LINGKARPENA.ID | Mengantisipasi kemacetan kendaraan saat musim liburan, warga bersama para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, bergotong royong memperlebar jembatan yang melintasi Sungai Cigebang.
Jembatan tersebut selama ini menjadi salah satu titik rawan kemacetan, terutama ketika jumlah wisatawan meningkat pada musim liburan. Ukurannya yang sempit membuat kendaraan sulit berpapasan, sehingga kerap terjadi penumpukan arus lalu lintas di pintu masuk kawasan wisata Pantai Cibuaya.
Berangkat dari kondisi tersebut, masyarakat setempat berinisiatif melakukan pelebaran jembatan secara swadaya. Upaya ini menjadi bentuk kepedulian warga dan pelaku UMKM terhadap kenyamanan akses wisatawan sekaligus mendukung aktivitas perekonomian di kawasan pesisir.
Koordinator pengerjaan jembatan, Asep, mengatakan bahwa pembangunan tersebut sepenuhnya mengandalkan partisipasi dan kesadaran masyarakat sekitar, khususnya para pelaku usaha yang menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pariwisata.
“Dananya dari partisipasi warga, khususnya para pengusaha penginapan dan pemilik warung yang ada di wilayah Pangumbahan,” ujar Asep, Kamis (15/10/2026).
Menurut Asep, pengerjaan pelebaran jembatan telah berlangsung hampir satu bulan dan kini memasuki tahap pengecoran. Jembatan yang sebelumnya hanya memiliki lebar sekitar dua meter tersebut ditargetkan menjadi empat meter, dengan panjang mencapai 12 meter.
Dalam pelaksanaannya, pelebaran dilakukan dengan menambahkan struktur baru di sisi jembatan tanpa membongkar bangunan aslinya.
Asep berharap, setelah pengerjaan selesai, jembatan tersebut dapat memperlancar arus kendaraan, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat pada akhir pekan maupun musim liburan.
“Dengan pelebaran ini, kami berharap kendaraan bisa lebih leluasa melintas dan tidak lagi terjadi penumpukan seperti yang sering terjadi saat musim liburan. Ini juga demi kenyamanan wisatawan yang datang ke Pantai Cibuaya,” ungkapnya.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Syamsul, wisatawan asal Sukabumi yang melintas di lokasi. Menurutnya, pelebaran jembatan merupakan langkah positif karena akses jalan yang lancar menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan perjalanan menuju destinasi wisata.
“Menurut saya, ini langkah yang sangat bagus. Kalau jembatannya lebih lebar, kendaraan bisa lebih mudah melintas dan kemacetan saat liburan diharapkan bisa berkurang. Apalagi Pantai Cibuaya menjadi salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi,” ujar Syamsul.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong warga dan pelaku UMKM yang bersedia berpartisipasi dalam memperbaiki akses menuju kawasan wisata tersebut.
Upaya swadaya ini menjadi gambaran bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, tetapi juga dapat didukung melalui kepedulian dan keterlibatan masyarakat.
Dengan pelebaran jembatan Sungai Cigebang, warga berharap akses menuju Pantai Cibuaya semakin lancar, aktivitas ekonomi pelaku UMKM tetap berkembang, dan wisatawan dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman saat berkunjung ke kawasan tersebut.






