Lingkarpena.id, SUKABUMI – Pemerintah Desa (Pemdes) Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi akan memprioritaskan pembangunan fisik yang sempat tertunda dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBDes) tahun anggaran (TA) 2020.
Sekertaris Desa (Sekdes) Warungkiara, Yandi Sofyan mengatakan, dari 14 pembangunan fisik yang masuk dalam RAPBDes TA 2020 hanya terealisasi 4 pembangunan saja, itupun menggunakan dana desa (DD) tahap pertama.
“Pembangunan fisik yang yang dipending (d gitunda) pada tahun ini akan diprioritaskan di tahun depan. Tentunya ini sudah dibahas dalam musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes) pada September 2020,” ucapnya kepada Lingkarpena.id, Rabu (7/9/2020).
Lanjut dia, pembangunan fisik yang sudah direalisasikan antara lain pembangunan rabat beton jalan setapak (japak) 2 titik di Kampung Baeud RT1 RW3 dan di Kampung Tanjakan RT01 RW09, rabat beton jalan desa Kampung Bojong Malang RT29 RW09 serta tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Cigombong RT4 RW8.
“Tetapi rencananya tahun 2020 ini akan dilaksanakan pembangunan menggunakan DD tahap ketiga, yakni pembangunan drainase air limbah rumah tangga di Kampung Cigombong RT03 RW 07. Jadi total seluruh pembangunan tahun ini 5 titik dari 14 yang sudah direncanakan, sisanya 9 titik diprioritaskan tahun depan (2021),” tandasnya.
Baca juga:
- Telan Rp1,5 Miliar, Pembangunan Embung di Cidadap Mangkrak?
- Minim Perhatian, Madrasah Diniyah Dianaktirikan Pemerintah?
- Minim Perhatian, Madrasah Diniyah Dianaktirikan Pemerintah?
Reporter : Wafik Hidayat
Redaktur : Garis Nurbogarullah






