LINGKARPENA.ID | Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nuryamin, menghadiri kegiatan Muhibah Ramadan yang digelar di Masjid Besar Al Jalil, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., bersama sejumlah kepala perangkat daerah. Acara tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Pajampangan, khususnya para petani yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Menurutnya, kerja keras para petani telah membantu Kabupaten Sukabumi mempertahankan perannya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Jawa Barat.
“Para petani di wilayah Pajampangan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan. Berkat kerja keras mereka, Kabupaten Sukabumi bahkan mendapatkan penghargaan dari Presiden dan dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat,” ungkapnya.
Selain itu, Wabup Andreas juga menyoroti kekompakan masyarakat Pajampangan yang dinilainya menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah. Kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat dinilai menjadi modal sosial yang sangat penting bagi kemajuan wilayah.
“Saya merasa bahagia melihat masyarakat di sini yang begitu kompak dan saling mendukung dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DLH Kabupaten Sukabumi, Nuryamin, mengatakan bahwa kegiatan Muhibah Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.
Ia menjelaskan, pada kegiatan tersebut Wakil Bupati hadir mewakili Bupati Sukabumi yang sedang melaksanakan agenda lain, yakni menghadiri kegiatan buka bersama dengan korban bencana di Kecamatan Bantargadung.
“Kegiatan ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Kebetulan hari ini Pak Wakil Bupati hadir mewakili Pak Bupati yang sedang menghadiri agenda buka bersama dengan korban bencana di Bantargadung,” jelasnya.
Nuryamin menambahkan, melalui kegiatan Muhibah Ramadan diharapkan dapat mempererat hubungan antara ulama, umara, pemerintah daerah, serta masyarakat.
“Kegiatan seperti ini penting karena menjadi sarana untuk mendekatkan ulama, umara, pemerintah, dan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, pembangunan daerah bisa berjalan lebih baik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Surade dalam membangun Masjid Besar Al Jalil yang dinilai menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong warga.
“Masjid Al Jalil ini dibangun dengan kebersamaan masyarakat dengan biaya kurang dari lima miliar rupiah. Ini luar biasa dan bisa menjadi contoh bahwa dengan kebersamaan umat, kemajuan bisa diraih bersama,” ungkapnya.
Nuryamin berharap momentum Ramadan dapat semakin memperkuat persaudaraan serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
“Mudah-mudahan di bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini, segala amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan membawa kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.( adv)






