LINGKARPENA.ID | Tingginya permintaan masyarakat akan kebutuhan pakaian seragam Pramuka jelang kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka di Sukabumi, sejumlah pedagang di Pasar Semi Modern Cibadak, mengaku kehabisan persediaan barang stok pakaian seragam Pramuka.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pedagang pakaian seragam Pramuka di PSM Cibadak. Menurutnya kelangkaan ini terjadi karena tingginya permintaan dari masyarakat, sehingga harga jual pun naik hampir 50 persen dari harga sebelumnya.
“Iya, saat ini toko kami tidak memiliki stok untuk pakaian seragam pramuka. Semua sudah habis terjual,” ungkap Ujang, Rabu (10/07/2022).
Lanjutnya, untuk satu steel pakaian seragam Pramuka biasa di jual dengan kisaran 250 ribu di hari sebelumnya. Namun saat ini, pedagang terpaksa menjual dengan harga tinggi karena banyaknya permintaan.
Sementara itu, Dian salah satu pengunjung PSM Cibadak mengatakan, untuk mendapatkan satu steel seragam Pramuka di beberapa toko yang didatangi, ia mengaku kesulitan untuk mendapatkannya.
“Saya sudah berkeliling di seputar area PSM Cibadak, namun belum mendapatkan satu pun seragam Pramuka. Mungkin harus pergi ke Kota Sukabumi untuk mendapatkannya,” tutup ibu tiga anak ini.






