LINGKARPENA.ID | Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran saat melakukan mudik dan meninggalkan rumah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi mengingatkan warga agar memastikan kondisi rumah aman sebelum bepergian.
Beberapa langkah penting yang perlu dilakukan antara lain mematikan seluruh aliran listrik dan perangkat elektronik yang tidak digunakan. Selain itu, masyarakat juga diminta mencabut semua steker atau colokan dari stop kontak guna mencegah terjadinya korsleting listrik.
Warga juga diimbau untuk mematikan seluruh lampu di rumah atau menggunakan lampu LED otomatis yang lebih aman. Tidak kalah penting, pastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah.
Sebagai langkah tambahan, regulator pada tabung gas juga harus dilepas untuk menghindari kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran.
Selain itu, masyarakat yang akan mudik disarankan melaporkan keberangkatan mereka kepada Ketua RT setempat agar lingkungan tetap terpantau selama rumah ditinggalkan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Drs. H. Budianto, M.Si, menegaskan bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran.
“Jika terjadi kebakaran, masyarakat dapat segera menghubungi layanan melalui WhatsApp di nomor 0811-844-113 untuk mendapatkan bantuan dari petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.
Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalankan mudik Idul Fitri dengan aman dan tenang tanpa khawatir terhadap risiko kebakaran di rumah yang ditinggalkan.(adv)






