Brigjen Pol Mardiaz, Beri Bantuan Usaha bagi Pemulung

Kaetukpa Brigjen Pol Mardiaz didampingi beberapa siswa Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi saat memberikan bantuan usaha kepada Eman yang berprofesi pemulung.| Azis Ramdhani

LINGKARPENA.ID | Seorang pemulung bernama Eman yang tinggal di kolong jembatan trotoar jalan Bhayangkara Kota Sukabumi sumringah dan haru saat menerima bantuan dari Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, pada Kamis (13/04/2023).

Diketahui Eman dalam kesehariannya berprofesi sebagai pemulung. Saat ini ia tinggal di tempat yang sangat tidak layak. Tinggal di kolong jembatan dengan atap dari terpal yang bolong-bolong dikelilingi sampah berserakan.

Jenderal Bintang Satu ini pun menghampiri Eman dengan didampingi siswa Setukpa Angkatan Resimen 52 Setukpa Polri ke tempat Eman untuk menawarkan masa kehidupan yang lebih layak.

Atas usaha dan upaya dari Kepala Setukpa membuahkan hasil, akhirnya Eman pun langsung mendapatkan penangan medis dan menggunduli rambut gondrongnya itu.

Baca juga:  ODGJ Bakar Rumah Orangtuanya di Lembursitu Kota Sukabumi

Air mata Eman pun pecah berlobang saat dihadapan Jenderal Polisi Mardiaz. Saat itu jua ia menerima bantuan usaha untuk berjualan senilai Rp5 juta rupiah.

Bahkan sampai kagetnya Eman sempat pinsan dihadapan Jendral Mardiaz usai menerima bantuan untuk usahanya.

Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program siswa Setukpa Angkatan 52 Rahesa Aditya Diandra yang jumlahnya ada 2090 orang.

“Tentunya bulan ini merupakan bulan bakti yang mana bertepatan dengan bulan suci ramadan bulan baik. Sesuai dengan nama agkatan mereka Rahesa Aditya Diandra yang artinya Perwira welas asih dan bijaksana,” kata Merdiaz kepada Lingkarpen.id, saat di lokasi tinggal Eman.

Baca juga:  Perkuat Sinergitas, Polres Sukabumi Kota Olahraga Bareng Wartawan

Diketahui, Eman sudah tinggal lama bertahun-tahun di tempat tersebut dan sempat menjadi pemulung di Jakarta. Namun balik lagi ke tempat di jalan Bhayangkara Kota Sukabumi.

“Pak Eman kita bantu pulang ke kampungnya ke Bojonglopang Kecamatan Jampangtengah dan diberikan modal usaha untuk berjualan kopi, Memang orangtuanya sudah meninggal. Namun masih ada perempunnya dan kita fasilitasi untuk berjualan,” ungkapnya.

Tak hanya itu lanjut dia, salah satu siswa Stukpa Angkatan 52, Purnomo yang bertugas di Lamongan orang yang dermawan dan telah banyak merawat 174 ODGJ yang dilakukan di kotanya.

Baca juga:  Program P2RW Kelurahan Sriwedari Capai 90 Persen

Purnomo bersama teman angkatannya didampingu Jendral Mardiaz pun membantu salah satu warga Kota Sukabumi mengobati ODGJ.

“Hari ini juga kami merawat ODGJ seorang perempuan dan kita akan serahkan kepada keluarga dan diberikan obat untuk penyembuhan selama tiga bulan. Termasuk memberikan usaha kepada keluarganya,” ucapnya.

Orang Nomer Satu di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi ini berharap agar bisa menjadi contoh bagi anggota Kepolisian.

“Tentunya kegiatan ini kami berharap menjadi roh model buat Polri utamanya untuk rekanan dan juniornya,” pungkas Jendral Bintang Satu.

Pos terkait