LINGKARPENA.ID | Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mendorong percepatan penanganan pascabencana, khususnya dalam pemulihan sektor perumahan dan kawasan permukiman masyarakat terdampak, Senin (12/10/2026).
Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Deputi Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, hadir didampingi Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi.
Koordinasi ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan langkah pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk menangani dampak bencana secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Disperkim Kabupaten Sukabumi memiliki peran strategis dalam mendukung proses pemulihan, terutama pada sektor perumahan dan kawasan permukiman yang terdampak bencana. Penanganan tersebut membutuhkan sinergi antarlembaga agar kebutuhan masyarakat dapat teridentifikasi dengan baik dan proses pemulihan berjalan sesuai prioritas.
Selain pemulihan hunian warga, koordinasi juga diarahkan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur terdampak, sehingga lingkungan permukiman dapat kembali berfungsi dengan aman dan layak.
Melalui koordinasi bersama BNPB RI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong penanganan kebutuhan masyarakat terdampak secara tepat sasaran dan berkesinambungan.
Disperkim Kabupaten Sukabumi berkomitmen mendukung upaya pemulihan melalui koordinasi lintas instansi dan penguatan dukungan pemerintah pusat. Dengan langkah tersebut, masyarakat terdampak diharapkan dapat kembali menempati lingkungan hunian yang aman, nyaman, dan layak, serta menjalani aktivitas sehari-hari secara produktif.
Percepatan pemulihan pascabencana menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat tidak hanya memperoleh penanganan darurat, tetapi juga mendapatkan dukungan dalam membangun kembali kehidupan dan lingkungan tempat tinggalnya.(adv).






