LINGKARPENA.ID | Seorang warga Kampung Cilangla, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami kecelakaan kerja setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam sekitar 20 meter saat memperbaiki mesin pompa air (Sanyo), Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban diketahui bernama Arom, warga Kampung Cilangla RT 06 RW 04, Desa Cireunghas. Saat kejadian, korban tengah melakukan perbaikan mesin pompa air yang berada di bibir sumur.
Berdasarkan laporan P2BK Kecamatan Cireunghas, korban berdiri di atas papan yang dipasang melintang di dalam sumur untuk menjangkau mesin pompa. Namun saat proses perbaikan berlangsung, korban diduga terpeleset akibat pijakan yang licin dan tidak stabil hingga akhirnya terjatuh ke dasar sumur.
Petugas bersama tim pemadam kebakaran segera mendatangi lokasi untuk melakukan upaya evakuasi. Selain mengevakuasi korban, petugas juga memasang garis pembatas di sekitar lokasi guna menghindari risiko terjadinya kecelakaan susulan.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cireunghas, Fadil, mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi sumur yang cukup dalam dan memiliki tingkat risiko tinggi.
“Kami bersama tim Damkar langsung melakukan penanganan dan proses evakuasi korban dari dalam sumur. Lokasi juga kami amankan dengan memasang garis pembatas agar tidak ada warga yang mendekat selama proses evakuasi berlangsung,” ujar Fadil kepada lingkarena.id Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah korban terpeleset karena media pijakan yang digunakan licin dan kurang stabil. Selain itu, korban tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti safety belt, serta tidak terdapat pagar pengaman di sekitar bibir sumur.
Fadil mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan pekerjaan di area yang memiliki potensi bahaya tinggi, termasuk saat memperbaiki pompa air di sumur.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan kerja. Gunakan alat pelindung diri yang sesuai dan pastikan terdapat sistem pengamanan ketika bekerja di sekitar sumur atau tempat yang berisiko, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang,” pungkasnya.






