Bripka Darsono Budiman anggota Unit Binmas Polsek Sukalarang Polres Sukabumi Kota.

Polisi Usaha Sampingan Jualan Madu Berawal Dari Penyakit Asam Lambungnya

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Sukabumi – Bripka Darsono Budiman anggota Unit Binmas Polsek Sukalarang Polres Sukabumi Kota tekuni usaha jual madu murni di rumahnya di Kampung Cijurai Desa Cikurutug Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi.

Usaha yang dijalani di sela-sela dirinya tidak bertugas tersebut dilakukan dengan menjual madu murni dari rumah ke rumah hingga berhasil menjual puluhan produk madu murni ke Koperasi di salah satu Institusi.

Baca juga:   Kreatif! Polisi Panen Tanaman Hydroponik dari Lahan Kosong

Tidak hanya jual madu murni, Polisi yang sehari-harinya bertugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas Desa Semplak Sukalarang Sukabumi tersebut juga lakukan budidaya hewan penghasil madu di pekarangan rumah miliknya.

Ditemui wartawan, Darsono menyampaikan bahwa usaha yang tengah ditekuninya sejak tahun lalu tersebut dilakukan pasca dirinya sembuh dari salah satu penyakit yang kerap mengganggunya saat bertugas.

Baca juga:   Kapolres Sukabumi Kota Bagikan Sembako Kepada Penarik Beca dan Pemulung 

“Dulu, saya ini punya penyakit asam lambung, kadang suka kambuh kalo sedang menjalankan tugas. Setelah minum beberapa obat, saya kira belum terasa sembuh karena masih sering kambuh, Alhamdulillah pas nyoba konsumsi madu murni ini serta atas izin Allah SWT, penyakit tersebut sudah tidak mengganggu aktifitas saya lagi,” ujar Darsono kepada awak media.

Selain usaha jual madu murni, Darsono juga rutin budidaya sekawanan hewan penghasil madu yaitu lebah Trigona atau yang biasa disebut juga dengan lebah Klanceng.

Baca juga:   Kapolres Minta Warga Tidak Menyebarkan Berita Hoax Tentang Vaksin

Untuk mendukung budidaya lebah Trigona tersebut, Bripka Darsono seringkali mencari koloni lebah di kawasan perkebunan milik warga. Dirinya juga acap kali menerima dan membeli bibit koloni lebah yang dijual warga sekitar kepada dirinya.

“Untuk lebah sendiri, saya biasanya mencari di sekitar perkebunan yang ada di lingkungan warga, karena alhamdulilah, koloni lebah ini cukup mudah ditemukan disini,” beber Darsono.

Darsono menambahkan selain mencari sendiri, dirinya juga sering membeli bibit koloni lebah tersebut dari warga sekitar yang menangkap dan menjualnya kepada saya. Untuk 1 koloni, biasanya dibeli sekitar 30 hingga 40 Ribu oleh Darsono.

 

 

Redaktur: Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan