Bupati Sukabumi Dorong Forum Anak Jadi Pelopor Generasi Positif

Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat memperingati Hari Anak Nasional sekaligus melantik kepengurusan Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi periode 2026–2028 di Pendopo Sukabumi, Senin (14/9/2026).[foto:ist]

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong keterlibatan anak dalam pembangunan daerah. Salah satunya melalui penguatan Forum Anak Daerah (FAD) sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi penggerak kegiatan positif di lingkungan sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat memperingati Hari Anak Nasional sekaligus melantik kepengurusan Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi periode 2026–2028 di Pendopo Sukabumi, Senin (14/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Asep Japar berpesan agar para pelajar dan generasi muda mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.

Menurutnya, anak-anak saat ini merupakan generasi yang kelak akan menentukan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi. Karena itu, mereka perlu mendapatkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang serta membangun karakter positif.

Baca juga:  TMMD Ke113 Kodim 0622 Sukabumi Resmi Ditutup

“Jangan sampai anak-anak salah dalam memilih pergaulan. Hindari narkoba dan berbagai hal negatif yang dapat merusak masa depan,” ujar Asep.

Bupati juga meminta pengurus FAD tidak sekadar menjalankan organisasi, tetapi mampu menjadi contoh sekaligus pelopor bagi teman-teman sebayanya. Edukasi mengenai pergaulan sehat, prestasi, kreativitas, serta berbagai kegiatan positif diharapkan dapat terus dikembangkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Jadilah pelopor dan penggerak bagi teman-teman sebaya. Berikan contoh yang baik dan terus dorong kegiatan positif,” katanya.

Baca juga:  Satu dari Komplotan Pembobol ATM Asal Lampung Berhasil Diamankan Massa di Cicurug Sukabumi

Selain menjadi penggerak, keberadaan FAD diharapkan mampu menjadi jembatan antara anak-anak dengan pemerintah. Aspirasi, gagasan, serta berbagai persoalan yang dihadapi anak dapat disampaikan melalui forum tersebut untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Asep menegaskan, pemenuhan hak anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Orang tua, sekolah, masyarakat, dan berbagai pihak memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan kondusif.

“Mari kita bangun lingkungan yang sehat agar setiap anak bisa bermimpi, belajar, berkarya, dan mengembangkan potensinya,” tuturnya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk kembali mengingatkan semua pihak bahwa anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, serta menyampaikan pendapatnya.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Paparkan Capaian Pembangunan Prioritas di Peringatan HUT RI Ke-80

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi H. Agus Sanusi mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional sekaligus pelantikan FAD menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya pemenuhan hak anak.

Menurut Agus, FAD memiliki posisi strategis karena menjadi ruang bagi anak untuk berpartisipasi, menyampaikan gagasan, serta mengawal berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak.

“Forum Anak Daerah menjadi wadah partisipasi anak. Aspirasi dan suara mereka dapat disalurkan sehingga menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Pos terkait