LINGKARPENA.ID | Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jumat (28/8/2026) pagi. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga dan dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Mayat perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahunan itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Safta (69), warga Kampung Sukatani, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok.
Saat itu, sekitar pukul 05.30 WIB, Safta tengah mencari ikan-ikan kecil di sekitar pesisir Pantai Karanghawu. Ketika berada di lokasi, ia melihat sosok perempuan dalam kondisi tergeletak di pinggir pantai.
Menyadari bahwa sosok tersebut merupakan manusia dan dalam kondisi tidak bernyawa, Safta kemudian memberitahukan penemuan itu kepada warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Dadi, S.Pd., membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tanpa identitas tersebut.
“Benar, telah ditemukan seorang perempuan tanpa identitas dalam kondisi meninggal dunia di pesisir Pantai Karanghawu. Saat ini anggota sudah mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi serta penanganan terhadap korban,” ujar AKP Dadi kepada lingkarpena. id, Jumat ( 28/8/2026 ).
Dari pemeriksaan awal, korban diketahui mengenakan celana pendek berwarna cokelat dan sebuah jam tangan merek Casio di tangan kanan. Selain itu, terdapat sejumlah tato pada bagian lengan dan punggung korban.
“Untuk identitas korban sampai saat ini belum diketahui. Kami masih melakukan proses identifikasi bersama anggota Inafis dan mengumpulkan bahan keterangan dari saksi maupun pihak terkait,” katanya.
Petugas gabungan yang mendatangi lokasi di antaranya Kapolsek Cisolok, Pamapta Polres Sukabumi, anggota piket siaga Mako Satpolairud Polres Sukabumi, anggota Polsek Cisolok, serta personel Inafis Polres Sukabumi.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kepolisian yang memiliki wilayah perairan serta Pos Polairud Bayah.
AKP Dadi menambahkan, proses identifikasi masih berlangsung untuk mengetahui identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.
“Untuk penyebab kematian dan identitas korban masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, proses identifikasi terhadap korban masih dilakukan oleh Satpolairud Polres Sukabumi bersama tim Inafis.






