Nelayan beserta masyarakat berhasil mengevakuasi perahu ke darat ditarik menggunakan tambang sejauh 600 meter.

Kapal Hasil Elektro Milik Taweu Edin Tenggelam Dihajar Gelombang Tinggi Laut Tegalbuleud

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Sukabumi – Sebuah perahu nelayan tenggelam akibat gelombang tinggi di perairan laut depan dermaga bekas perusaahaan pertambangan di Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/06/2021).

Kondisi perahu mengalami kerusakan berat, dan bukan hanya itu mesin dan genset juga mengalami kerusakan karena terendam air, jaring untuk menangkap ikan raib terbawa air gelombang laut.

Baca juga:   Perahu Nelayan Rusak Dihantam Ombak Besar, 1 Korban Selamat dan 1 Lagi Belum Ditemukan 

Perahu tersebut diketahui milik bos perahu atau yang biasa dipanggil Taweu yang bernama Edin yang sehari-harinya dibawa oleh juru mudi atau Tekong yang bernama Mahdi asal Lampung dengan nama lambung perahu Hasil Elektro.

Sekretaris Rukun Nelayan Tegalbuleud Hadiji mengatakan kepada lingkarpena.id bahwa kejadian tejadi sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, akibat cuaca buruk gelombang tinggi, posisi perahu sedang bersandar terus menerus kemasukan air mengakibatkan perahu rusak berat dan peralatan melaut lainnya juga ikut rusak, kerugian diperkirakan sekitar Rp 25 juta rupiah,” ujarnya

Perahu berhasil dievakuasi ke darat ditarik menggunakan tambang sejauh 600 meter sekitar pukul 10.00 WIB berkat bantuan dari nelayan lainnya serta rukun nelayan dan masyarakat sekitar.

Baca juga:   Nelayan Sedang Memperbaiki Perahu Pagang, Meninggal Dunia Terpeleset Jatuh ke Alor Laut

“Alhamdulilah masih beruntung mesin perahu dan genset bisa terselamatkan hanya perahu mengalami keretakan parah dan dibeberapa bagian lainnya hancur,” ujar Taweu Edin pemilik perahu Hasil Elektro kepada lingkarpena.id.

Sementara itu para nelayan di Tegalbuleud berharap perhatian pemerintah untuk dibangunkan fasilitas pemecah ombak, karena kapal tidak bersandar ke daratan akibat gelombang laut Tegalbuleud yang selalu tinggi.

 

 

Reporter: Eka Lesmana

Redaktur: Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan