LINGKARPENA.ID | Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Surade, Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan acara pelepasan siswa kelas IX dan Kenaikan Kelas VII dan VIII secara sederhana melalui acara perpisahan yang digelar di lingkungan sekolah, pada Kamis (26/6/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengimbau terselenggaranya acara pelepasan siswa tanpa kegiatan di luar sekolah dan dilaklsanakan sederhana.
“Kami mengadakan acara pelepasan kelas IX dan kenaikan kelas siswa kelas VII dan lelas VIII berdasarkan instruksi yang sudah disosialisasikan ke seluruh sekolah,” ujar Edi Junaedi Wakasek Kesiawaan, Kamis (25/6/2025 )
Acara tersebut diikuti seluruh siswa kelas IX tanpa ada acara perpisahan di luar lingkungan sekolah. Dalam kesempatan itu, sekolah membagikan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Para siswa juga melakukan tradisi bersalaman dengan para guru sebagai bentuk permohonan maaf sebelum meninggalkan sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Kebijakan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana acara pelepasan siswa biasanya diadakan dengan meriah.
Perubahan ini bertujuan mengurangi beban finansial orang tua siswa. Selain acara pelepasan siswa. Langkah ini diharapkan dapat memfokuskan siswa pada persiapan kelulusan dan pendidikan lanjut.
“Tahun ini sebanyak 276 siswa yang lulus dan melanjutkan ke SLA. Alhamdulilah lulus 100 persen,” ujar Edi.
Acara hiburan diisi dengan kreativitas siswa dengan menampilkan sederet keaenian tradisional salah satunya tari Bantala Megalodon hasil kreasi Edi Junaedi, Wakasek Kesiswaan SMN 1 Surade, yang cukup terkenal.
Sementara mewakili komite SMPN 1 Surade, Didin menyampaikan, bahwa acara perpisahan dan kenaikan kelas yang dilaksanakan berdasarkan hasil kesepatakan dewan guru komite dan orangtua siswa, agar pelaksanaanya disesuaikan dengan anjuran Guberrnur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Kami juga dengan para guru sudah rapat dan bersepakat bahwa kegiatan ini tidak ada pungutan biaya, disesuaikan dengan apa yang menjadi himbawan Pak Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.
Ada yang menarik di acara Pelepasan dan kenaikan siswa SMP Negeri 1 Surade ini. Suasana kesederhanaan benar benar terasa. Tidak ada sajian snack box dan dekorasi mewah. Komsumsi yang tersaji merupakan sumbangan orang tua siswa berupa aneka makanan tradisional, diantaranya opak, ubi rebus, lontong, kacang rebus, pisang, odading dan uli goreng.






