LINGKARPENA.ID | Ratusan pemuda yang tergabung ke dalam komunitas Anak Muda Tajur Asli (AMTA) merayakan ulang tahun komunitasnya yang ke-24 tahun. Mereka menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan pemuda dan warga Kampung Tajur, Sabtu (23/8/2025).
AMTA merupakan wadah pemuda Kampung Tajur, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Komunitas pemuda ini sudah berdiri sejak 2001 dan memiliki anggota lebih dari 200 pemuda.
Ketua sekaligus pendiri AMTA, Asep mengatakan, AMTA dibentuk berdasarkan aspirasi para pemuda Kampung Tajur. Tujuannya, untuk mempersatukan para pemuda dan melakukan kegiatan- kegiatan yang positif.
Menurutnya, kehadiran AMTA selama ini sangat diperlukan. Karena, AMTA mampu menjadi wadah kegiatan kepemudaan di Desa Ciracap. “Selama ini mereka melakukan kegiatan bakti sosial, peringatan hari besar Islam, dan yang lainnya,” katanya kepada lingkarpena.id Sabtu (23/8).
Sementara Kepala Desa Ciracap, Sopandi mengatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda AMTA. “Kami sangat mendukung kegiatan AMTA, karena ini murni gerakan yang lahir dari para pemuda di desa kami,” ujarnya.
Pada perayaan HUT AMTA ke 24 ini, kegiatan dilaksanakan berkolaborasi dengan mahasiswa STKIP Bina Mutiara yang tengah KKN di Kampung Tajur. Mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang positif mulai dari gelar kesenian, karnaval, aneka perlombaan, hingga tabligh akbar.
Disampaikan Asep, pihaknya merayakan HUT ke-24 dengan menyuguhkan serangkai acara yang digelar mulai tanggal 21 – 24 Agustus 2025. Di hari ulang tahun kali ini ada yang berbeda dari sebelumnya. Kehadiran mahasiswa yang melalukan KKN dan terlibat dalam kegiatan tersebut menjadi sesuatu yang istimewa.
“Alhamdulilah pada perayaan HUT ke 24 ini kami merasa terbantu dengan kehadiran para mahasiswa. Mudah mudahan ini menjadi pengalaman dan kebaikan kepada kita masing masing,” tambah Asep.
Asep mengatakan, AMTA lahir 24 tahun lalu dengan semangat menyatukan para pemuda Kampung Tajur. Sehingga, para pemuda dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang positif.
“Kita juga menjalin kebersamaan, kalau ada yang sakit atau yang kena musibah kita bantu,” pungkasnya.






