LINGKARPENA.ID | Seorang pria berinisial R alias P (59) mengalami luka serius akibat aksi pembacokan yang terjadi di kawasan pangkalan ojek Simpang Cisarua, Kampung Kadudampit, RT 04 RW 01, Desa Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/7/2026) lalu. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB sore.
Korban yang merupakan buruh harian lepas asal Kampung Cibunar, Desa Gedepangrango, dilarikan warga ke RS Betha Medika Cisaat setelah ditemukan bersimbah darah di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui saksi berinisial SUS alias S yang mendengar keributan di sekitar pangkalan ojek. Saat mendatangi lokasi, saksi melihat korban telah mengalami luka parah pada bagian kepala dan kaki.
Warga kemudian memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kadudampit.
Petugas piket Polsek Kadudampit bersama personel Satreskrim Polres Sukabumi Kota langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengecekan terhadap korban di rumah sakit.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka robek di bagian kepala sepanjang kurang lebih 10 sentimeter, luka pada betis kaki kanan sekitar 7 sentimeter, serta luka di bawah mata kaki kiri sepanjang kurang lebih 4 sentimeter.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis karambit yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penganiayaan.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota melalui Kasi Humas Ipda Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, pihaknya telah mengambil alih penanganan perkara dan masih memburu terduga pelaku yang diketahui berinisial S alias B.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa kondisi korban di rumah sakit, mengamankan barang bukti berupa sebilah karambit, serta melakukan penyelidikan. Terduga pelaku saat didatangi ke rumahnya sudah tidak berada di tempat dan hingga kini masih dalam pengejaran. Kami mengimbau yang bersangkutan agar segera menyerahkan diri serta meminta masyarakat yang mengetahui keberadaannya untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” ujar Ipda Ade Ruli Bahtiarudin kepada lingkarpena. id, Rabu ( 15/7/2026 ).
Menurut kepolisian, saat dilakukan pengecekan ke rumah terduga pelaku, yang bersangkutan tidak ditemukan dan nomor teleponnya sudah tidak aktif. Hingga malam hari, personel Polsek Kadudampit masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Sukabumi Kota guna mengungkap motif serta menangkap pelaku yang melarikan diri. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan tetap aman dan kondusif.






