LINGKARPENA.ID | Kepala Staf Kodim Kasdim 0607 Kota Sukabumi turut menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Musrenbang tingkat Kota Sukabumi. Musrenbang yang mengambil tema “Seragam Beragam” tersebut digelar di GOR Merdeka Kota Sukabumi, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kamis (16/3/2023).
Kehadiran Kepala Staf Kodim 0607/Kota Sukabumi Mayor Inf. Suntoro tersebut mewakili Dandim pada kegiatan Musrenbang tingkat Kota Sukabumi Tahun 2023 untuk Perencanaan Tahun 2024. Dalam kesempatan itu Musrenbang dihadiri kurang lebih 200 orang.
Hadir dalam kegiatan Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi, H. Kamal Suherman (Ketua DPRD kota Sukabumi),
c. Mayor Inf Suntoro (Kasdim 0607/kota Sukabumi), Kompol Anna (Kabagren Polresta Sukabumi), Agus Wawan Gunawan (Kadisperindag kota Sukabumi), Drs. Bob Ronald F. Sagala, M.Si (Kepala Sub Direktorat Perwncanaan dan Evaluasi Wilayah II Kementerian Dalam Negeri), Indra Permana, ST.MT (Bidang Perncanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Jabar), Samsul Fuad S.Ag MH (Kepala Kemenag kota Sukabumi), Yudi Yustiawan, ST. MT (Kaban Kesbangpol Kota Sukabumi) dan tamu undangan.
Dalam sambutannya Achmad Fahmi mengatakan, “Intinya kami akan melaksanakan dan memastikan benar dalam pelaksanaan pembangunan yang akan dilaksanakan oleh PJS sementara yang telah disiapkan desain pembangunannya.Ya sehingga pejabat yang melaksanakan sementara waktu ini nantinya bisa mendapatkan arah dan kebijakan strategi pembangunan di Kota Sukabumi.
Musrenbang kali ini dengan tema seragam beragam, dari keberagaman yang ada dimiliki kota untuk seragam membangun kota Sukabumi,” jelas Fahmi.
Dalam memberikan kebahagiaan dan kegembiraan bagi peserta musrenbang baik RT, RW dan elemen lainnya yang sudah melaksanakan musrenbang dan kini kita laksanakan di tingkat kota.
“Cita cita bangsa Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial,” tuturnya.
Menurut Fahmi, pembangunan nasional sebagai upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan bernegara, sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Urusan pemerintahan yang diserahkan ke daerah antara lain meningkatkan dan pemerataan pendapatan masyarakat, meningkatkan dan pemeratakan daya saing daerah meningkatkan dan pemerataan kesempatan kerja, meningkatkan dan pemerataan lapangan usaha.
“Perbandingan persentase penduduk miskin di kota Sukabumi menurun sebelumnya 5% dari 7% kini menjadi 2%. Nah program yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 nanti diantaranya optimalisasi puskesmas, Sukabumi kreative hub, undian online, revitalisasi pendistrian, maghrib mengaji, pendidikan pokasi, rumah sakit singgah, student camp, Sukabumi kece, little Sukabumi, peninggkatan literasi, Sukabumi artis asosiasion, kridit anyelir. Isu strategis berdasarkan lingkungan hidup diantaranya isu global, isu nasional, isu regional,” terangnya.
Sementara untuk isu strategis Provinsi Jawa Barat antara lain kualitas nilai kehidupan dan daya saing, sumber daya manusia kemiskinan pengangguran dan masalah sosial, pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sesuai daya dukung dan daya tampung, lingkungan produktivitas serta daya saing ekonomi yang berkelanjutan reformasi birokrasi.
Permasalahan dan isu strategis Kota Sukabumi antara lain ekonomi bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, dampak proyek strategis nasional dan mega proyek lainnya, permukiman kumuh lingkungan hidup dan kebencanaan, kualitas sumber daya manusia, inovasi di pemerintahan, Pemilu dan Pilkada serentak 2024.
“Rancangan tujuan sasaran RTS Kota Sukabumi tahun 2024-2026 antara lain terciptanya ekonomi Kota Sukabumi yang inklusif, terciptanya kualitas SDM yang berkarakter dan kompetisi terwujudnya ruang kota yang nyaman dan berkelanjutan, terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif,” pungkasnya.(*)
Sumber:(Pendim 0607).






