<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sungai Cibening &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/sungai-cibening/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Nov 2024 15:33:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Sungai Cibening &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Purabaya Sukabumi Dikepung Banjir</title>
		<link>https://lingkarpena.id/purabaya-sukabumi-dikepung-banjir/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/purabaya-sukabumi-dikepung-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 15:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Dikepung Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Purabaya Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cibening]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=46336</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/purabaya-sukabumi-dikepung-banjir/" title="Purabaya Sukabumi Dikepung Banjir" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Guyuran hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama yang terjadi di wilayah Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi pada Selasa 26 Nopember 2024 sejak pukul 14.00 WIB, memicu air Sungai Cibening meluap ke pesawahan dan pemukiman warga.</p>
<p>Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya, Yanto Prayitno, dalam keterangan tertulisnya melaporkan, akibat luapan air Sungai Cibening, menyebabkan banjir terjadi dibeberapa tempat.</p>
<p>Banjir di Kecamatan Purabaya tersebut meliputi Kampung Muara RT 08/06, Desa Purabaya. Akibatnya 8 Kepala Keluarga dan 17 jiwa terdampak dan harus dievakuasi.</p>
<p>&#8220;Di Kampung Lembur Tengah RT 01/02, RT 03/01, dan RT 02/01, 42 KK dengan 123 jiwa terdampak,&#8221; ujar Yanto.</p>
<figure id="attachment_46338" aria-describedby="caption-attachment-46338" style="width: 829px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-46338" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-26-at-20.49.32-e1732635052208-200x112.jpeg" alt="" width="829" height="464" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-26-at-20.49.32-e1732635052208-200x112.jpeg 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-26-at-20.49.32-e1732635052208-640x358.jpeg 640w" sizes="(max-width: 829px) 100vw, 829px" /><figcaption id="caption-attachment-46338" class="wp-caption-text">Begini kondisi banjir di Kecamatan Purabaya Sukabumi.| Istimewa</figcaption></figure>
<p>Selain itu, kata Yanto, banjir pun terjadi di Desa Pagelaran, di Kampung Ciseureuh RT 10/02 akibatnya 7 KK dengan 18 jiwa terdampak. Di Kampung Legok RT 11/02, 3 KK dengan 8 jiwa terdampak.</p>
<p>Diungkapkan Yanto, akibat bencana banjir itu sedikitnya 52 rumah warga dan 5 hektar pesawahan terendam luapan air Sungai Cibening. Namun dari kejadian itu dilaporkan tidak ada korban luka dan korban jiwa.</p>
<p>&#8220;Untuk kerugian materil masih dalam kajian,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk penanganan, P2BK Purabaya berkoordinasi dengan Pemcam, Pemdes, satpol PP, Polsek, Koramil dan relawan Mantab, asessment ke lokasi.</p>
<p>Sementara Camat Purabayan Sri Yuliani yang turun langsung ke lokasi mengatakan, bahwa ketinggian air berangsur surut. Dan untuk penanganan lanjutkan pihaknya terus memantau kondisi dilapangan.</p>
<figure id="attachment_46339" aria-describedby="caption-attachment-46339" style="width: 857px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-46339" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-26-at-20.49.31-scaled-e1732635145356-200x112.jpeg" alt="" width="857" height="480" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-26-at-20.49.31-scaled-e1732635145356-200x112.jpeg 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-26-at-20.49.31-scaled-e1732635145356-640x358.jpeg 640w" sizes="(max-width: 857px) 100vw, 857px" /><figcaption id="caption-attachment-46339" class="wp-caption-text">Camat Purabaya Sri dan Forkopimcam lainnya saat meninjau lokasi banjir.| Istimewa</figcaption></figure>
<p>&#8220;Besok kami akan lakukan monitoring, dan situasi terkini air muali surut,&#8221; ujar Sri.</p>
<p>Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diharapkan Sri menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tetap waspada dan respek dan dapat menyikapi kondisi terkini.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah kini air mulai surut. Dan saya menghimbau kepada warga untuk selalu waspada. Jika terjadi hujan lagi diharap untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Di sana kan ada dataran yang lebih tinggi,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sri berpesan, apapun kondisinya besok diharapkan warga bisa datang ke TPS untuk menggunakan haknya dan menyalurkan aspirasinya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/purabaya-sukabumi-dikepung-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sungai Cibening Disoal Warga, Ini Penjelasan Camat Purabaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jul 2024 15:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Akar Bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimcam Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cibening]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=42559</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/" title="Sungai Cibening Disoal Warga, Ini Penjelasan Camat Purabaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sungai Cibening Desa/Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, kerap dianggap penyebab banjir di wilayah tersebut. Sehingga tak ayal menjadi sorotan masyarakat. Kondisi itu langsung ditanggapi Forkopimcam dan gerak cepat turun ke lapangan.</p>
<p>Dikawan tersebut pernah mengalami banjir terparah terjadi pada Februari 2024 lalu. Air Sungai Cibening meluap, hingga merendam pemukiman, lahan pertanian, serta jalan raya.</p>
<p>Kepala Desa Purabaya, Hendi, membenarkan kejadian itu. Bahkan katanya telah dua kali terjadi. Untuk mengantisipasi kejadian serupa telah dilakukan upaya pencegahan, kata dia.</p>
<p>Camat Purabaya, Sri Mulyani saat dikonfirmasi mengatakan, ada beberapa penyebab terjadinya banjir, antara lain adanya penyempitan Sungai Cibening sehingga aliran air meluber.</p>
<figure id="attachment_42562" aria-describedby="caption-attachment-42562" style="width: 873px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-42562" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-27-at-21.34.20-e1722092346242-200x112.jpeg" alt="" width="873" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-42562" class="wp-caption-text">FOTO: Petugas saat memotong reruntuhan akar akar Bambu yang menjadi tersumbatnya sungai Cibening Purabaya.| ist</figcaption></figure>
<p>&#8220;Banyak penyebabnya, terutama adanya limbah pohon bambu yang menyumbat sampah sampah kecil. Titik terparah ada di Kampung Lemburtengah, disana terjadi penyempitan, juga sampah rumah tangga,&#8221; jelas Sri kepada Lingkar Pena, Sabtu (27/7).</p>
<p>Lebih lanjut kata Sri, pihaknya terus berusaha untuk menangani permasalahan ini. Hanya saja hingga kini ada kendala yang belum terpecahkan, yakni kesulitan untuk membawa alat berat guna dilakukan pengerukan.</p>
<p>&#8220;Kami terus mengupayakan Namum terkendala sulitnya membawa alat alat berat ke lokasi, karena sungai tepat berada ditengah pemukiman warga,&#8221; terang Sri.</p>
<p>Selain itu kata dia, dalam masalah ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Bahkan telah juga dilakukan giat bersih bersih sungai dengan melibatkan unsur Forkopimcam, pemdes, Relawan, dan warga masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Kami sudah melakukan pembersihan sungai dengan warga, ini diharapkan warga tergerak hatinya dan peduli terhadap lingkungan, terutama mereka mau untuk melakukan pembersihan sungai secara berkelanjutan,&#8221; kata Sri.</p>
<p>Dijelaskan Sri, beberapa waktu lalu sempat terjadi banjir parah. Pasca banjir, semua elemen dilibatkan untuk melakukan pembersihan sungai, mensterilkan sungan dari tumpukan sampah.</p>
<p>Hasilnya ketika hujan turun air sungai Cibening tidak meluap dan tidak lagi menyebabkan banjir.</p>
<p>&#8220;Hanya saja belakangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi banjir pernah terjadi lagi. Yang menjadi masalah adalah kurangnya kepedulian dan kesadaran warga pada lingkungan. Jadi masalah yang perlu segera dilakukan adalah menciptakan kesadaran masyarakat untuk membersihkan sungai secara berkala,&#8221; tandas Sri.</p>
<p>Sri menambahkan pendangkalan sungai terjadi di Kampung Muara Desa Purabaya, yang merupakan hulu sungai, juga dibagian hilir yakni Kampung Baru.</p>
<p>Untuk penanganan itu sambung Sri, memang diperlukan alat berat untuk pengerukan. Karena pada lokasi banyak akar akar pohon (tunggul), seperti tunggul bambu.</p>
<p>Terpisah, dikonfirmasi wartawan, terkait masalah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan meninjau lokasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Ya nanti kami harus cek dulu ke loksi, penyebab banjirnya itu apa. Dan nanti kita kaji oleh satgas dari unsur akademis, setelah itu kita akan mengambil langkah bersama,&#8221; singkat Prasetyo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Tebar 3000 Bibit Ikan Nilem di Sungai Cibening Purabaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dinas-perikanan-kabupaten-sukabumi-tebar-3000-bibit-ikan-nilem-di-sungai-cibening-purabaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dinas-perikanan-kabupaten-sukabumi-tebar-3000-bibit-ikan-nilem-di-sungai-cibening-purabaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 06:01:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERIKANAN]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ribuan Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cibening]]></category>
		<category><![CDATA[Tebar Ikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=33568</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dinas-perikanan-kabupaten-sukabumi-tebar-3000-bibit-ikan-nilem-di-sungai-cibening-purabaya/" title="Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Tebar 3000 Bibit Ikan Nilem di Sungai Cibening Purabaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Dinas Perikanan, Kabupaten Sukabumi melakukan peninjauan langsung ke Sungai Cibening, tepatnya Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Rabu (09/08/2023).</p>
<p>Diketahui peninjauan dilakukan untuk melihat ketersediaan air di sungai Cibening saat musim kemarau. Selain itu kegiatan perilisan ikan ini juga di prakarsai oleh kepedulian Desa Neglasari terhadap upaya pelestarian ikan di daerahnya.</p>
<p>Kepala Dinas Perikanan, Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati mengatakan bahwa sebelumnya Desa mengajukan permohonan permintaan benih ikan untuk di rilis di Sungai Cibening ke Dinas Perikanan sekaligus sosialisasi untuk menghimbau agar masyarakat di Kecamatan Purabaya dapat lebih meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian ikan melalui kesadaran untuk tidak membuang sampah di sepanjang aliran sungai.</p>
<p>&#8220;Sungai Cibening merupakan anak sungai yang bermuara ke Sungai Cibuni. Saat ini Sungai tersebut memiliki keanekaragaman yang masih baik. Adanya potensi perikanan yang besar di daerah tersebut di harapkan dapat berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi yang besar bagi masyarakat,&#8221; kata Nunung dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id.</p>
<p>Dinas Perikanan bersama Camat, Perangkat Desa dan Ponpes Darul Fikri yang berdekatan langsung dengan DAS Cibening melalukan pelepasliaran ikan. Adapun jenis ikan yang dilepas liarkan yakni ikan Nilem sebanyak 3.000 ekor.</p>
<figure id="attachment_33570" aria-describedby="caption-attachment-33570" style="width: 200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-33570" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/08/IMG_20230810_125812-200x112.jpg" alt="" width="200" height="112" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/08/IMG_20230810_125812-200x112.jpg?v=1691647147 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/08/IMG_20230810_125812-300x170.jpg?v=1691647147 300w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/08/IMG_20230810_125812-640x358.jpg?v=1691647147 640w" sizes="auto, (max-width: 200px) 100vw, 200px" /><figcaption id="caption-attachment-33570" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Perikanan bersama unsur Pemerintah Desa siap menebar benih ikan.| ist</figcaption></figure>
<p>Lanjut Nunung, Ikan nilem merupakan jenis ikan Lokal di kabupaten Sukabumi. Ikan ini merupakan ikan yang hidup liar di perairan umum terutama di sungai-sungai yang berarus sedang dan berair jernih. Ikan Nilem merupakan ikan ekonomis yang mudah di dapatkan dan disukai sebagai produk makanan untuk pemenuhan gizi di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dinas Perikanan juga turut mengajak masyarakat sekitar agar ikut serta dan bersinergi dalam upaya pelestarian ikan dan lingkungan, adapun kegiatan yang dapat dilakukan seperti: Bersih sungai, Penanaman pohon di Lingkungan Sungai atau Situ, tidak membuang sampah sembarangan, tidak menggunakan alat tangkap yang berbahaya bagi biota perairan seperti penggunaan setrum dan racun, serta bersama sama mengawasi pembuangan limbah langsung yang berbahaya ke sungai,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dinas Perikanan juga menyampaikan bahwa kegiatan perilisan ikan ini harapannya dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat, nantinya ikan yang ada dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sebagai bentuk komitmen dinas perikanan dalam menurunkan angka stunting.</p>
<p>&#8220;Dinas Perikanan bersama perangkat kecamatan dan bagian pengawasan saat ini sedang giat melakukan sosialisasi larangan pencemaran sungai baik secara langsung maupun dengan memasang spanduk larangan. Musim kemarau saat ini merupakan waktu yang paling sering ditemukan kejadian penggunaan racun di sungai,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Nunung juga menyampaikan terkait aturan mengenai larangan tersebut tertuang di dalam PERDA NO 1 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Perikanan yang terdapat pada pasal 57 yang berbunyi : barangsiapa yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan kerusakan sumberdaya ikan atau lingkungan dipidana dengan kurungan paling lama 6 bulan atau denda paling banyak 50 juta rupiah.</p>
<p>Harapannya kegiatan ini dapat ditularkan oleh seluruh perangkat desa, bentuk kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian ikan ini dapat membantu upaya pengelolaan perairan darat di Kabupaten Sukabumi secara berkelanjutan, selain itu hadirnya peran masyarakat dalam menjaga ekosistem ikan merupakan salah satu kewajiban kita bersama agar manfaat dari ikan tersebut dapat di rasakan hingga anak cucu kita nanti,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dinas-perikanan-kabupaten-sukabumi-tebar-3000-bibit-ikan-nilem-di-sungai-cibening-purabaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
