Terus Berinovasi, RSUD R Syamsudin SH Pulang Pasien Kini Bisa Diantar Gratis

Dr. H. Yanyan Rusyandi, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi.| foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 menjadi momentum istimewa bagi UOBK RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi ini. Betapa tidak, pada tahun ini selain meraih dua penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat, rumah sakit kebanggaan warga Sukabumi ini juga memperkenalkan sejumlah pelayanan publik yang semakin memudahkan pelayanan pasien dan keluarga.

Dalam kesempatan itu Direktur Utama RSUD R. Syamsudin SH., dr. H. Yanyan Rusyandi, mengungkapkan, bahwa RS Bunut (akrabnya) berhasil meraih juara pertama penanganan komperhensif neonatus dan obsteri. Juga juara kedua kategori Unit Gawat Darurat (UGD) Kebidanan tingkat Jawa Barat.

Baca juga:  Raih WTP, Walikota Sukabumi: Hasil Pembangunan sudah Berpihak kepada Warga Masyarakat

“Alhamdulillah, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim medias serta dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi yang terus mendorong pada peningkatan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sukabumi,” jelas Yanyan, pada sambutan peringatan HKN ke-61 yang digelar di halaman RSUD R Syamsudin SH., Rabu (12/11/25).

Tak cuma disitu, melalui Bunut FM, yang merupakan Radio komunitas yang dikelola rumah sakit ini juga turut mempersembahkan prestasi dengan meraih juara pertama kategori radio komunitas “motekar” bidang kebudayaan dan satu satunya penghargaan yang diterima Kota Sukabumi dalam ajang tersebut.

Kendati demikian, Yanyan juga menegaskan bahwa yang terpenting bukan sekedar penghargaan, melainkan komitmen rumah sakit untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Salah satunya melalui reaktivasi Sistem Penaggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) dan Sistem Rujukan Terpadu (SISRTE) yang kini kembali dioptimalkan.

Baca juga:  Disdikbud Kota Sukabumi Gelar Rapat Bahas Teknis Soal WBTB

“Sebetulnya, sistem ini sudah lama ada, tetapi belum berjalan optimal. Sekarang kami optimalkan kembali agar penanganan darurat dan proses rujukan bisa lebih cepat, terintegrasi dan efisien,” terangnya.

Diketahui, inovasi terbaru RSUD Syamsudin yang mendapat perhatian publik adalah Ruang Penunggu Penjemputan Pasien. Layanan ini sangat membantu pasien rawat inap yang hendak pulang namun mengalami kendala transportasi.

Baca juga:  Perbuatan Asusila Anak Dibawah Umur Dilaporkan Ibu Kandung, Ini Respon Kapolres Sukabumi Kota

“Jadi sekarang ini ada lima pilihan. Bisa dijemput keluarga, menggunakan transportasi online dengan tarif promo, ambulans desa, dijemput mitra Rumah Teduh, atau jika semua tidak memungkinkan, rumah sakit akan mengantarkan pasien pulang secara gratis untuk wilayah Kota Sukabumi,” jelas Yanyan.

Program tersebut, kata Yanyan, tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan pasien, tetapi juga sebagai pengoptimalan rotasi tempat tidur rawat inap agar IGD tidak mengalami penumpukan pasien.

“Jadi, pelayanan kesehatan yang terbaik itu bukan hanya saat pasien datang, tapi juga ketika mereka pulang dengan senyum kepuasan dari pelayanan rumah sakit,” tandasnya.**

 

Pos terkait