<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Akses Vital &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/akses-vital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 12:03:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Akses Vital &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akses Vital di Jampangtengah Dipulihkan, Jembatan Linggamanik Segera Dibangun</title>
		<link>https://lingkarpena.id/akses-vital-di-jampangtengah-dipulihkan-jembatan-linggamanik-segera-dibangun/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/akses-vital-di-jampangtengah-dipulihkan-jembatan-linggamanik-segera-dibangun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 12:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Vital]]></category>
		<category><![CDATA[DPU Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Jampangtengah Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Linggamanik]]></category>
		<category><![CDATA[Segera Dipulihkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64883</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/akses-vital-di-jampangtengah-dipulihkan-jembatan-linggamanik-segera-dibangun/" title="Akses Vital di Jampangtengah Dipulihkan, Jembatan Linggamanik Segera Dibangun" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat memastikan keberlanjutan akses warga di Kecamatan Jampang Tengah dengan menyiapkan pembangunan kembali Jembatan Linggamanik di Desa Nangerang. Infrastruktur yang menjadi penghubung penting antarwilayah itu kini masuk tahap percepatan penanganan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Langkah awal telah dilakukan melalui koordinasi intensif bersama unsur Forkopimcam setempat dan tim teknis. Peninjauan lapangan menjadi dasar untuk memastikan kesiapan perencanaan sekaligus menentukan langkah teknis yang tepat dalam proses pembangunan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan bahwa penanganan jembatan tersebut merupakan prioritas dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kami pastikan prosesnya dipercepat karena jalur ini merupakan akses penting bagi masyarakat dan menjadi kewenangan kabupaten untuk segera ditangani,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembiayaan proyek akan bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan kepada Dinas PU sebagai pelaksana teknis. Saat ini, proses perencanaan ditargetkan tuntas dalam waktu sekitar satu minggu sebelum masuk ke tahap administrasi dan pengadaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Uus menjelaskan, setelah seluruh dokumen rampung, pekerjaan konstruksi diperkirakan berlangsung kurang lebih satu bulan. Dengan skema tersebut, keseluruhan pembangunan ditargetkan selesai dalam rentang waktu dua hingga dua setengah bulan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau semua tahapan berjalan lancar, insyaallah dalam dua sampai dua setengah bulan jembatan ini sudah bisa kembali dimanfaatkan masyarakat,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama masa pembangunan, pemerintah telah menyiapkan jalur alternatif guna menjaga mobilitas warga tetap berjalan. Kendaraan roda empat dapat melintas melalui jalur Penumbangan, sementara pejalan kaki diarahkan menggunakan jembatan gantung yang berada tidak jauh dari lokasi utama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan jalur sementara, terutama bagi anak-anak yang melintas tanpa pendampingan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, lokasi jembatan telah mendapatkan penanganan awal dari BPBD sebagai bagian dari respons darurat. Namun, karena pembangunan jembatan memerlukan proses konstruksi yang lebih panjang, penanganan selanjutnya diserahkan kepada Dinas PU.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan percepatan yang dilakukan, diharapkan Jembatan Linggamanik segera kembali berfungsi normal dan mendukung aktivitas ekonomi serta sosial masyarakat di wilayah Jampang Tengah dan sekitarnya. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/akses-vital-di-jampangtengah-dipulihkan-jembatan-linggamanik-segera-dibangun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Kabupaten Ruas Surade–Kadaleman Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses Vital Terganggu</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jalan-kabupaten-ruas-surade-kadaleman-rusak-parah-warga-keluhkan-akses-vital-terganggu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jalan-kabupaten-ruas-surade-kadaleman-rusak-parah-warga-keluhkan-akses-vital-terganggu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 11:30:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Vital]]></category>
		<category><![CDATA[jalan kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Keluhan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Ruas Surade-Kadaleman]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak Parah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=57369</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jalan-kabupaten-ruas-surade-kadaleman-rusak-parah-warga-keluhkan-akses-vital-terganggu/" title="Jalan Kabupaten Ruas Surade–Kadaleman Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses Vital Terganggu" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Masyarakat pengguna jalan kabupaten di ruas Surade–Kadaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Kerusakan terparah terjadi di wilayah Kampung Batusuhunan, Kelurahan Surade, dengan panjang sekitar 700 meter. Jalan tersebut kini dipenuhi lubang dan permukaannya tidak lagi rata, sehingga membahayakan pengendara yang melintas setiap hari.</p>
<p>Ruas jalan ini diketahui merupakan akses utama menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Kampung Cikarang, Desa Kadaleman. Setiap hari, kendaraan pengangkut sampah dari sejumlah kecamatan di wilayah V dan VI Kabupaten Sukabumi melintas di jalan tersebut untuk membuang sampah ke lokasi TPSA. Akibat tingginya intensitas kendaraan berat serta minimnya perawatan, kondisi jalan semakin memprihatinkan.</p>
<p>Salah seorang warga Kampung Batusuhunan, Kelurahan Surade, Rijal Sihabudin (36), mengatakan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat berdampak pada aktivitas masyarakat. Ia menyebutkan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi berbagai sektor kehidupan warga, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pertanian.</p>
<p>“Kerusakannya sudah lama, tapi belum ada perbaikan. Kami mohon kepada pihak terkait agar segera mengambil tindakan. Dengan kondisi jalan seperti ini, kenyamanan berkendara sangat terganggu, bahkan kecelakaan lalu lintas sering terjadi di ruas ini,” ungkap Rijal kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).</p>
<p>Selain menjadi akses menuju TPSA, jalan kabupaten ruas Surade–Kadaleman juga berperan penting sebagai jalur menuju sejumlah destinasi wisata seperti Curug Cigangsa dan kawasan wahana outbond di sekitar Surade. Jalan ini juga kerap digunakan sebagai jalur alternatif menuju Kecamatan Waluran. Kondisi jalan yang rusak tentu menghambat mobilitas warga maupun wisatawan yang datang ke wilayah selatan Sukabumi.</p>
<p>Masyarakat berharap, pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan perbaikan jalan agar aktivitas warga kembali lancar dan potensi ekonomi di wilayah tersebut tidak terganggu. Mereka juga mengingatkan agar perawatan jalan dilakukan secara berkala, mengingat ruas tersebut menjadi jalur vital bagi angkutan sampah dan aktivitas lintas kecamatan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jalan-kabupaten-ruas-surade-kadaleman-rusak-parah-warga-keluhkan-akses-vital-terganggu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolsek Lengkong Resmikan Jembatan Viral</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kapolsek-lengkong-resmikan-jembatan-viral/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kapolsek-lengkong-resmikan-jembatan-viral/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 10:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Vital]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan gantung]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lengkong]]></category>
		<category><![CDATA[Peresmian Jembatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=43897</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kapolsek-lengkong-resmikan-jembatan-viral/" title="Kapolsek Lengkong Resmikan Jembatan Viral" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kapolsek Lengkong Polres Sukabumi Iptu Bayu Sunarti Agustina, S.E., meresmikan pemakaian jembatan gantung di Kampung Cigirang, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 9 September 2024.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut Camat Lengkong Ade Rickman, S.Ag, A.Kp, Koordinator lapangan Yayasan Jampang Peduli (Jampe) Danramil Lengkong diwakili anggota. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan undangan lain.</p>
<p>Jembatan gantung yang diresmikan itu tepatnya berada di Kampung Cigirang RT 30/08, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong dan menghubungkan dengan Kampung Panyumputan Desa Bantar Panjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Diresmikannya pemakaian jembatan gantung itu disambut suka cita warga di kedua desa. Pasalnya, selama ini warga pengguna jembatan tersebut, terutama anak anak sekolah, pergi dan pulang sekolah harus menempuh jalan alternatif yang jaraknya dua kali lipat lebih jauh.</p>
<figure id="attachment_43899" aria-describedby="caption-attachment-43899" style="width: 837px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-43899" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-09-at-16.33.54-e1725876286675-200x112.jpeg" alt="" width="837" height="469" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-09-at-16.33.54-e1725876286675-200x112.jpeg 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-09-at-16.33.54-e1725876286675-640x358.jpeg 640w" sizes="(max-width: 837px) 100vw, 837px" /><figcaption id="caption-attachment-43899" class="wp-caption-text">FOTO: Suka cita sejumlah siswa sekolah yang biasa melewati jembatan saat mengekspresikan kegembiraan mereka seusai jembatan di resmikan.| ist</figcaption></figure>
<p>&#8220;Alhamdulillah, dengan diresmikan jembatan ini kami atas nama muspika kecamatan Lengkong mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah membantu pembangunan jembatan tersebut, sehingga dapat bermanfaat untuk semua pihak,&#8221; ujar Iptu Bayu kepada Lingkar Pena Senin (9/9/24).</p>
<p>Sambung dia, harapan kedepannya semoga jembatan tersebut dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, dan masyarakat bersedia untuk merawatnya dengan baik.</p>
<p>Ditempat terpisah Camat Lengkong, Ade Rikman menyampaikan hal yang sama, pihaknya atas nama Pemerintah Kecamatan Lengkong dan Forkopimcam mengapresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Yayasan Jampang Peduli (Jampe) yang telah mengkoordinir bantuan2 amanah dari orang2 baik sehingga terwujudlah Bangunan Jembatan Cigirang yang viral itu.</p>
<p>&#8220;Jembatan gantung ini menjadi tanggungjawab kita bersama yang harus kita jaga dan pelihara. Sehingga mobilitas warga terutama transportasi ekonomi pertanian yang menggunakan jembatan gantung ini terus terjaga terutama anak sekolah. InsyaAllooh jembatan gantung ini membawa manfaat untuk kita semua,&#8221; pungkas Ade Rikman.</p>
<p>Diketahui, jembatan gantung yang diresmikan pemakaiannya itu pada 29 Juni 2024 rusak tergerus banjir bandang. Pasca rusaknya jembatan, ada beberapa anak sekolah yang melintas jembatan tersebut, dan diunggah dimedia sosial Tiktok oleh seorang relawan Jampang Peduli, ahirnya viral.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kapolsek-lengkong-resmikan-jembatan-viral/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadi Akses Satu-satunya, Masyarakat Cikakak Sukabumi Minta Pemerintah Perbaiki Jembatan Rusak</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jadi-akses-satu-satunya-masyarakat-cikakak-sukabumi-minta-pemerintah-perbaiki-jembatan-rusak/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jadi-akses-satu-satunya-masyarakat-cikakak-sukabumi-minta-pemerintah-perbaiki-jembatan-rusak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jul 2023 12:03:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Vital]]></category>
		<category><![CDATA[Butuh Perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cikakak Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=32517</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jadi-akses-satu-satunya-masyarakat-cikakak-sukabumi-minta-pemerintah-perbaiki-jembatan-rusak/" title="Jadi Akses Satu-satunya, Masyarakat Cikakak Sukabumi Minta Pemerintah Perbaiki Jembatan Rusak" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Mengkhawatirkan kondisi jembatan kayu yang merupakan aliran sungai cimaja penghubung dua desa dan dua kampung adat di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi kondisinya sudah lama rusak.</p>
<p>Kondisi kerusakan jembatan yang memiliki panjang sekitar 40 meter ini, menurut P2BK Kecamatan Cikakak Agus Mahardika berawal sekitar tahun 2019 setelah diterjang banjir bandang membuat kondisi jembatan rusak dan bagian pondasi tergerus deras nya arus aliran sungai cimaja tersebut.</p>
<p>Dijelaskan Agus, sempat mendapat perbaikan dengan seadanya oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat gotong royong, namun puncak kerusakan kembali terjadi pertengahan tahun 2022, pondasi jembatan kembali tergerus banjir bandang.</p>
<p>&#8220;Dulu saya sebagai P2BK bersama BPBD Kabupaten Sukabumi bergotong royong bersama masyarakat untuk memperbaiki jembatan yang memang sudah terputus, masyarakat membikinkan penyangga dari kayu,&#8221; ujar Agus.</p>
<p>Hingga saat ini, lanjut Agus, kondisi jembatan semakin menghawatirkan pasalnya Juni tahun 2023 pasca hujan deras pondasi jembatan dari tembok kembali tergerus dan mengalami kerusakan cukup berat.</p>
<p>&#8220;Makanya itu ini secepatnya harus segera diperbaiki mohon kepada Pemerintah Kabupaten maupaun Provinsi ada perhatiannya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu Heri (39), warga Kampung Nagerang, Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak menambahkan, pada badan jembatan bagian bawah sengaja dipasang tiang penyangga dari kayu, hal itu untuk agar jembatan dapat dilalui, namun begitu saat pengguna jalan yang melintas harus berhati hati dan waspada.</p>
<p>&#8220;Tadinya itu ada beronjong ditahan pondasinya, roboh lagi akhirnga sebagian masyarakat gotong royong memasang tiang penyangga, karena tidak ada akses jalan yang bisa dilalui kecuali jembatan ini,&#8221; timpalnya.</p>
<p>&#8220;Sempat ada bantuan dari BPBD itu dulu beronjong, nah kemarin rusak lagi, ini aliran Cimaja, kondisinya rusak. Saya mohon segera ada perbaikan, ini sudah hampir lebih 2- 3 tahunan, ini jembatan yang paling penting bagi masyarakat,&#8221; ucapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jadi-akses-satu-satunya-masyarakat-cikakak-sukabumi-minta-pemerintah-perbaiki-jembatan-rusak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Jembatan Patah Warga Gegerbitung Buat Tiang Penyangga Bronjong Bambu</title>
		<link>https://lingkarpena.id/cegah-jembatan-patah-warga-gegerbitung-buat-tiang-penyangga-bronjong-bambu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/cegah-jembatan-patah-warga-gegerbitung-buat-tiang-penyangga-bronjong-bambu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2022 14:34:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Vital]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Penyebrangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tergerus Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Tiang Penyangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=23848</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/cegah-jembatan-patah-warga-gegerbitung-buat-tiang-penyangga-bronjong-bambu/" title="Cegah Jembatan Patah Warga Gegerbitung Buat Tiang Penyangga Bronjong Bambu" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Warga masyarakat Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung secara bergotong-royong membangun tiang penyangga jembatan yang nyaris patah akibat tergerus banjir bandang sungai Cimandiri pada Minggu (25/9/22) dini hari tadi.</p>
<p>Aksi kemanusiaan warga tersebut mendapat dukungan dari pemerintah desa setempat melalui Kepala Desa dan staf hingga unsur Muspika melalui anggota Polsek dan Koramil Gegerbitung. Warga secara beramai-ramai membuat tiang penyangga dari bahan bambu yang dianyam menyerupai layaknya tiang.</p>
<figure id="attachment_23850" aria-describedby="caption-attachment-23850" style="width: 357px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class=" wp-image-23850" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-25-at-14.44.53-e1664116366812-200x112.jpeg" alt="" width="357" height="200" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-25-at-14.44.53-e1664116366812-200x112.jpeg?v=1664116355 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-25-at-14.44.53-e1664116366812-768x432.jpeg?v=1664116355 768w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-25-at-14.44.53-e1664116366812-640x358.jpeg?v=1664116355 640w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-25-at-14.44.53-e1664116366812.jpeg?v=1664116355 1422w" sizes="(max-width: 357px) 100vw, 357px" /><figcaption id="caption-attachment-23850" class="wp-caption-text"><em>Anggota turut berjibaku bersama warga membuat tiang penyangga jembatan.| Ist</em></figcaption></figure>
<p>&#8220;Tindakan ini sebagai antisipasi terhadap jembatan agar tidak patah. Jadi kami bersama warga membuat tiang penyangga dari bambu kemudian di isi batu-batu yang ada di sungai Cimandiri ini,&#8221; ujar P2BK Gegerbitung Ofiek kepada Lingkarpena.id</p>
<p>Menurut Ofiek, banjir bandang yang terjadi pada dini hari membuat tiang penyangga jembatan tergerus banjir bandang. Jika tidak dilakukan tiang buatan khawatir jembatan menjadi patah. Apalagi jembatan tersebut salah satu akses vital warga kedua Kecamatan Gegerbitung dan Cireunghas.</p>
<p>&#8220;Iya jembatan ini akses vital warga Gegerbitung maupun Cireunghas. Dengan dibuatkan tiang penyangga jembatan masih bisa dilalui, namun jangan bergerombol sebab harus mengurangi beban,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kondisi jembatan usianya memang sudah cukup usia, harusnya segera dilakukan pemeliharaan. Jadi untuk sementara warga berinisiatip membuat tiang penyangga sebagai beronjong guna menahan beban jembatan.</p>
<p>&#8220;Panjang patahan jembatan ini kurang lebih 15 meter. Memang jembatan ini panjang membentang di atas sungai Cimandiri. Semoga secepatnya ada perhatian dari dinas terkait,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/cegah-jembatan-patah-warga-gegerbitung-buat-tiang-penyangga-bronjong-bambu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Terputus Diterjang Banjir, 20 Hektar Lahan Sawah Terancam Gagal Panen</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jembatan-penghubung-dua-kecamatan-terputus-diterjang-banjir-20-hektar-lahan-sawah-terancam-gagal-panen/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jembatan-penghubung-dua-kecamatan-terputus-diterjang-banjir-20-hektar-lahan-sawah-terancam-gagal-panen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2022 06:03:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Vital]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Ggerbitung]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Luapan Sungai Cimandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Penghubung Dua Kecamatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=23826</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jembatan-penghubung-dua-kecamatan-terputus-diterjang-banjir-20-hektar-lahan-sawah-terancam-gagal-panen/" title="Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Terputus Diterjang Banjir, 20 Hektar Lahan Sawah Terancam Gagal Panen" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Jemabatan penghubung dua wilayah Kecamatan yang berada di wilayah Kecamatan Cireunghas dan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi terputus, seusai diterjang banjir bandang.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Gegerbitung, Ofieq mengatakan, bencana banjir yang terjadi di Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, terjadi sekira pukul 00.30 wib dini hari itu menyebabkan aliran sungai Cimandiri meluap.</p>
<p>&#8220;Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Lalu, luapan air sungai Cimandiri menerjang jembatan penghubung dua Kecamatan,&#8221; kata Ofieq dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id, Minggu (25/09/2022) pagi.</p>
<p>Dijelaskan Ofieq, pada saat itu sebuah tiang penyangga badan jembatan perlintasan sungai Cimandiri terbawa oleh derasnya arus sungai. Bukan hanya itu, luapan banjir bandang pun menyebabkan badan jembatan patah sebagian hingga tak bisa dilewati.</p>
<p>&#8220;Panjang patahan jembatan penghubung dua Kecamatan kurang lebih 15 meter. Dan satu tiang penyangga patah terbawa arus air sungai,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Setelah mengetahui kejadian tersebut, sambung dia, ia langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan asessment. Berdasarkan kaji cepat dilapangan, akibat bencana alam itu, dibutuhkan beronjong yang dapat berfungsi untuk menahan tebing sungai dan menahan penyangga jembatan.</p>
<p>&#8220;Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun, hektaran sawah yang berada di sekitar jembatan terancam gagal panen. Iya, ada sekitar 20 hektare lahan pesawahan warga yang terdampak banjir,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Masih kata Ofieq, saat ini akses jembatan yang menghungkan Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung dengan Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas kondisinya rusak. Jembatan merupakan salah satu akses vital warga menuju tempat publik, seperti ke pasar, sekolah, pelayanan kesehatan dan area publik lainnya.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk kerugian materi atas kerusakan jembatan ditaksir mencapai Rp100 juta. Jembatan tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua. Kami juga sudah laporkan kejaidan ini kepada pimpinan. Semoga secepatnya segera diperbaiki,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jembatan-penghubung-dua-kecamatan-terputus-diterjang-banjir-20-hektar-lahan-sawah-terancam-gagal-panen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
