Bau Menyengat di Kawasan Perumahan Iscalton Parungkuda, Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Rumah

Petugas Kepolisian dari Polsek Parungkuda saat berada di lokasti TKP guna melakukan identifikasi.[Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Warga Perumahan Iscalton Blok C, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 65 tahun yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Kamis (15/10/2026).

Korban diketahui bernama Ade Ruhandi, seorang wiraswasta yang tinggal di Blok C Nomor 9. Penemuan tersebut bermula ketika warga mencium bau tidak sedap yang menyengat dari dalam rumah korban sekitar pukul 10.00 WIB.

Merasa curiga, warga kemudian berupaya memeriksa kondisi rumah. Namun, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam sehingga mereka tidak dapat masuk.

Baca juga:  Diduga Tertemper Kereta Api, Perempuan 50 Tahun Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan Kamandoran

Warga selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Polsek Parungkuda. Petugas piket kepolisian bersama warga mendatangi lokasi dan melakukan upaya membuka paksa pintu rumah.

Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan tergeletak di dalam rumah dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, SH., menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga:  Pelajar SMP Dicabuli Ayah Tiri di Kabupaten Sukabumi 

“Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat keluar rumah pada Minggu, 12 Oktober 2026. Setelah itu, korban tidak terlihat lagi hingga warga mencium bau menyengat dari dalam rumahnya,” ujar Erman.

Setelah penemuan tersebut, petugas melakukan penanganan di lokasi dan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memeriksa kondisi jenazah.

Pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Parungkuda tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga:  Dua Peristiwa Kematian Beruntun Gegerkan Wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

“Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia karena sakit dan kemungkinan sempat terjatuh,” jelasnya.

Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Pihak kepolisian melakukan penanganan sesuai prosedur guna memastikan rangkaian peristiwa penemuan jenazah tersebut dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Pos terkait