Jadi Akses Satu-satunya, Masyarakat Cikakak Sukabumi Minta Pemerintah Perbaiki Jembatan Rusak

Kondisi jembatan kayu penghubung dua desa di Kecamatan Cikakak Sukabumi yang sudah rusak dan butuh perbaikan.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Mengkhawatirkan kondisi jembatan kayu yang merupakan aliran sungai cimaja penghubung dua desa dan dua kampung adat di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi kondisinya sudah lama rusak.

Kondisi kerusakan jembatan yang memiliki panjang sekitar 40 meter ini, menurut P2BK Kecamatan Cikakak Agus Mahardika berawal sekitar tahun 2019 setelah diterjang banjir bandang membuat kondisi jembatan rusak dan bagian pondasi tergerus deras nya arus aliran sungai cimaja tersebut.

Baca juga:  Korban Aksi Bejat Onkum Guru Ngaji di Sukabumi, Ini Jumlahnya!

Dijelaskan Agus, sempat mendapat perbaikan dengan seadanya oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat gotong royong, namun puncak kerusakan kembali terjadi pertengahan tahun 2022, pondasi jembatan kembali tergerus banjir bandang.

“Dulu saya sebagai P2BK bersama BPBD Kabupaten Sukabumi bergotong royong bersama masyarakat untuk memperbaiki jembatan yang memang sudah terputus, masyarakat membikinkan penyangga dari kayu,” ujar Agus.

Hingga saat ini, lanjut Agus, kondisi jembatan semakin menghawatirkan pasalnya Juni tahun 2023 pasca hujan deras pondasi jembatan dari tembok kembali tergerus dan mengalami kerusakan cukup berat.

Baca juga:  BBWS Citarum Monev Pengerjaan P3-TGAI di Sukabumi

“Makanya itu ini secepatnya harus segera diperbaiki mohon kepada Pemerintah Kabupaten maupaun Provinsi ada perhatiannya,” terangnya.

Sementara itu Heri (39), warga Kampung Nagerang, Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak menambahkan, pada badan jembatan bagian bawah sengaja dipasang tiang penyangga dari kayu, hal itu untuk agar jembatan dapat dilalui, namun begitu saat pengguna jalan yang melintas harus berhati hati dan waspada.

Baca juga:  Miris, Jembatan Reyot Jadi Akses Utama Warga di Jampangkulon Sukabumi

“Tadinya itu ada beronjong ditahan pondasinya, roboh lagi akhirnga sebagian masyarakat gotong royong memasang tiang penyangga, karena tidak ada akses jalan yang bisa dilalui kecuali jembatan ini,” timpalnya.

“Sempat ada bantuan dari BPBD itu dulu beronjong, nah kemarin rusak lagi, ini aliran Cimaja, kondisinya rusak. Saya mohon segera ada perbaikan, ini sudah hampir lebih 2- 3 tahunan, ini jembatan yang paling penting bagi masyarakat,” ucapnya.

Pos terkait