LINGKARPENA.ID | Langkah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi dalam menggandeng PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, sangat tepat. Kedua institusi ini menggelar Sosialisasi terkait kecelakaan lalu lintas bagi para agen Perisai BPJS TK. Acara berlangsung di Uluwatu Cafe, Jalan Selabintana, Kecamatan Sukabumi, Kamis 24/10/2024.
Dalam perhelatan tersebut turut memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat melalui agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan. Terpenting soal mekanisme pembayaran premi dan klaim resiko yang dialami korban dalam kecelakaan lalu lintas.
Dalam kesempatan itu Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Oki Widya Gandha menjelaskan, pentingnya sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada para agen Perisai dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Jelas, kegiatan ini sangat penting disampikan kepada para agen Perisai, agar mereka memahami tentang produk yang ada di Jasa Raharja termasuk tata cara klaim nya,” terang Oki.
“BPJS Ketenagakerjaan dengan Jasa Raharja kan ada kemiripan, terutama dalam soal pemberian santunan atau klaim. Hanya saja yang membedakan dalam jumlah santunan dan kronologi resikonya saja,” tambah Oki.
Oki menyebut, kendati berbeda produk dan tata cara klaim, akan tetapi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja banyak irisannya dalam jaminan sosial.
“Sangat banyak sekali irisan yang hampir sama antara BPJS TK dengan Jasa Raharja. Nah, inilah yang sangat penting dipahami oleh seluruh agen Perisai,” sebut Oki.
Senada, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Sukabumi, Wahyu Priawibowo mengatakan, Jasa Raharja sebagai lembaga asuransi sosial tentunya akan memberikan layanan apapun yang dialami korban dalam kecelakaan lalu lintas.
“Jasa Raharja akan memberikan klaim bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Wahyu kepada wartawan Kamis 24/10/2024.
“Resiko apapun bagi pengguna lalu lintas, baik darat, laut, dan udara, selama kecelakaan lalu lintasnya memenuhi unsur dan sesuai dengan kronologi kecelakaan, tentunya Jasa Raharja akan memberikan hak korban,” lanjut Wahyu.
Wahyu menandaskan, yang perlu dipahami oleh masyarakat adalah, yang dimaksud kecelakaan lalu lintas adalah dimana terjadi laka lantas yang memenuhi unsur-unsur yang dimaksud dalam undang-undang.
“Jadi yang perlu dipahami oleh masyarakat adalah; kecelakaan itu melibatkan beberapa kendaraan, surat-suratnya lengkap termasuk pembayaran pajaknya selalu dijaga, melaporkan kejadian ke Polisi 1×24 jam,” tandas Wahyu.
“Perlu diingat, ada lakalantas yang tidak bisa di klaim oleh Jasa Raharja, diantaranya; kecelakaan tunggal, kendaraannya bodong, pengendara sedang dalam pengaruh narkoba, yang berhubungan dengan tindak kriminal serta pelanggar rambu lalulintas yang nyata,” tegas Wahyu.
Wahyu berpesan, apabila terjadi resiko lakalantas, korban/keluarga korban harus segera memberitahukan kepada pihaknya dengan prosedur yang benar.
“Saya berpesan, bagi masyarakat yang mengalami resiko lakalantas untuk segera melapor dan menyiapkan administrasi sesuai dengan ketentuan. Dan yang paling penting dimohon untuk menghindari pengurusan oleh calo,” pungkas Wahyu.
Sebagai bahan informasi, kegiatan usaha Jasa Raharja adalah melaksanakan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum (darat, laut dan udara) dan asuransi tanggung jawab menurut hukum terhadap pihak ketiga, sebagaimana diatur UU No. 33 dan 34 tahun 1964 berikut peraturan pelaksanaannya.
Sementara untuk besaran klaim yang didapat adalah Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 dan 16 /PMK.10/2017 Tanggal 13 Februari 2017, besaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara:
Jenis Santunan kecelakaan (darat, laut dan udara) :
1. Meninggal Dunia Rp 50.000.000,-
2. Cacat Tetap (Maksimal) Rp 50.000.000,-
3. Perawatan (Maksimal) Rp 20.000.000,- (darat dan laut), Rp 25.000.000,- (untuk kecelakaan udara)
3. Penggantian Biaya Penguburan (Tidak mempunyai ahli waris) Rp 4.000.000,-
4. Manfaat Tambahan Penggantian Biaya P3K (Maksimal) Rp 1.000.000,-
5. Manfaat Tambahan Penggantian Biaya Ambulance (Maksimal) Rp 500.000,- ***






