Gladis Aura Dinobatkan sebagai Puteri Nelayan Nasional 2026, Malam Puncak Sarat Pesona di Palabuhanratu

LINGKARPENA.ID | Suasana malam di Gedung Fridnanda, Palabuhanratu, terasa berbeda pada Sabtu (2/5/2026). Sorot lampu panggung berpadu dengan gemuruh tepuk tangan, menghadirkan kemeriahan Grand Final Puteri Nelayan Nasional ke-66 yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Hari Nelayan Nasional di Kabupaten Sukabumi.

 

Ajang tahunan yang sarat nilai budaya pesisir ini diikuti oleh 14 finalis terbaik yang sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat. Mereka tampil memukau, tidak hanya dari sisi penampilan, tetapi juga kecakapan dalam menyampaikan gagasan tentang potensi kelautan dan kehidupan nelayan.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd, bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Palabuhanratu, menambah semarak dan dukungan terhadap generasi muda pesisir yang tampil di panggung kehormatan itu.

Baca juga:  Asda II Hadiri Hari Nelayan Cisolok Ke 28

 

Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, dewan juri menetapkan lima besar finalis, yakni Lena Nuraisyah, Gladis Aura, Siti Miranti, Kiren, dan Nurdestri. Ketegangan pun mencapai puncaknya saat nama pemenang diumumkan.

 

Gladis Aura, siswi SMAN 1 Palabuhanratu, akhirnya terpilih sebagai Puteri Nelayan Nasional ke-66 tahun 2026. Senyum haru dan bangga terpancar saat mahkota disematkan, menandai awal perjalanan baru sebagai duta pesisir.

Baca juga:  Inilah Duta Wisata Mojang dan Jejaka Kabupaten Sukabumi Tahun 2024

 

Ketua Panitia Hari Nelayan Nasional ke-66, Pepen Supendi atau yang akrab , mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara.

 

“Alhamdulillah, kita telah sampai pada puncak grand final Puteri Nelayan Nasional 2026. Semua berjalan lancar tanpa kendala, ini berkat kerja sama semua pihak,” ujar Pepen, kepada Lingkarpena.id Minggu (3/5).

 

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia kelautan dan budaya nelayan.

 

“Kami berharap masyarakat terus memberikan doa dan dukungan. Hari Nelayan Nasional ini adalah agenda tahunan kebanggaan Palabuhanratu yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Baca juga:  Gelar Budaya Ruatan Taunan "Sakamina Bumi" Bale Riung Mandalawangi Surade Sukabumi

 

Lebih lanjut, Pepen juga menyampaikan harapan khusus kepada pemenang agar mampu mengemban amanah dengan baik.

 

“Puteri Nelayan terpilih diharapkan bisa menjadi duta yang mengangkat potensi daerah, khususnya sektor kelautan serta budaya nelayan kepada khalayak luas,” tutupnya.

 

Malam itu bukan sekadar penobatan, melainkan perayaan identitas pesisir—tentang laut, harapan, dan generasi muda yang siap menjaga serta mempromosikan warisan budaya nelayan ke panggung yang lebih luas.

Pos terkait