LINGKARPENA.ID | Suasana pagi di Lapang Lodaya Setra, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terasa berbeda sejak Selasa (14/4/2026). Riuh sorak, tawa dan semangat ratusan siswa sekolah dasar berpadu menjadi satu dalam gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kecamatan. Lapangan itu seolah berubah menjadi panggung kecil tempat lahirnya mimpi-mimpi besar para atlet muda.
Dengan mengenakan seragam olahraga kebanggaan masing-masing sekolah, para siswa tampak antusias mengikuti berbagai cabang lomba. Mulai dari bola voli dan sepak bola yang menyedot perhatian, hingga cabang seperti catur dan tenis meja yang menguji konsentrasi dan strategi, semuanya berjalan penuh semangat.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Surade, Sulaeman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menggali potensi olahraga sejak usia dini.
“Seluruh cabang kami laksanakan sesuai petunjuk teknis, ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan. Setiap sekolah mengirimkan puluhan siswa terbaiknya untuk berkompetisi,” ujarnya.
Sebanyak 44 sekolah ambil bagian dalam ajang ini, terdiri dari 43 sekolah negeri dan satu sekolah swasta. Mereka mengirimkan delegasi terbaik untuk bertanding di cabang bola voli, sepak bola, atletik, pencak silat, catur, tenis meja, bulu tangkis, sepak takraw, hingga renang.
Di antara seluruh cabang, bola voli dan sepak bola menjadi primadona. Sorak-sorai penonton kerap pecah saat pertandingan berlangsung. Sementara itu, cabang catur menarik perhatian dengan partisipasi penuh siswa kelas V, menghadirkan suasana hening penuh ketegangan di setiap langkah bidak.
Sulaeman menegaskan, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan proses penjaringan atlet muda yang berpotensi.
“Tujuan utama kami adalah mencari bibit unggul yang nantinya akan mewakili Kecamatan Surade ke tingkat kabupaten. Dari sini, mereka akan mengikuti seleksi lanjutan,” katanya.
Tak hanya siswa, dukungan orang tua juga menjadi energi tersendiri. Banyak di antara mereka yang setia mendampingi anak-anaknya sejak pagi, memberikan semangat dari pinggir lapangan.
“Kami melihat antusiasme anak-anak luar biasa. Orang tua juga sangat mendukung, ini menjadi motivasi tambahan bagi mereka,” ungkapnya.
Ke depan, Sulaeman berharap pelaksanaan O2SN bisa semakin lengkap dengan melibatkan seluruh cabang olahraga tanpa terkecuali, agar setiap anak memiliki ruang untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya.
Di Lapang Lodaya Setra hari itu, bukan hanya medali yang diperebutkan. Lebih dari itu, tersimpan harapan, kerja keras, dan langkah awal menuju masa depan bagi generasi muda Surade.






