<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar tradisional &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/pasar-tradisional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 May 2026 08:03:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>pasar tradisional &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Minyak Subsidi Menghilang dari Pasar Cibadak, Harga Minyak Kemasan Tembus Rp26 Ribu</title>
		<link>https://lingkarpena.id/minyak-subsidi-menghilang-dari-pasar-cibadak-harga-minyak-kemasan-tembus-rp26-ribu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/minyak-subsidi-menghilang-dari-pasar-cibadak-harga-minyak-kemasan-tembus-rp26-ribu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 08:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Kemasan]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Subsidi Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Cibadak]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Tembus Rp26000]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=66068</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/minyak-subsidi-menghilang-dari-pasar-cibadak-harga-minyak-kemasan-tembus-rp26-ribu/" title="Minyak Subsidi Menghilang dari Pasar Cibadak, Harga Minyak Kemasan Tembus Rp26 Ribu" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Harga minyak goreng di Pasar Semi Modern (PSM) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, masih bertahan tinggi. Di sisi lain, minyak goreng subsidi merek Minyak Kita dilaporkan sulit ditemukan lantaran pasokan dari Perum Bulog sudah lama tidak masuk ke pasar tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pantauan di lapangan pada Sabtu (23/5/2026), sejumlah minyak goreng kemasan dijual dengan harga cukup tinggi. Minyak merek Fortune dipasarkan sekitar Rp25 ribu per kemasan, Bimoli Rp26 ribu, sementara minyak curah berada di kisaran Rp22 ribu per liter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kelangkaan Minyak Kita dikeluhkan para pedagang karena permintaan masyarakat terhadap minyak subsidi itu masih cukup besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sejak Lebaran Idul Fitri kemarin sudah tidak ada lagi kiriman Minyak Kita dari Bulog ke sini,” ujar Acong, pemilik Toko Acong/Neng Mas di PSM Cibadak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan pembeli, pedagang terpaksa mencari stok dari distributor atau pedagang lain dengan harga yang lebih tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau ambil dari luar, harga modalnya juga sudah mahal. Di pasaran sekarang bisa sampai Rp21 ribu per kemasan,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Koordinator UPTD Pasar Cibadak, Ayu, membenarkan bahwa distribusi minyak subsidi di pasar tersebut memang sangat terbatas dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyebut hanya ada satu toko yang menerima distribusi langsung dari Bulog dengan harga sekitar Rp15.700 per kemasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pasokan Minyak Kita dari Bulog memang terbatas sejak beberapa bulan terakhir. Kalau ada yang beredar sekarang kemungkinan berasal dari pemasok lain,” ungkap Ayu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap distribusi minyak subsidi kembali normal agar harga minyak goreng di pasaran bisa lebih terkendali dan terjangkau masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mudah-mudahan pasokan minyak subsidi kembali lancar sehingga masyarakat bisa membeli dengan harga yang lebih murah,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/minyak-subsidi-menghilang-dari-pasar-cibadak-harga-minyak-kemasan-tembus-rp26-ribu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pantauan Disdagin: Harga Bapokting di Kabupaten Sukabumi Masih Terkendali Jelang Iduladha</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pantauan-disdagin-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-masih-terkendali-jelang-iduladha/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pantauan-disdagin-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-masih-terkendali-jelang-iduladha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 09:24:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[bahan pokok penting]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagin Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Harga bapokting]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65739</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pantauan-disdagin-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-masih-terkendali-jelang-iduladha/" title="Pantauan Disdagin: Harga Bapokting di Kabupaten Sukabumi Masih Terkendali Jelang Iduladha" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sukabumi masih berada dalam kondisi relatif stabil. Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, pemerintah memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap aman dan distribusi berjalan lancar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemantauan yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi pada 12 Mei 2026 mencatat sejumlah bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga telur masih berada pada harga normal. Namun, komoditas cabai dan beberapa jenis ikan mulai mengalami kenaikan harga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Harga beras premium rata-rata berada di angka Rp14.500 per kilogram, sedangkan beras medium sekitar Rp13.638 per kilogram. Gula pasir dijual rata-rata Rp18.125 per kilogram dan minyak goreng curah Rp21.688 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, harga daging sapi tercatat mengalami kenaikan tipis menjadi rata-rata Rp146.875 per kilogram. Adapun daging ayam ras berada di kisaran Rp37.875 per kilogram dan telur ayam ras Rp28.375 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kenaikan cukup terasa terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah keriting kini berada di harga rata-rata Rp48.125 per kilogram atau naik sekitar 6,94 persen. Cabai merah besar mencapai Rp52.500 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah naik menjadi Rp73.125 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain cabai, beberapa komoditas pangan lain juga mengalami penyesuaian harga, seperti jeruk yang berada di angka Rp22 ribu per kilogram dan jagung pipilan Rp17.500 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bapokting Disdagin Kabupaten Sukabumi, Usep Setyawan, mengatakan kondisi harga saat ini masih tergolong stabil meski permintaan mulai meningkat menjelang Idul Adha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Secara umum harga bapokting di pasar tradisional Kabupaten Sukabumi masih terkendali. Memang ada beberapa komoditas yang naik, terutama cabai, tetapi stok dan distribusi masih aman,” kata Usep, Jumat ( 15/5/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, Disdagin terus melakukan pengawasan rutin di sejumlah pasar untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia hingga momentum hari raya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang agar suplai barang tetap lancar serta tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu lonjakan harga,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut daftar rata-rata harga sejumlah bapokting di Kabupaten Sukabumi per 12 Mei 2026:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beras premium: Rp14.500/kg</p>
<p>Beras medium: Rp13.638/kg</p>
<p>Gula pasir: Rp18.125/kg</p>
<p>Minyak goreng curah: Rp21.688/kg</p>
<p>Minyakita: Rp19.338/liter</p>
<p>Daging sapi: Rp146.875/kg</p>
<p>Daging ayam ras: Rp37.875/kg</p>
<p>Telur ayam ras: Rp28.375/kg</p>
<p>Cabai merah keriting: Rp48.125/kg</p>
<p>Cabai rawit merah: Rp73.125/kg</p>
<p>Bawang merah: Rp40.250/kg</p>
<p>Kentang: Rp16.500/kg</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pantauan-disdagin-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-masih-terkendali-jelang-iduladha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Lebaran, Harga Bapokting di Kabupaten Sukabumi Relatif Terkendali, Cabai Masih Fluktuatif</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jelang-lebaran-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-relatif-terkendali-cabai-masih-fluktuatif/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jelang-lebaran-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-relatif-terkendali-cabai-masih-fluktuatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 11:57:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagin Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Harga bahan pokok]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63547</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jelang-lebaran-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-relatif-terkendali-cabai-masih-fluktuatif/" title="Jelang Lebaran, Harga Bapokting di Kabupaten Sukabumi Relatif Terkendali, Cabai Masih Fluktuatif" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Tiga hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi terpantau relatif terkendali. Ketersediaan pasokan yang cukup membuat lonjakan harga tidak terlalu signifikan, meski beberapa komoditas masih mengalami fluktuasi, terutama cabai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data pemantauan di sejumlah pasar seperti Cisaat, Cibadak, Cicurug, Palabuhanratu, hingga Surade, harga beras medium tercatat stabil di kisaran Rp13.075 per kilogram atau turun tipis 0,29 persen. Sementara beras premium mengalami kenaikan ringan sebesar 0,71 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi justru mengalami penurunan sebesar 2,63 persen menjadi rata-rata Rp132.143 per kilogram. Daging ayam ras juga relatif stabil dengan penurunan tipis 0,62 persen. Sementara itu, telur ayam ras mengalami kenaikan 1,65 persen menjadi Rp30.875 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi lain, komoditas hortikultura masih menunjukkan gejolak harga. Cabai merah besar mengalami kenaikan cukup tinggi hingga 18,64 persen, disusul cabai merah keriting naik 10,26 persen. Cabai rawit merah juga meningkat 14,29 persen. Namun, cabai rawit hijau justru mengalami penurunan sebesar 10,17 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kenaikan juga terjadi pada bawang merah sebesar 4,22 persen, sementara bawang putih turun tipis 2,26 persen. Beberapa komoditas ikan seperti ikan mas dan kembung turut mengalami kenaikan, masing-masing 13,06 persen dan 14,81 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bahan Pokok dan Barang Penting Disdagin Kabupaten Sukabumi, H. Usep Setiawan, menyampaikan bahwa secara umum kondisi harga menjelang Lebaran masih terkendali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah, di bulan Ramadan tahun ini gejolak fluktuasi ketersediaan bahan pangan bisa terantisipasi, sehingga kenaikan harga pun masih dapat dikendalikan, terutama pada komoditas telur, daging ayam broiler, dan daging sapi,” ujarnya kepada lingkaroena. Id, Rabu ( 18/3/2026 )</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, meskipun terdapat kenaikan harga di beberapa komoditas, hal tersebut merupakan fenomena yang biasa terjadi menjelang hari besar keagamaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Memang ada gejolak harga, namun karena pasokan tersedia, dampaknya tidak berlangsung lama. Kenaikan yang tidak merata di pasar biasanya dimanfaatkan spekulan, dan itu yang berdampak pada konsumen,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, kenaikan harga menjelang Idulfitri lebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan atau euforia masyarakat, bukan karena kelangkaan barang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami berharap kenaikan ini hanya sesaat karena euforia hari raya, bukan karena keterbatasan stok. Untuk komoditas bersubsidi seperti minyak goreng dan beras, kondisi masih terjaga,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, fluktuasi harga cabai disebutnya lebih dipengaruhi oleh faktor musim panen. Meski demikian, distribusi pasokan dinilai berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Untuk sayuran seperti cabai memang sangat tergantung masa panen. Namun distribusi ke pasar tetap berjalan baik, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan nyaman,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jelang-lebaran-harga-bapokting-di-kabupaten-sukabumi-relatif-terkendali-cabai-masih-fluktuatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Harga Bahan Pokok Minggu ke III Februari 2026 di Kabupaten Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/daftar-harga-bahan-pokok-minggu-ke-iii-februari-2026-di-kabupaten-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/daftar-harga-bahan-pokok-minggu-ke-iii-februari-2026-di-kabupaten-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 16:06:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Harga]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagin Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Harga bahan pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Minggu Ke III]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=62541</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/daftar-harga-bahan-pokok-minggu-ke-iii-februari-2026-di-kabupaten-sukabumi/" title="Daftar Harga Bahan Pokok Minggu ke III Februari 2026 di Kabupaten Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi merilis daftar perkembangan harga bahan pokok pada Minggu ke III Februari 2026. Secara umum, harga sejumlah komoditas terpantau relatif stabil, meskipun beberapa bahan pangan mengalami kenaikan tipis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data pemantauan pasar, harga beras premium berada pada kisaran Rp14.000 per kilogram, sedangkan beras medium tercatat sekitar Rp13.000 per kilogram. Untuk beras program SPHP masih dijual di angka Rp12.500 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komoditas gula juga terpantau mengalami fluktuasi. Harga gula pasir berada di kisaran Rp17.563 per kilogram dengan kenaikan sekitar 0,71 persen. Sementara gula merah tercatat pada kisaran Rp16.250 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk kebutuhan rumah tangga, harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp19.875 per kilogram atau naik tipis 0,63 persen. Adapun minyak goreng merek Minyakita tercatat di angka Rp17.650 per liter dengan penurunan sekitar 0,70 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, harga komoditas protein hewani menunjukkan kenaikan pada beberapa jenis. Daging sapi berada di kisaran rata-rata Rp137.143 per kilogram atau naik 1,05 persen. Sedangkan daging ayam ras tercatat rata-rata Rp41.000 per kilogram naik 1,55 persen. Untuk telur ayam ras, harga berada di angka Rp30.875 per kilogram, naik 1,65 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada komoditas cabai, terjadi kenaikan yang cukup terasa. Harga cabai merah besar naik sekitar 7,99 persen menjadi rata-rata Rp45.625 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting naik 3,31 persen menjadi Rp39.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah juga mengalami kenaikan 6,35 persen dengan rata-rata Rp83.750 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk bawang, harga bawang merah berada pada kisaran Rp39.875 per kilogram atau naik 3,57 persen, sedangkan bawang putih tercatat Rp27.875 per kilogram naik 0,90 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komoditas ikan juga masih fluktuatif. Harga ikan mas berada pada kisaran Rp37.750 per kilogram naik 3,78 persen, ikan nila sekitar Rp34.125 per kilogram naik 1,11 persen, sedangkan ikan tongkol relatif stabil di angka Rp38.000 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adapun untuk komoditas lain seperti gas elpiji 3 kilogram tercatat stabil di angka rata-rata Rp20.000 per tabung, sementara harga kentang naik tipis menjadi Rp15.750 per kilogram atau meningkat 0,80 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST, MT, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan harga secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Secara umum harga bahan pokok minggu ini masih terkendali. Kami terus memantau perkembangan di lapangan agar distribusi tetap lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” singkatnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak serta melaporkan apabila ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar di pasar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/daftar-harga-bahan-pokok-minggu-ke-iii-februari-2026-di-kabupaten-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Sejumlah Bahan Pokok di Kabupaten Sukabumi Fluktuatif pada Minggu Ke IV Januari 2026</title>
		<link>https://lingkarpena.id/harga-sejumlah-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-fluktuatif-pada-minggu-ke-iv-januari-2026/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/harga-sejumlah-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-fluktuatif-pada-minggu-ke-iv-januari-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 10:41:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagin Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Harga bahan pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=61840</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/harga-sejumlah-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-fluktuatif-pada-minggu-ke-iv-januari-2026/" title="Harga Sejumlah Bahan Pokok di Kabupaten Sukabumi Fluktuatif pada Minggu Ke IV Januari 2026" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Harga sejumlah bahan pokok di berbagai pasar tradisional Kabupaten Sukabumi terpantau mengalami fluktuasi pada Minggu Ke IV Januari 2026. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, sementara sebagian lainnya tercatat mengalami kenaikan tipis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komoditas beras secara umum relatif stabil. Beras medium tercatat tidak mengalami perubahan harga dengan rata-rata Rp13.050 per kilogram. Sementara itu, beras premium mengalami penurunan cukup signifikan dengan rata-rata harga turun menjadi Rp12.375 per kilogram atau turun sekitar 12,23 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Beras SPHP juga tercatat mengalami penurunan sebesar 19,87 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada komoditas minyak goreng, minyak curah mengalami kenaikan tipis sebesar 0,32 persen dengan harga rata-rata Rp19.313 per kilogram. Sebaliknya, Minyakita mengalami penurunan cukup tajam hingga 12,40 persen dengan harga rata-rata Rp15.275 per liter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi relatif stabil dengan rata-rata Rp131.429 per kilogram. Daging ayam ras tercatat mengalami penurunan sebesar 1,96 persen menjadi Rp37.500 per kilogram, sedangkan telur ayam ras turun 4,05 persen dengan harga rata-rata Rp29.625 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komoditas hortikultura menunjukkan pergerakan harga yang cukup dinamis. Cabai merah keriting mengalami penurunan 8,06 persen menjadi Rp35.625 per kilogram, sementara cabai rawit hijau turun 12,29 persen. Di sisi lain, cabai merah besar justru mengalami kenaikan sebesar 1,27 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bawang merah relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,35 persen, sedangkan bawang putih tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,33 persen. Beberapa jenis ikan juga mengalami kenaikan harga, di antaranya ikan tongkol naik 3,39 persen dan ikan mas naik 3,25 persen. Namun, ikan kembung mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 11,48 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST, MT, mengatakan bahwa fluktuasi harga masih dalam batas wajar dan dipengaruhi oleh faktor distribusi serta ketersediaan pasokan di masing-masing wilayah pasar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Secara umum kondisi harga bahan pokok di Kabupaten Sukabumi masih relatif terkendali. Kenaikan dan penurunan yang terjadi lebih banyak dipengaruhi oleh faktor pasokan, cuaca, serta distribusi antarwilayah pasar,” ujar Dani Tarsoni, Kamis (29/1/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, Disdagin Kabupaten Sukabumi akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin di seluruh pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami terus berkoordinasi dengan distributor dan instansi terkait agar pasokan tetap lancar, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dani juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak serta tidak melakukan panic buying, karena stok bahan pokok di Kabupaten Sukabumi dipastikan masih aman.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/harga-sejumlah-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-fluktuatif-pada-minggu-ke-iv-januari-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sukabumi Awal Januari 2026 Terkendali, Cabai Turun Tajam</title>
		<link>https://lingkarpena.id/harga-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-awal-januari-2026-terkendali-cabai-turun-tajam/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/harga-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-awal-januari-2026-terkendali-cabai-turun-tajam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 14:07:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Turun Tajam]]></category>
		<category><![CDATA[Harga bapokting]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=61078</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/harga-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-awal-januari-2026-terkendali-cabai-turun-tajam/" title="Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sukabumi Awal Januari 2026 Terkendali, Cabai Turun Tajam" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Perkembangan harga bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sukabumi pada pekan pertama Januari 2026 terpantau relatif terkendali.</p>
<p>Hasil pemantauan Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kabupaten Sukabumi di delapan pasar tradisional menunjukkan sebagian besar komoditas pangan berada dalam kondisi stabil, bahkan beberapa di antaranya mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.</p>
<p>Pemantauan dilakukan di Pasar Cisaat, Cibadak, Parungkuda, Cicurug, Palabuhanratu, Sukaraja, Surade, dan Sagaranten. Secara umum, tidak ditemukan lonjakan harga mencolok pascalibur akhir tahun.</p>
<p>Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat turun tipis 0,30 persen menjadi rata-rata Rp14.100 per kilogram. Sementara beras medium berada di angka Rp12.988 per kilogram atau turun 0,19 persen. Adapun beras SPHP terpantau stabil tanpa perubahan harga.</p>
<p>Harga gula pasir juga mengalami koreksi turun dari Rp17.625 menjadi Rp17.500 per kilogram atau turun 0,71 persen. Sedangkan gula merah relatif stabil di kisaran Rp16.188 per kilogram.</p>
<p>Pada komoditas minyak goreng, harga masih terjaga. Minyak goreng kemasan 1 liter naik tipis 0,92 persen menjadi rata-rata Rp13.750 per liter. Sementara minyak goreng curah dan Minyakita tidak mengalami perubahan harga.</p>
<p>Untuk kelompok protein hewani, harga daging sapi mengalami kenaikan 1,10 persen dengan rata-rata Rp131.429 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras justru turun 1,91 persen menjadi Rp38.500 per kilogram. Harga telur ayam ras juga mengalami penurunan tipis sebesar 0,40 persen menjadi Rp30.875 per kilogram.</p>
<p>Komoditas susu menunjukkan tren penurunan. Susu kental manis merek Bendera dan Indomilk masing-masing turun 0,49 persen. Sementara susu bubuk, khususnya untuk balita, mengalami penurunan lebih dalam di kisaran 1,76 hingga 2,44 persen.</p>
<p>Penurunan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah keriting turun 10,14 persen menjadi rata-rata Rp38.750 per kilogram, cabai merah besar turun 7,87 persen menjadi Rp39.500 per kilogram, cabai rawit hijau turun 13,54 persen, dan cabai rawit merah anjlok hingga 20,35 persen menjadi Rp56.250 per kilogram.</p>
<p>Selain itu, harga bawang merah tercatat turun 3,81 persen menjadi Rp34.750 per kilogram, sedangkan bawang putih turun 1,41 persen menjadi Rp26.250 per kilogram.</p>
<p>Sementara itu, sejumlah komoditas lain seperti ikan, kacang-kacangan, umbi-umbian, tepung terigu, tahu, tempe, gas elpiji 3 kilogram, hingga pisang terpantau stabil. Namun, harga kentang mengalami kenaikan tipis 0,81 persen dan jeruk naik 4 persen menjadi rata-rata Rp16.250 per kilogram.</p>
<p>Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bapok Disdagin Kabupaten Sukabumi, H. Usep Setiawan, S.Pd.I., MM, mengatakan kondisi harga pada awal tahun masih dalam batas aman dan terkendali.</p>
<p>“Secara umum, awal Januari ini harga bahan pokok di Kabupaten Sukabumi relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas strategis seperti cabai dan bawang mengalami penurunan cukup signifikan,” ujar Usep.</p>
<p>Ia menegaskan, Disdagin terus melakukan pemantauan rutin dan berkoordinasi dengan distributor serta pelaku usaha guna menjaga kelancaran pasokan.</p>
<p>“Kami terus berkoordinasi dengan distributor dan pelaku pasar agar distribusi tetap lancar dan tidak terjadi spekulasi harga. Fokus utama kami adalah menjaga keterjangkauan harga beras dan daging sapi yang masih menjadi komoditas dengan nilai tertinggi,” tambahnya.</p>
<p>Meski demikian, Disdagin tetap mewaspadai sejumlah komoditas yang berpotensi memicu inflasi daerah apabila terjadi lonjakan harga, seperti beras premium, daging sapi, serta gula pasir.</p>
<p>“Pemantauan akan terus kami lakukan secara berkala, terutama menjelang momen hari besar keagamaan. Tujuannya agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan ketersediaan pangan di pasar tradisional tetap aman,” pungkas Usep.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/harga-bahan-pokok-di-kabupaten-sukabumi-awal-januari-2026-terkendali-cabai-turun-tajam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stok Pangan Kabupaten Sukabumi Dipastikan Aman Jelang Nataru</title>
		<link>https://lingkarpena.id/stok-pangan-kabupaten-sukabumi-dipastikan-aman-jelang-nataru/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/stok-pangan-kabupaten-sukabumi-dipastikan-aman-jelang-nataru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 07:02:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Stok Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=60396</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/stok-pangan-kabupaten-sukabumi-dipastikan-aman-jelang-nataru/" title="Stok Pangan Kabupaten Sukabumi Dipastikan Aman Jelang Nataru" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Bupati Sukabumi H. Asep Japar memastikan pasokan kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman dan terkendali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kepastian tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan pemantauan langsung ketersediaan serta harga bahan pangan di Pasar Cibadak, Sabtu (20/12/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hasil peninjauan menunjukkan bahwa stok berbagai komoditas pangan strategis masih mencukupi dan tidak mengalami gangguan berarti. Bahkan, Bupati menegaskan persediaan pangan diproyeksikan aman hingga beberapa bulan ke depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sukabumi relatif aman. Untuk beras, telur, dan komoditas lainnya stoknya melimpah, bahkan diperkirakan cukup sampai Maret mendatang,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski demikian, ia mengakui adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas tertentu, seperti daging ayam dan telur. Namun, menurutnya kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan tidak mengkhawatirkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Memang ada beberapa harga yang naik, tetapi masih dalam ambang batas normal dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain fokus pada stabilitas pangan, Bupati juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi hampir setiap hari. Intensitas hujan yang tinggi telah menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi terdampak bencana hidrometeorologi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itu, pemerintah daerah terus meningkatkan kewaspadaan dengan menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga pemerintah desa, agar selalu siaga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami terus memantau perkembangan cuaca. Seluruh perangkat daerah sudah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat potensi bencana masih cukup tinggi,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bupati juga menegaskan pentingnya respons cepat dari seluruh pimpinan perangkat daerah dan camat dalam menghadapi situasi darurat, baik selama momentum Nataru maupun akibat cuaca ekstrem.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Seluruh kepala dinas dan camat harus selalu siap. Jika terjadi sesuatu, kita harus bisa bergerak cepat untuk melindungi masyarakat,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/stok-pangan-kabupaten-sukabumi-dipastikan-aman-jelang-nataru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Bapokting di Pasar Tradisional Kabupaten Sukabumi Stabil, Komoditas Hortikultura Alami Fluktuasi Wajar</title>
		<link>https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-pasar-tradisional-kabupaten-sukabumi-stabil-komoditas-hortikultura-alami-fluktuasi-wajar/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-pasar-tradisional-kabupaten-sukabumi-stabil-komoditas-hortikultura-alami-fluktuasi-wajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 08:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Fluktuasi Wajar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Stabilitas Harga Bapokting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=60204</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-pasar-tradisional-kabupaten-sukabumi-stabil-komoditas-hortikultura-alami-fluktuasi-wajar/" title="Harga Bapokting di Pasar Tradisional Kabupaten Sukabumi Stabil, Komoditas Hortikultura Alami Fluktuasi Wajar" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi memastikan pergerakan harga Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di pasar tradisional pada minggu ketiga Desember 2025 berada dalam kondisi relatif stabil. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, tidak ditemukan lonjakan harga ekstrem yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilitas Harga Bapokting Disdagin Kabupaten Sukabumi, Usep Setiawan, menjelaskan bahwa fluktuasi harga yang terjadi umumnya dipengaruhi faktor pasokan harian, khususnya pada komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Secara keseluruhan harga masih terkendali. Ada penyesuaian di beberapa komoditas, namun masih dalam batas normal dan pasokan di pasar tradisional terpantau aman,” ujar Usep, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data Disdagin, beras premium tercatat memiliki harga rata-rata sekitar Rp14.250 per kilogram, sementara beras medium berada di kisaran Rp12.750 per kilogram. Untuk beras SPHP, harga rata-rata masih bertahan di angka Rp12.500 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komoditas gula pasir dijual dengan harga rata-rata Rp17.750 per kilogram, sedangkan gula merah berada di kisaran Rp20.500 per kilogram. Pada sektor minyak goreng, harga minyak kemasan 1 liter tercatat rata-rata Rp22.000, minyak curah sekitar Rp19.500 per kilogram, dan Minyakita stabil di harga Rp17.000 per liter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk komoditas protein hewani, daging sapi masih bertahan di harga rata-rata Rp130.000 per kilogram, sementara daging ayam ras berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Harga telur ayam ras tercatat rata-rata Rp30.250 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada produk olahan susu, susu kental manis merek Bendera dan Indomilk dijual dengan harga rata-rata Rp13.750 per kaleng. Sementara itu, susu bubuk Dancow 400 gram berada di kisaran Rp39.000, dan susu balita rata-rata Rp47.550 per kemasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komoditas hortikultura menunjukkan fluktuasi harga yang lebih dinamis. Cabai merah keriting stabil di harga rata-rata Rp60.000 per kilogram, sementara cabai merah besar berada di kisaran Rp52.500 per kilogram. Cabai rawit merah tercatat rata-rata Rp81.250 per kilogram, sedangkan rawit hijau bertahan di Rp60.000 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk bawang, bawang merah memiliki harga rata-rata Rp46.250 per kilogram, sedangkan bawang putih dijual sekitar Rp35.000 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, sektor perikanan juga relatif stabil. Ikan kembung dijual rata-rata Rp42.500 per kilogram, ikan tongkol sekitar Rp37.500, ikan nila Rp30.000, ikan mas Rp29.000, dan udang berada di kisaran Rp75.000 per kilogram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disdagin Kabupaten Sukabumi memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan secara rutin, terutama menjelang momen akhir tahun, guna menjaga stabilitas pasokan dan mencegah gejolak harga di tingkat konsumen.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-pasar-tradisional-kabupaten-sukabumi-stabil-komoditas-hortikultura-alami-fluktuasi-wajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Bapokting di Sukabumi Relatif Stabil, Fluktuasi Dipicu Faktor Cuaca</title>
		<link>https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-sukabumi-relatif-stabil-fluktuasi-dipicu-faktor-cuaca/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-sukabumi-relatif-stabil-fluktuasi-dipicu-faktor-cuaca/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 10:54:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Harga bapokting]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=59896</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-sukabumi-relatif-stabil-fluktuasi-dipicu-faktor-cuaca/" title="Harga Bapokting di Sukabumi Relatif Stabil, Fluktuasi Dipicu Faktor Cuaca" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID</strong> | Harga sejumlah Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) di Kabupaten Sukabumi pada pekan kedua Desember 2025 tercatat masih berada pada kondisi stabil. Meski beberapa komoditas mengalami fluktuasi, perubahan harga dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu ketersediaan pasokan.</p>
<p>Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bahan Pokok dan Barang Penting Disdagin Kabupaten Sukabumi, H. Usep Setiawan, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan rutin untuk mengantisipasi gejolak harga, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>“Perubahan harga yang terjadi banyak dipengaruhi faktor pasokan dan cuaca, khususnya pada komoditas cabai dan bawang. Namun secara umum ketersediaan kebutuhan pokok di Kabupaten Sukabumi masih sangat aman,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, koordinasi juga telah dilakukan bersama para distributor dan pemerintah provinsi untuk menjamin kelancaran distribusi agar tidak muncul lonjakan harga yang signifikan. Data pemantauan tersebut menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan langkah stabilisasi.</p>
<p>Secara umum, komoditas yang mengalami kenaikan tertinggi berada pada sektor hortikultura seperti cabai dan bawang, yang sensitif terhadap kondisi cuaca. Sementara itu, komoditas pokok lain seperti beras, gula, minyak goreng, serta telur cenderung stabil.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan pengawasan harga dan pasokan akan terus diperketat hingga perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 untuk menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Beberapa harga rata-rata komoditas strategis yang tercatat, antara lain:</p>
<p>Beras premium Rp14.214/kg<br />
Beras medium Rp13.075/kg<br />
Gula pasir Rp17.625/kg<br />
Minyak goreng kemasan Rp13.625/liter<br />
Minyak goreng curah Rp19.250/kg<br />
Minyakita Rp17.438/liter<br />
Daging sapi Rp130.714/kg<br />
Daging ayam ras Rp39.500/kg<br />
Telur ayam ras Rp30.500/kg<br />
Cabai merah keriting Rp61.250/kg<br />
Cabai merah besar Rp56.250/kg<br />
Cabai rawit merah Rp82.500/kg<br />
Bawang merah Rp45.000/kg<br />
Bawang putih Rp25.875/kg<br />
Ikan kembung Rp38.125/kg<br />
Kedelai lokal Rp4.375/kg<br />
Kentang Rp15.500/kg<br />
Gas LPG 3 kg Rp20.000/tabung<br />
Tempe Rp6.375/kg<br />
Tahu Rp5.250/kg<br />
Jeruk Rp15.875/kg</p>
<p><em>Editor : Redaksi</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/harga-bapokting-di-sukabumi-relatif-stabil-fluktuasi-dipicu-faktor-cuaca/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Kebutuhan Pokok di Sukabumi Relatif Stabil, Disdagin Pantau Potensi Kenaikan Jelang Akhir Tahun</title>
		<link>https://lingkarpena.id/harga-kebutuhan-pokok-di-sukabumi-relatif-stabil-disdagin-pantau-potensi-kenaikan-jelang-akhir-tahun/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/harga-kebutuhan-pokok-di-sukabumi-relatif-stabil-disdagin-pantau-potensi-kenaikan-jelang-akhir-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 13:07:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perdagangan dan Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Stabil]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan Pokok]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=57516</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/harga-kebutuhan-pokok-di-sukabumi-relatif-stabil-disdagin-pantau-potensi-kenaikan-jelang-akhir-tahun/" title="Harga Kebutuhan Pokok di Sukabumi Relatif Stabil, Disdagin Pantau Potensi Kenaikan Jelang Akhir Tahun" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Sukabumi masih terpantau stabil. Meski begitu, beberapa komoditas mengalami sedikit kenaikan, terutama cabai merah besar dan daging ayam broiler.</p>
<p>Hal itu terungkap berdasarkan hasil pemantauan harga yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bahan Pokok dan Kebutuhan Penting, per tanggal 13 Oktober 2025.</p>
<p>Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bahan Pokok dan Kebutuhan Penting Disdagin Kabupaten Sukabumi, H. Usep Setiawan, mengatakan pemantauan rutin ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan serta kestabilan harga bahan pokok di pasar menjelang akhir tahun.</p>
<p>“Secara umum harga kebutuhan pokok masih terkendali. Tidak ada lonjakan signifikan, hanya penyesuaian pada beberapa komoditas akibat faktor distribusi dan pasokan dari daerah pengirim,” ujar Usep kepada Lingkarpena.id Senin (13/10).</p>
<p>Berdasarkan hasil rekapitulasi, harga rata-rata sejumlah komoditas di pasar tradisional tercatat sebagai berikut:</p>
<p>Beras Medium Rp13.833/kg, Beras Premium Rp15.033/kg, Beras SPHP Rp12.500/kg.</p>
<p>Gula pasir Rp17.542/kg, minyak goreng kemasan premium berkisar Rp20.000–Rp21.875/liter, sedangkan Minyakita Rp17.667/liter.</p>
<p>Daging ayam broiler Rp39.750/kg, ayam kampung Rp57.833/kg, dan telur ayam ras Rp30.708/kg.</p>
<p>Cabai merah besar Rp59.167/kg, cabai merah keriting Rp60.667/kg, dan bawang merah Rp39.083/kg.</p>
<p>Selain itu, harga ikan segar seperti kembung tercatat Rp44.900/kg, tongkol Rp38.800/kg, bandeng Rp37.200/kg, sementara ikan asin teri mencapai Rp60.333/kg.</p>
<p>Menurut Usep, komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, dan telur ayam tetap menjadi fokus pengawasan karena memiliki dampak langsung terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.</p>
<p>“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, termasuk Bulog serta distributor besar, untuk menjaga stabilitas harga. Jika diperlukan, operasi pasar akan kembali dilakukan untuk menekan potensi kenaikan,” jelasnya.</p>
<p>Disdagin juga memastikan stok bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman dan mencukupi. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi pembelian berlebihan.</p>
<p>“Kami pastikan distribusi barang berjalan lancar dan pemantauan akan terus dilakukan baik di pasar tradisional maupun toko modern agar harga tetap stabil dan terjangkau,” pungkas Usep.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/harga-kebutuhan-pokok-di-sukabumi-relatif-stabil-disdagin-pantau-potensi-kenaikan-jelang-akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
