Akibat Guyuran Hujan, Wilayah Sukaraja Sukabumi Dilanda Bencana

FOTO: Petugas dan relawan bencana saat berada di salah satu rumah yang terdampak bencana di Wilayah Kecamatan Sukaraja.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu 9 November 2024, sekira pukul 15.30 WIB menyebabkan terjadinya bencana alam dibeberapa titik.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan ( P2BK ) Sukaraja, Yuda, dalam keterangannya menyebutkan, akibat guyuran hujan itu terjadi bencana banjir, pohon tumbang, longsor, dan puting beliung.

“Pohon tumbang terjadi dibeberapa titik, di Kampung Urug RT 01/03, Desa Cisarua, Kampung Pamoyanan RT 02/06, Desa Selawangi, dan di Kampung Padangenyang RT 05/10, Desa Sukaraja,” ujar Yuda kepada lingkar pena.id Sabtu ( 09/11/2024 ) malam.

Baca juga:  Hama Babi Hutan Teror Lahan Pertanian di Wilayah Cidolog, Petani Rugi dan Terpaksa Bermalam di Kebun

Sambung Yuda, akibat pohon tumbang yang terjadi di Kampung Urug dan Kampung Padangenyang, menyebabkan terganggunya arus lalu lintas. Sementara yang terjadi di Kampung Pamoyanan, pagar rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.

“Alhamdulilah pohon tumbang di tiga desa itu semuanya sudah ditangani dan tidak menyebabkan korban jiwa,” jelas Yuda.

Sementara banjir terjadi di Kampung Urug RT 01/03, Desa Cisarua. Akibatnya dua rumah warga, Warung milik Yeyet dan Bengkel milik Atin, tergenang luapan air. ” Tidak ada korban jiwa, namun kondisi itu belum bisa ditangani karena memerlukan alat berat, ” tandas Yuda.

Baca juga:  Pergerakan Tanah Susulan Terjang Kecamatan Pabuaran Sukabumi

“Longsor terjadi di Kampung Cibeureum Pasir RT 01/09, Desa Sukaraja. Diameter longsoran tinggi 20 meter dan lebar 10 meter. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, hanya sumber mata air di tempat itu terputus,” papar Yuda.

Puting beliung, kata Yuda, terjadi di Kampung Tugu RT 03/05 dan Kampung Legoknyenang RT 05/09, Desa Pasirhalang. Dampaknya 5 rumah mengalami rusak sedang dan 3 rusak ringan. Selain itu satu orang warga atas nama Hesti Herawati mengalami luka ringan.

Baca juga:  Dibalik Video Viral, Klarifikasi Mang Bono dan Harapan Redanya Polemik di Kasepuhan

P2BK sukaraja berkoordinasi bersama camat sukaraja, Kepala Desa cisarua, tagana, Satpol PP kec. Sukaraja Babinkamtibmas, Babinsa, guna assessment ke lokasi kejadian.

“Untuk kondisi saat ini ada empat titik belum dapat ditangani. Kami membutuhkan alat berat untuk penanganannya,” pungkas Yuda.

Pos terkait