Utang Jaket Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Saling Sabet

Gambar Ilustrasi: Dua pria di Cireunghas Sukabumi saling bacok pada Senin (12/10) malam diduga gegara persoalan utang.[ist/nrt]

LINGKARPENA.ID | Dua pria mengalami luka-luka usai saling serang menggunakan senjata tajam di Kampung Tugu, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Senin (12/10/2026) malam. Insiden tersebut dipicu perselisihan utang piutang sisa pembayaran transaksi jual beli jaket senilai Rp30 ribu.

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB itu melibatkan IS (22) dan H alias Layur (35). Keduanya diduga terlibat perkelahian setelah persoalan utang piutang yang berkaitan dengan transaksi jaket tidak kunjung terselesaikan.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, polisi mengetahui adanya perkelahian bersenjata tajam setelah menerima laporan dari masyarakat.

Menurut Ade, berdasarkan informasi awal yang dihimpun, persoalan bermula dari transaksi jual beli jaket GRAB seharga Rp60 ribu. Dalam transaksi tersebut, baru Rp30 ribu yang dibayarkan, sehingga masih terdapat kekurangan pembayaran dengan nominal yang sama.

Baca juga:  Bengkel Tambal Ban Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Perselisihan awal melibatkan Sdr. S, rekan IS, dengan Sdr. SI alias Capud, yang merupakan keponakan H. Permasalahan tersebut kemudian berlanjut hingga IS dan H bertemu di lokasi kejadian.

Pertemuan yang semula diwarnai percakapan itu akhirnya berubah menjadi perkelahian menggunakan senjata tajam. Namun, polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab langsung pecahnya duel serta pihak yang lebih dahulu melakukan penyerangan.

“Motif awal diduga akibat perselisihan utang piutang transaksi jaket. Keduanya sempat berbincang di TKP hingga akhirnya terlibat duel,” ujar Ade kepada Lingkarpena.id Selasa (13/10/2026).

Baca juga:  Akibat Roda AS Patah, Mobil Truck Terbalik di Jembatan Cipeundeuy Perbatasan Kota-Kabupaten Sukabumi

Akibat insiden tersebut, H alias Layur mengalami luka sabetan senjata tajam di sejumlah bagian tubuh, meliputi wajah, punggung, tangan kiri, dan jari. Korban dilaporkan menjalani perawatan intensif di RS Hermina.

Sementara itu, IS mengalami luka lebam pada bagian punggung dan tangan. Kedua pria tersebut dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

Menindaklanjuti laporan warga, personel piket Polsek Cireunghas bersama Bhabinkamtibmas Desa Cikurutug mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pemeriksaan awal dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa tersebut secara utuh.

Baca juga:  Kebakaran Hebat di Cireunghas Sukabumi, Ini Penyebabnya

Penyelidikan juga dilakukan dengan mendatangi RS Hermina dan RS Syamsudin SH untuk memeriksa sekaligus mendokumentasikan kondisi kedua korban.

Dalam penanganan awal, polisi mengamankan tiga bilah senjata tajam jenis golok serta dua unit sepeda motor yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Ade menegaskan, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak-pihak yang terlibat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi perkelahian, termasuk siapa yang pertama kali melakukan penyerangan dan senjata tajam yang digunakan dalam insiden itu.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai pemicu dan rangkaian perkelahian yang mengakibatkan kedua pria mengalami luka-luka.

Pos terkait