Ratusan Orang Keracunan Makanan di Sagaranten, 1 Meninggal Dunia

FOTO: Warga Sagaranten saat menjalani penanganan kesehatan akibat keracunan makanan pada Senin kemarin usai mengkonsumsi makanan di acara hajatan.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Lagi-lagi Kejadian Luar Biasa (KLB) diduga keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Akibat kejadian itu satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan pantauan media dilapangan, kejadian yang diduga keracunan makanan tersebut berawal di Kampung Ciseureuh Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi,  pada hari Senin 10 Juni 2024 kemarin.

Kronologis kejadian, pada hari Senin, tanggal  10-06-2024 sekitar pukul 08.00 Wib di Kampung Cimanggir 02/01 para korban menyantap makanan nasi bok pada acara syukuran hajatan warga.

Baca juga:  Disebabkan Charger Hp, Rumah Warga di Ciambar Terbakar

Setelah menyantap hidangan tersebut warga mengalami gejala mual, muntah-muntah, pusing demam dan diare. Kemudian warga yang mengalami gejala tersebut segera dilarikan ke RSUD Sagaranten dan Puskesmas Sagaranten guna mendapatkan pertolongan medis.

Berdasarkan data yang diterima dari Direktur rumah sakit Sagaranten, dr. Hikmat Gumelar menjelskan, total keseluruhan  yang mengalami keracunan di Kecamatan Sagaranten terdapat 124 orang. Jumlah tersebut merupakan total keseluruhan yang ditangani oleh pihak rs Sagaranten dan Puskesmas Sagaranten.

Baca juga:  Pengendara Vario Tewas Setelah Tubruk Kontainer di Sukabumi

“Hingga pukul 11:00 wib siang tadi total yang dirawat di RSUD Sagaranten 36 orang. 33 Orang dirawat, 2 Orang sudah di pulangkan dan 1 Orang meninggal dunia. Ini warga Kecamatan Curug Kembar,” kata dr. Hikmat kepada lingkar pena Selasa (11/6).

Dijelaskan dirut Sagaranten ini, total keseluruhan yang ditangani pihak kesehatan di RSUD dan Puskesmas Sagaranten 88 Orang. Yang dirawat 33 orang, yang sudah pulang 55 orang. Total keseluruhan Kecamatan Sagaranten 124 orang.

“Jadi saat ini yang masih dalam penanganan ada 66 orang dan yang sudah pulang 57 orang,” singkatnya.

Baca juga:  Banjir Rendam Pemukiman di Kecamatan Ciemas

Petugas Kepolisian dan Tim Nakes Sagaranten sudah mendatangi lokasi kejadian TKP dimana warga menggelar hajatan dan telah mengambil sample makanan diantaranya: Nasi merah, Buncis, ⁠Mie dan Daging ⁠ayam. untuk dilakukan cek laboratorium

Unsur yang terlibat dilapangan antara lain Polsek Sagaranten, Forkopimcam Sagaranten, Kepala Puskesmas Sagaranten, Kesling dan Promkes Puskesmas, Kepala Dusun Desa Pasangrahan dan Ketua RT setempat.

 

 

 

Pos terkait