Gempa M 4,1 Guncang Kabandungan Sukabumi, 17 Rumah Rusak

Tim gabungan saat melakukan pendataan di lokasi terdampak gempa di wilayah Kabandungan pada Kamis (25/10) malam.[Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026) sore sekitar pukul 17.58 WIB.

 

Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, sebanyak 17 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

 

Dampak gempa dilaporkan terjadi di wilayah Desa Tugu Bandung dan Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan. Kerusakan yang ditemukan di antaranya berupa retakan pada bagian dinding rumah permanen serta kerusakan ringan di sejumlah bagian dapur dan kamar.

 

Berdasarkan pendataan sementara, dampak kejadian tersebut mencakup 17 kepala keluarga (KK) dengan total 52 jiwa. Hingga laporan awal diterima, tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi.

Baca juga:  Misi Suci Prajurit TNI di Perbukitan Cianjur

 

Camat Kabandungan, Lilih Resmiati, S.K.M., S.Tr.Keb., M.Si., membenarkan adanya kejadian gempa tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi wilayahnya hingga Jumat (16/10/2026) pagi masih terpantau aman.

 

“Untuk kejadian gempa kemarin sore, memang betul terjadi. Alhamdulillah, sampai sekarang kondisi masih aman. Kalaupun ada rumah yang mengalami retakan, berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, kerusakannya masih dikategorikan ringan,” ujar Lilih kepada lingkarpena. id, Jumat ( 16/10/2026 )

 

Ia menjelaskan, petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) telah melakukan pendataan ke lokasi terdampak sejak Kamis malam. Pendataan masih dilanjutkan untuk memastikan kondisi rumah warga dan mengidentifikasi dampak kejadian secara lebih menyeluruh.

Baca juga:  Satu Rumah di Benteng Sukabumi Ambruk Diguncang Gempa

 

Menurutnya, pemerintah kecamatan bersama unsur terkait terus memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya kejadian susulan.

 

“Pendataan masih dilakukan hari ini. Alhamdulillah, semua dalam kondisi aman sampai sekarang. Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian yang tidak diinginkan,” katanya.

 

Sementara itu, berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, petugas telah melakukan asesmen ke lokasi terdampak. Unsur yang terlibat dalam penanganan di antaranya pemerintah kecamatan, P2BK Kabandungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan Tagana.

Baca juga:  Viral Video Statmen Pendeta yang Mau Obok-obok Jawa Barat, Panglima Santri Jabar Angkat Bicara

 

Dalam laporan tersebut, kebutuhan mendesak yang diidentifikasi sementara berupa material bangunan untuk membantu perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan. Adapun taksiran kerugian material masih dalam proses kajian.

 

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kerusakan bangunan atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.

 

Pendataan dan pemantauan lanjutan masih dilakukan guna memastikan perkembangan kondisi warga serta dampak gempa di wilayah Kecamatan Kabandungan.

Pos terkait