katanya. Agus juga mengingatkan janji awal PT BSM yang menyebut memiliki teknologi ramah lingkungan untuk pengambilan air laut. “Faktanya, justru banyak karang yang rusak. Seharusnya mereka lebih bertanggung jawab terhadap ekosistem Pantai Minajaya,” tambahnya.</p>
<p>Penghentian sementara ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan kegiatan industri pesisir dan mendorong penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Masyarakat berharap langkah ini menjadi awal dari upaya serius pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara investasi dan kelestarian lingkungan laut.**</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dlh-jabar-hentikan-sementara-pengeboran-karang-pt-bsm-nelayan-pantai-minajaya-harapkan-perlindungan-ekosistem-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dispar Gandeng Pokdarwis Perlebar Jalan Wisata Pantai Minajaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dispar-gandeng-pokdarwis-perlebar-jalan-wisata-pantai-minajaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dispar-gandeng-pokdarwis-perlebar-jalan-wisata-pantai-minajaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 16:34:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pelebaran Jalan Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pokdarwis Minajaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=55792</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dispar-gandeng-pokdarwis-perlebar-jalan-wisata-pantai-minajaya/" title="Dispar Gandeng Pokdarwis Perlebar Jalan Wisata Pantai Minajaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minajaya Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi terus melakukan pembenahan di kawasan pesisir objek wisata Pantai Minajaya, salah satunya yakni pelebaran jalan di kawasan pantai.</p>
<p>Pelebaran jalan tersebut dinilai sangat tepat untuk mendukung roda perekonomian masyarakat. Terlebih akses jalan disepanjang pantai Minajaya itu dianggap sempit dan dianggap selalu menjadi biang kemacetan ketika membludaknya pengunjung di hari hari tertentu.</p>
<p>&#8220;Iya, sedang ada pelebaran jalan diareal pantai Minanaya menuju arah Timur. Tentu ini sesuai harapan kami dan warga masyarakat sekitar agar jalan yang kondisinya sempit dan sering dikeluhkan wisatawan dari luar kota juga menjadi biang kemacetan saat padat pengunjung bisa lebih lebar,” kata pengurus Pokdarwis Pantai Minanaya, Dedi Kurniadi, Jumat  22/8/2025).</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengapresiasi pelebaran jalan oleh Pokdarwis Desa Buniwangi. Ia pun berharap dengan dipelebaran akses jalan tersebut roda perekonomian masyarakat sekitar dapat meningkat seiring dengan semangat kebangkitan pariwisata Kabupaten Sukabumi pasca bencana.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan dapat mempermudah bagi para pengunjung yang ingin datang ke Pantai Minajaya, hal tersebut memang sangat dibutuhkan warga sebagai penunjang sector wisata ke Pantai Minajaya,&#8221; kata Sendi kepada lingkarpena.id Jumat (22/8).</p>
<p>Perbaikan infastruktur baik yang menuju ke objek wisata maupun yang ada kawasan wisata sudah menjadi program Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi pasca bencana. Perbaikan dan pelebaran jalan akan berdampak positif bagi dunia pariwisata dan perekonomian warga.</p>
<p>&#8220;Kami juga menyambut baik, ini akses utama warga jadi dengan pelebaran jalan tersebut pasti akan berdampak cukup besar untuk kelancaran mobilitas warga dan meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dispar-gandeng-pokdarwis-perlebar-jalan-wisata-pantai-minajaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPTD Puskesmas Buniwangi Gelar CKG Pada Acara Milangkala Gurati ke-5 di Pantai Minajaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/uptd-puskesmas-buniwangi-gelar-ckg-pada-acara-milangkala-gurati-ke-5-di-pantai-minajaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/uptd-puskesmas-buniwangi-gelar-ckg-pada-acara-milangkala-gurati-ke-5-di-pantai-minajaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 15:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Purnabakti]]></category>
		<category><![CDATA[Milangkala Gurati ke5]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[UPTD Puskesmas Buniwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=55332</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/uptd-puskesmas-buniwangi-gelar-ckg-pada-acara-milangkala-gurati-ke-5-di-pantai-minajaya/" title="UPTD Puskesmas Buniwangi Gelar CKG Pada Acara Milangkala Gurati ke-5 di Pantai Minajaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> UPTD Puskesmas Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi lansia. Kegiatan CKG ini digelar di acara Milangkala (ulang tahun) komunitas Guru Purnabakti (Gurati) Pajampangan ke 5, berlangsung di Pantai Minajaya Surade, pada Rabu (6/8/2025).</p>
<p>Kegiatan CKG yang digelar merupakan bentuk dukungan UPTD Puskesmas Buniwangi pada program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia, yang dalam pelaksanaannya sistem jemput bola. Sebanyak 54 orang anggota Gurati, merupakan kaum lanjut usia, selain mendapat pelayanan CKG juga mendapat edukasi kesehatan dari tenaga kesehatan Puskesmas Buniwangi.</p>
<p>Disampaikan Kepala Puskesmas Bunkwangi, Yogianto, bahwa kegiatan CKG ini bertujuan untuk mendeteksi dini permasalahan kesehatan sekaligus memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga kesehatan pada kaum lanjut usia agar tetap sehat dan produktif.</p>
<p>&#8220;Kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada lansia adalah program pelayanan kesehatan dasar untuk deteksi dini penyakit dan peningkatan kualitas hidup, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan penglihatan dan pendengaran, serta edukasi kesehatan dan gizi, dan skrining kesehatan mental dan mobilitas,&#8221; papar Yogianto.</p>
<p>Lanjut sambung dia, kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) ini biasanya dilaksanakan di Posyandu lansia dan dilakukan aecara rutin minimal setahun sekali terutama untuk lansia berusian 60 tahun ke atas.</p>
<p>&#8220;Pada kegiatan CKG ini kami melakukan deteksi dini penyakit, tujuannya untuk mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini guna mencegah komplikasi yang lebih serius. Selain itu kami pun mengedukasi mereka dan memberikan dukungan serta pengetahuan agar lansia dapat menjaga kesehatan dan menjalani hidup yang lebih baik,&#8221; jelas Yogi.</p>
<p>Dalam kesempatan itu Yogianto menekankan pentingngnya menjaga kualitas hidup lebih baik dengan cara menjaga kebersihan diri, gizi seimbang, aktivitas fisik, dan hubungan sosial.</p>
<p>Ungkapan terima kasih dan apresiasi disampaikan Uday Safrudin, salah seorang anggota Gurati Pajampangan. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan CKG.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah adanya kegiatan ini saya aecara pribadi merasa senang dan terbantu. Saya bisa tahu langsung bagaimana cara menjaga kesehatan di usia senja. Mudah mudahan kegiatan ini berkelanjutan,&#8221; harap Uday.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/uptd-puskesmas-buniwangi-gelar-ckg-pada-acara-milangkala-gurati-ke-5-di-pantai-minajaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penutupan MPLS di Wilayah Pajampangan dengan Aksi Ekologi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/penutupan-mpls-di-wilayah-pajampangan-dengan-aksi-ekologi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/penutupan-mpls-di-wilayah-pajampangan-dengan-aksi-ekologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 10:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS Wilayah Pajampangan]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Penanaman pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Penutupan MPLS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=54606</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/penutupan-mpls-di-wilayah-pajampangan-dengan-aksi-ekologi/" title="Penutupan MPLS di Wilayah Pajampangan dengan Aksi Ekologi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKAPENA.ID</span> |</strong> Mengakhiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sejumlah siswa dari beberapa sekolah di Kecamatan Surade, kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan penanaman pohon dan bersih bersih lingkungan di kawasan Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, pada Jumat (18/7/2025).</p>
<p>Sekolah yang terlibat dalam kegiatan penanaman tersebut, diantaranya SMAN 1 Surade, SMK 1 Surade, MAN 3 Sukabumi, SMK Nusa Putra, SMK Guna Jaya, dan SLB Negeri Surade. Dalam kegiatan tersebut melibatkan pula pokdarwis, pegiat lingkungan, forkopimcam, Dinas Perhutani, pengola geopark Ciletuh, HNSI, Karang Taruna, dan elemen maayarakat lainnya.</p>
<p>Kepala SMAN 1 Surade, Suhendi mengatakan, bahwa aksi ini merupakan bagian dari agenda MPLS yang memgacu pada panduan Dinas Pendidikan Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Hari ini merupakan hari terahir MPLS, kegiatan yang kami lakukan adalah aksi ekologi. Kami bersama sama dengan sekolah lainnya dan beberapa stakeholder lainnya melakukan penanaman pohon pandan dan kegiatan bersih bersih kawasan di Pantai Minanaya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dijelaskan Suhendi, bahwa aksi ekologi ini selain merupakan kegiatan MPLS sesuai panduan dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, juga bertujuan agar para siswa peduli lingkungan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dari kegiatan ini siswa memiliki kepekaan pada lingkungan. Selain itu kegiatan ini merupakan edukasi tentang manfaat tanaman, penghijauani lingkungan, hingga pengembangan keterapilan berkebun,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Semetara itu Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra yang turut hadir dalam kegiataan tersebut mengapresiasi kegiatan ekologi yang dilakukan para siswa bersinergi dengan elemen masyarakat.</p>
<p>&#8220;Atas nama forkopimcam kami sangat mengapresiasi dan sangat mendukung kegiata aksi ekologi yang dilakukan siswa dan bersinergi dengan elemen masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah,&#8221; ujar Kapolsek.</p>
<p>Kegiatan MPLS diisi dengan aksi ekologi, kata Teguh salah seorang pengelola Geopark Ciletuh, adalah momentum yang baik. Dimana para siawa dapat mengenal lingkungannya, sehingga mereka bisa hidup berbarengan dengan alam.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini sejalan dengan konsep yang digaungkan Gubernur Jawa Barat dalam MPLS ini yaitu MPLS Pancawaluya, dimana pada intinya melalui kegiatan ini, anak-anak didik bisa mencintai lingkungannya,&#8221; ungkap Teguh.</p>
<p>Teguh berharap kedepannya kegiatan ini tidak hanya sebuah seremonial, tetapi sebagai sebuah kegiatan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini bukan seremonial saja, nanti kita akan implementasikan dalam sebuah aplikasi, dimana ini akan berkelanjutan. Dan tanaman ini adalah tanaman yang diadopsi oleh sekolah, maka dalam pemeliharaannya mereka akan terus dilibatkan,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/penutupan-mpls-di-wilayah-pajampangan-dengan-aksi-ekologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Keluhkan Signal Hp di Objek Wisata Pantai Minajaya Blankspot, Ini Kata Kadiskominfosan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/wisatawan-keluhkan-signal-hp-di-objek-wisata-pantai-minajaya-blankspot-ini-kata-kadiskominfosan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/wisatawan-keluhkan-signal-hp-di-objek-wisata-pantai-minajaya-blankspot-ini-kata-kadiskominfosan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2025 12:23:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Blankspot]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfosan Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis Kominposan]]></category>
		<category><![CDATA[Objek Wisata Pantai Minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Susah Signal]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Keluhkan Signal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=50824</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/wisatawan-keluhkan-signal-hp-di-objek-wisata-pantai-minajaya-blankspot-ini-kata-kadiskominfosan/" title="Wisatawan Keluhkan Signal Hp di Objek Wisata Pantai Minajaya Blankspot, Ini Kata Kadiskominfosan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sejumlah wisatawan di Objek Wisata Pantai Minajaya di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada libur lebaran 1446 Hijriyah keluhkan kualitas signal ponsel yang buruk di Pantai Minajaya.</p>
<p>Mereka para wisatawan tak bisa melakukan komunikasi dengan normal. Di lokasi tersebut signal ponsel benar benar zonk atau blankspot.</p>
<p>Untuk dapat melakukan komunikasi para wisatawan (mereka) harus bergeser tempat dan mencari cari lokasi yang tepat agar dapat signal baik.</p>
<p>&#8220;Di sini sinyal ponsel benar-benar blankspot. Saya baru bisa berkomunikasi setelah naik ke dataran lebih tinggi, di dekat tollgate dan itupun sinyalnya terputus putus,&#8221; ujar Abdurahman (53) Wisatawan asal Cianjur kepada lingkarpena.id Minggu (06/04/2025).</p>
<p>Hal senada diungkapkan Sri (36), warga Warudoyong Sukabumi yang mengaku baru pertama kali berwisata ke Pantai Minajaya. Kata dia, saat dirinya mencoba menelpon keluarganya di Sukabumi merasa kesulitan karena sinyal ponselnya benar benar hilang.</p>
<p>&#8220;Untung saja tadi ada warga sini yang ngasih tahu kalau mau menelpon di lokasi pantai Minajaya harus pakai wifi. Saya beli voucher wifi yang lima ribu di warung sana. Alhamdulilah teratasi, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosan) Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latif saat dikonfirmasi menuturkan, terkait dengan buruknya kondisi sinyal ponsel di Objek wisata Minajaya pihaknya akan melakukan pengecekan sarana dan prasarana dilapangan.</p>
<p>&#8220;Kami pastikan kondisi tersebut akan segera ditindak lanjuti,&#8221; jelas Kadiskominfosan Sukabumi, kepada Lingkarpena.id Minggu (6/4).</p>
<p>&#8220;Kondisi tersebut akan kami tindak lanjuti secepatnya, namun tentunya kami pun akan melakukan pengecekan sarana dan prasarana yang ada dilokasi tersebut,&#8221; sambung Mubtadi Latif.</p>
<p>Adanya wifi kabel yang masuk di objek wisata Pantai Minajaya cukup membantu warga dan wisatawan. Hanya dengan membeli voucher wifi seharga Rp 2.000, dengan durasi dua jam, komunikasi menjadi lancar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/wisatawan-keluhkan-signal-hp-di-objek-wisata-pantai-minajaya-blankspot-ini-kata-kadiskominfosan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral Soal Harga Tiket Pantai Minajaya, Koordinator Pos Retribusi Angkat Bicara</title>
		<link>https://lingkarpena.id/viral-soal-harga-tiket-pantai-minajaya-koordinator-pos-retribusi-angkat-bicara/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/viral-soal-harga-tiket-pantai-minajaya-koordinator-pos-retribusi-angkat-bicara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 10:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Jalankan Perda]]></category>
		<category><![CDATA[Koordinator Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Objek Wisata Pantai Minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sangkal Pungli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=50777</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/viral-soal-harga-tiket-pantai-minajaya-koordinator-pos-retribusi-angkat-bicara/" title="Viral Soal Harga Tiket Pantai Minajaya, Koordinator Pos Retribusi Angkat Bicara" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Viralnya soal perdebatan salah seorang wisatawan lokal pengunjung dengan petugas retribusi di pintu masuk kawasan wisata Pantai Minajaya menuai sorotan publik. Peristiwa itu ramai usai diunggah di media sosial langsung viral dan menjadi sorotan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terkait hal itu, Koordinator Lapangan Pos Retribusi Objek wisata Minajaya, Yayat Supriatna, menuturkan penerapan tarif diberlakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Tentang Pajak dan Retribusi Daerah yang baru. Namun eksekusi dilapangan jauh dari itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya sebagai petugas hanya menjalankan perintah, tetapi harus digaris bawahi, bahwa eksekusi dilapangan tidak seperti itu. Kenyataan dilapangan, restribusi tidak seperti itu,” jelas Yayat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut Yayat katakan, untuk berwisata ke Minajaya, ia pastikan tidak akan ada pengunjung yang mengurungkan niatnya untuk berwisata karena terbentur harga tiket.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kalau kita terapkan sesuai Perda wah sudah berapa juta uang yang masuk, tapi kita tidak seperti itu. Soal harga tiket masih kita landaikan. Bahkan ada yang tidak punya uang pun saya masukan. Tadi saja ada mobil hanya mampu bayar lima ribu,&#8221; paparnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut kata Yayat, dalam menjalankan tugasnya petugas berhak mencegat pengunjung yang masuk dan menyampaikan soal besaran harga tiket masuk sesuai Perda, namun jika memang pengunjung keberatan, pihaknya tidak serta merta melarang untuk masuk, dan harga tiket pun disesuaikan dengan kemampuan pengunjung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bukan hanya sekali ada pengunjung yang datang menggunakan mobil bak terbuka hanya memberi uang Rp 20 ribu. Ya kita beri tiket sesuai dengan jumlah uangnya. Jujur saja saya orang kecil dan sangat paham dengan itu,&#8221; tambah Yayat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yayat menolak pernyataan nrtizen, jika persoalan tiket masuk objek wisata pantai Minajaya itu dikatakan demikian. Apalagi di kait-kaitkan dengan aktivitas pungutan liar (pungli).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kita sudah capek capek menjalankan Perda dan mengumpulkan uang untuk kas daerah, malah kita dikatakan pungli,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/viral-soal-harga-tiket-pantai-minajaya-koordinator-pos-retribusi-angkat-bicara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rusaknya Plat Beton Jalan Minajaya, Kepala UPTD PU Jampangkulon Buka Suara</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rusaknya-plat-beton-jalan-minajaya-kepala-uptd-pu-jampangkulon-buka-suara/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rusaknya-plat-beton-jalan-minajaya-kepala-uptd-pu-jampangkulon-buka-suara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 13:45:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pekerjaan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[jalan kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[UPTD PU Jampangkulon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=50632</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rusaknya-plat-beton-jalan-minajaya-kepala-uptd-pu-jampangkulon-buka-suara/" title="Rusaknya Plat Beton Jalan Minajaya, Kepala UPTD PU Jampangkulon Buka Suara" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Rusaknya Plat beton pada jembatan di jalan kabupaten ruas Cibungur &#8211; Minajaya, tepatnya di Kampung Badak Nawing, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan warga dan sempat di unggah di media sosial Facebook.</p>
<p>Terkait kondisi itu, Kepala UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Jampangkulon, Rudi Abe, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, jembatan itu mengalami kerusakan akibat banjir pada 5 Desember 2024 lalu.</p>
<p>Lanjut Rudi, nntuk penangananya pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah memasang plat baja di titik kerusakan pada jembatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Benar pasca bencana banjir 5 Desember 2024 jembatan yang ada di Kampung Badak Nawing mengalami kerusakan. Untuk penanganan sementara kami memasang plat baja pada titik kerusakannya,&#8221; kata Rudi Abe, kepada Lingkarpena.id Jumat (28/3).</p>
<p>Belakangan, kondisi kerusakan pada jembatan tersebut mendapat perhatian dari PT. Berkah Semesta Maritim (BSM) perusahan yang membangun tambak udang di kawasan Pantai Minajaya.</p>
<p>Adanya perhatian PT. BSM pada kerusakan jembatan tersebut mengingat untuk mencapai ke titik lokasi tambak harus melewati jembatan tersebut.</p>
<p>Pada Maret 2025, PT. BSM atas restu Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memperbaiki kerusakan jembatan tersebut dengan pemasangan beberapa plat beton. Ukuran plat beton yang dipasang, panjang 180 Senti meter, lebar 70 Senti meter, dan tebal 25 Senti meter.</p>
<p>Diungkapkan Rudi Abe, pemasangan plat beton pada jembatan tersebut dengan sistim satuan. Hal ini untuk mengantisipasi apabila mengalami kerusakan tidak menyeluruh, dan penanganannya pun bisa dilakukan segera.</p>
<p>&#8220;Plat beton yang dipasang pada jembatan tersebut dengan sistem satuan. Ini untuk mengantisipasi apabila mengalami kerusakan dapat segera diperbaiki,&#8221; tambah Rudi Abe.</p>
<p>Terkait dengan adanya kerusakan akibat dilewati kendaraan pengangkut alat berat, Rudi Abe mengatakan bahwa kerusakan tersebut akan segera ditangani oleh pihak PT. BSM.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rusaknya-plat-beton-jalan-minajaya-kepala-uptd-pu-jampangkulon-buka-suara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Audiensi FMNMB dan PT BSM, Komisi II DPRD: Respons Baik Investor dan Keluhan Warga</title>
		<link>https://lingkarpena.id/audiensi-fmnmb-dan-pt-bsm-komisi-ii-dprd-respons-baik-investor-dan-keluhan-warga/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/audiensi-fmnmb-dan-pt-bsm-komisi-ii-dprd-respons-baik-investor-dan-keluhan-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 12:52:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perizinan]]></category>
		<category><![CDATA[FMNMB]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Penolakan Tambak Udang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambak Udang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=49046</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/audiensi-fmnmb-dan-pt-bsm-komisi-ii-dprd-respons-baik-investor-dan-keluhan-warga/" title="Audiensi FMNMB dan PT BSM, Komisi II DPRD: Respons Baik Investor dan Keluhan Warga" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sejumlah warga Pajampangan yang mengatasnamakan diri Forum Masyarakat dan Nelayan Minajaya Bersatu (FMNMB) melakukan audiensi dengan Komisi II DPRD di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Sukabumi, pada Kamis kemarin, 13 Februari 2025.</p>
<p>Audiensi dihadiri pula oleh PT. Berkah Semesta Maritim (BSM) perusahaan pengembang tambak udang di Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Selain itu hadir pula perwakilan PT. Nuansa Baskara Cipta (NBC) pemilik lahan bakal tambak, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Sukabumi, serta Dinas Tata Ruang.</p>
<p>Disampaikan Ali Iskandar, bahwa aktivitas pra kontruksi proyek tambak udang di sekitar wilayah pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade sudah dihentikan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan yang selama ini dilakukan perusahaan termasuk dalam tahap pra kontruksi untuk sementara sudah dihentikan,&#8221; ujar Ali Iskanadar kepada Lingkarpena.id Kamis kemarin.</p>
<p>Ditegaskan Ali, bahwa pihak perusahaan sebelumnya menganggap kegiatan alat berat di lokasi proyek tersebut adalah land clearing (pembebasan lahan). Namuh hal tersebut menimbulkan perbedaan pendapat dengan pemerintah daerah.</p>
<p>Maka dari itulah membuat pihaknya belum mengambil langkah lebih lanjut setelah dikeluarkannya surat teguran kedua pada 30 Januari 2025 lalu.</p>
<p>&#8220;Iya, agar bisa masuk tahap kontruksi, pemerintah mendorong pihak perusahaan untuk menyelesaikan terlebuh dahulu dokumen perizinan, seperti Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL),&#8221; terang Ali.</p>
<p>Sementara Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita menyatakan, bahwa ia ingin mendengar langsung keluhan dan aspirasi masyarakat mengenai dampak dari proyek tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami ingin mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah masyarakat terkait adanya pembangunan tambak. Hanya belum ada solusi. Ya kita tunggu saja hasilnya seperti apa,&#8221; ujar Hamzah.</p>
<p>Ditegaskan Hamzah, kesepakatan hari ini pihak perusahaan akan menghentikan kegiatan dilapangan. &#8220;Ya, sesuai dengan PPKPR yang dikeluarkan oleh Tata Ruang di pasal 9 poin 26, jadi sebelum izin lengkap dilarang untuk melakukan pembangunan,&#8221; tegas Hamzah kepada lingkar pena.id Kamis (13/2/2025).</p>
<p>Menyikapi polemik yang ada Hamzah berharap kedepannya terjalin sinergitas dan kolaborasi yang baik antara perusahaan dengan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan daya ekonomi masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Kami berharap antara forum dengan perusahaan bisa berkolaborasi dengan baik sehingga bisa meningkatkan daya ekonomi masyarakat setempat,&#8221; pungkas Hamzah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/audiensi-fmnmb-dan-pt-bsm-komisi-ii-dprd-respons-baik-investor-dan-keluhan-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekomendasi Tempat Liburan Sukabumi Selatan, Ada Penangkaran Penyu dan Museum Megalodon</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rekomendasi-tempat-liburan-sukabumi-selatan-ada-penangkaran-penyu-dan-museum-megalodon/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rekomendasi-tempat-liburan-sukabumi-selatan-ada-penangkaran-penyu-dan-museum-megalodon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2025 14:50:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Curug]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Megalodon]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Palangpang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Ujung Genteng]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkaran Penyu]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Liburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=48409</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rekomendasi-tempat-liburan-sukabumi-selatan-ada-penangkaran-penyu-dan-museum-megalodon/" title="Rekomendasi Tempat Liburan Sukabumi Selatan, Ada Penangkaran Penyu dan Museum Megalodon" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kemana mengajak anak anda libur panjang sekarang? Setidaknya ada dua tempat liburan yang pas, yakni Eduwisata Penangkaran Penyu di Pantai Pangumbahan, dan Eduwisata Museum Megalodon. Keduanya berada di Sukabumi Selatan, tepatnya di Pajampangan.</p>
<p>Lokasi Eduwisata Penangkaran Penyu Pantai Pangumbahan terletak di Kampung Ciburial, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap. Sementara Eduwisata Museum Megalodon terletak di Kampung Salenggang, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Untuk menuju kedua tempat tersebut dibutuhkan waktu empat jam perjalanan dari Kota Sukabumi. Jika berniat mengunjunginya, dari Kota Sukabumi disarankan mengambil jalan arah Palabuahanratu &#8211; Kiaradua &#8211; Jampangkulon dan berahir di Kota kecil Surade.</p>
<p>Kondisi ruas jalan tersebut cukup bagus, namun perlu berhati hati, usai bencana Desember 2024 lalu masih ada titik titik sisa longsor yang belum rampung diperbaiki, meskipun bisa dilalui.</p>
<p>Saat menuju ke sana, selama diperjalanan anda akan disuguhi panorama alam dengan hijaunya hamparan kebun teh, ngarai curam, dan rimbunya pepohonan menambah lengkap petualangan berlibur ke Pajampangan.</p>
<p>Setibanya di Kota kecil Surade, untuk menuju ke Eduwisata Museum Megalodon, perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Salenggang, akses masuknya dari Jalan ruas Cibarehong &#8211; Cibungur.</p>
<p>Sementara jika ingin langsung menuju ke Eduwisata Penangkaran Penyu Pantai Pangumbahan, dari Surade perjalanan dilanjutkan menuju ke arah Ujunggenteng, berjarak 18 kilo meter. Tidak sulit untuk sampai ke tempat tersebut. Cukup bertanya ke warga, anda akan diarahkan dengan bahasa ramah.</p>
<p><strong>Museum Megalodon</strong></p>
<p>Museum Megalodon pertama di Indonesia itu berdiri di samping Balai Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Di luar negeri, museum seperti itu hanya ada di Peru, Inggris, dan Amerika. Karena sangat jarang, Museum Megalodon Gunungsungging sempat menjadi perhatian dunia internasional.</p>
<p>Di Museum berukuran 6 x 8 meter itu tersimpan segudang informasi seputar Megalodon. Ratusan fosil gigi hiu purba atau megalodon, moluska, ambergris, hingga tulang paus, gigi paus, dan lumba-lumba purba terpajang disana. Hingga kini tercatat ada 524 fosil.</p>
<p>Museum itu didirikan masyarakat lokal bekerja sama dengan Pemerintah Desa Gunungsungging sebagai pusat wisata dan edukasi.</p>
<p>Keberadaan fosil-fosil hewan purba itu membuktikan bahwa pada masa Miosen (12-23 juta tahun lalu), kawasan Pajampangan Sukabumi merupakan lautan yang kaya akan keanekaragaman hayati.</p>
<p>Dengan mengunjungi Museum Megalodon anda, terutama anak anda, secara tak langsung telah berwisata sambil menimba ilmu.</p>
<p><strong>Penangkaran Penyu</strong></p>
<p>Berkunjung ke pantai sepertinya menjadi momen menyenangkan untuk mengisi libur panjang ahir pekan.<br />
Pantai Pangumbahan sendiri terletak di Desa Pangumbahan, Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat. Pantai ini termasuk ke dalam deretan surga tersembunyi di pesisir Barat Pulau Jawa.</p>
<p>Pantai Pangumbahan memiliki hamparan pasir silika yang menawan. Pasirnya berasal dari batuan tertua di Provinsi Jawa Barat, yang terletak di sekitar garis pantai. Pecahan atau reruntuhan bebatuan ini menghasilkan kuarsa yang biasa masyarakat gunakan untuk penyaringan air alami. Uniknya, pasir silika putih bersih tersebut akan berkilauan ketika terpapar sinar matahari.</p>
<p>Salah satu daya tarik yang ada di Pantai Pangumbahan adalah melihat atraksi penyu bertelur. Aktivitas ini menjadi momen langka yang bisa pengunjung temui. Mengingat penyu hanya akan bertelur ketika musim panas sekitar bulan Mei sampai Agustus.</p>
<p>Jika ingin menyaksikan bagaimana penyu bertelur, Anda bisa datang sekitar pukul 19.00 WIB hingga 02.00 WIB. Namun, ketika proses bertelur berlangsung, pengunjung wajib menjaga volume suara atau tidak gaduh. Pasalnya, penyu cukup sensitif dengan suara-suara bising.</p>
<p>Pantai Pangumbahan Sukabumi sendiri memiliki program pelestarian penyu yang sangat aktif. Tim sukarelawan dan penjaga pantai bekerja sama dalam memantau serta melindungi telur-telur penyu. Kemudian melepaskan anak penyu yang baru menetas ke laut ketika usianya sudah mencukupi.</p>
<p>Pantai Pangumbahan menjadi kawasan konservasi penyu. Disana telah dibangun beberapa fasilitas dan sarana informasi seputar satwa penyu. Berkunjung ke sana anda akan diberikan informasi seputar hewan bertempurung, penyu.</p>
<p>Berkunjung ke Pantai Pangumbahan sangat beruntung, selain bisa berwisata di alam terbuka, juga akan menambah perbendaharaan pengetahuan seputar dunia satwa langka. Selamat berlibur.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rekomendasi-tempat-liburan-sukabumi-selatan-ada-penangkaran-penyu-dan-museum-megalodon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
